Iklan

,

Iklan

.

Karya Kreatif Disparbud Jabar Bantu Pelaku UMKM Indramayu Naik Kelas dan Perluas Pasar

REDAKSI
Selasa, 04 Agustus 2026, 22.31.00 WIB Last Updated 2026-08-04T15:31:15Z

 


NASIONAL KINI | INDRAMAYU – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat terus memperkuat pengembangan sektor ekonomi kreatif melalui program Karya Kreatif (Kolaborasi, Akselerasi, Registrasi, dan Perlindungan Karya) yang digelar bagi pelaku usaha kreatif di Kabupaten Indramayu.


Kegiatan yang berlangsung di Hotel Wiwiek Perkasa 2, Kabupaten Indramayu, Selasa (28/7/2026), merupakan hasil kolaborasi antara Disparbud Jawa Barat dengan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Indramayu. Sebanyak 50 pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor mengikuti pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan daya saing usahanya.


Kepala Disparbud Jawa Barat, Iendra Sofyan, yang membuka kegiatan tersebut menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin kompetitif. Menurutnya, pelaku UMKM harus mampu membangun identitas produk sekaligus memanfaatkan berbagai strategi pemasaran agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.


"Kami ingin mendorong para pelaku UMKM di Indramayu agar terus berinovasi. Melalui kegiatan ini diharapkan peserta memperoleh wawasan baru mengenai penyusunan konsep usaha, branding, desain produk, hingga strategi pemasaran yang efektif," ujar Iendra.


Ia menambahkan, peserta juga dibekali pengetahuan mengenai pola distribusi produk, baik melalui pemasaran digital maupun jalur distribusi lainnya yang lebih efisien.


Dalam kegiatan tersebut, Disparbud Jabar menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang. Di antaranya Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran Prof. Diana Sari yang membahas penguatan strategi bisnis, Mochamad Dhimasji selaku Regional Head Jawa Barat Paxel yang memaparkan peluang pemasaran melalui platform digital, serta Aditya Amarullah dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Barat yang memberikan edukasi mengenai perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).


Para peserta memperoleh berbagai materi mulai dari strategi membangun branding untuk memperkuat posisi produk di pasar, pemanfaatan platform daring sebagai sarana pemasaran, hingga layanan konsultasi dan pendampingan pendaftaran HKI agar hasil karya mereka memiliki perlindungan hukum.


Disparbud Jawa Barat berharap program Karya Kreatif dapat menjadi langkah nyata dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah. Melalui sinergi antara pemerintah, akademisi, dan dunia usaha, pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Indramayu diharapkan mampu memperluas pasar, meningkatkan nilai tambah produk, serta mengembangkan usaha secara berkelanjutan.


Program ini juga sejalan dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2025 tentang optimalisasi pengentasan kemiskinan melalui penguatan kolaborasi program dan kerja sama antara kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.


Sumber: Humas Jabar 

Editor: Ismet

Iklan