NASIONAL KINI | SUKABUMI - Musim kemarau yang menyebabkan sejumlah wilayah mengalami kekeringan mendapat perhatian dari jajaran Polsek Simpenan, Polres Sukabumi. Kepolisian turun langsung menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (1/9/2026) mulai pukul 10.00 WIB di sejumlah wilayah hukum Polsek Simpenan, Kabupaten Sukabumi.
Kapolsek Simpenan AKP Bayu Sunarti Agustina, S.E., bersama anggota piket dan personel Sabhara Polres Sukabumi, turun langsung mendistribusikan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau.
Dalam kegiatan tersebut, bantuan air bersih disalurkan ke dua wilayah perkampungan yang mengalami kesulitan air.
Lokasi pertama berada di Kampung Kiara Koneng RT 28/07, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan. Selanjutnya, bantuan juga diberikan kepada warga Kampung Tegal Nyampai RT 05/02, Desa Loji, Kecamatan Simpenan.
Kehadiran jajaran kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga, sekaligus menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak kondisi kekeringan.
Selain menyalurkan air bersih, personel kepolisian juga menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas kepada warga.
Masyarakat diingatkan agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Langkah tersebut penting dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan yang berpotensi membahayakan masyarakat dan lingkungan sekitar, terutama di tengah kondisi musim kemarau.
Personel juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengetahui adanya indikasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Warga dapat menyampaikan informasi kepada Bhabinkamtibmas maupun menghubungi layanan kepolisian melalui hotline 110.
Kegiatan pembagian air bersih berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif. Melalui kegiatan tersebut, Polsek Simpenan menunjukkan komitmennya untuk terus hadir dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga yang tengah menghadapi dampak musim kemarau.
Penulis : Dani Sanjaya P
