Iklan

,

Iklan

.

Reses di Cisolok, Warga Titip Harapan kepada DPRD: Jalan Rusak, Sampah, hingga Kesejahteraan Guru Jadi Prioritas

REDAKSI
Rabu, 03 Juni 2026, 18.59.00 WIB Last Updated 2026-06-03T11:59:01Z

 


NASIONAL KINI | SUKABUMI - Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hj. Leni Liawati, menggelar Reses Kedua Tahun Sidang 2026 di Desa Cisolok, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Rabu (3/6/2026).


Kegiatan reses tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga kader PKS. Momentum ini dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan yang dinilai masih memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah.


Dalam kesempatan itu, Hj. Leni Liawati menyampaikan sejumlah aspirasi yang berhasil dihimpun dari masyarakat. Salah satu persoalan yang paling banyak dikeluhkan adalah kondisi infrastruktur jalan yang masih rusak di sejumlah titik.


Warga meminta pemerintah segera melakukan perbaikan pada ruas jalan menuju destinasi wisata Geyser Cipanas serta akses jalan Cikahuripan–Gunung Tanjung. Menurut mereka, perbaikan infrastruktur tersebut penting untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.


Selain infrastruktur, persoalan pengelolaan sampah juga menjadi perhatian utama. Masyarakat berharap pemerintah dapat melakukan penanganan sampah secara menyeluruh, mulai dari edukasi kepada masyarakat, penambahan armada pengangkut sampah, peningkatan sumber daya manusia, hingga penegakan peraturan daerah yang lebih tegas.


Di sektor pertanian, para petani menginginkan adanya kepastian dan stabilitas harga gabah. Mereka berharap pemerintah hadir untuk melindungi petani dari fluktuasi harga yang kerap merugikan saat musim panen tiba.


Sementara itu, sektor pendidikan turut menjadi sorotan dalam forum reses tersebut. Warga menilai honorarium guru saat ini masih jauh dari kata layak. Mereka mengusulkan adanya kebijakan melalui Surat Keputusan Bupati yang dapat meningkatkan insentif daerah bagi tenaga pendidik hingga mencapai standar minimal Upah Minimum Kabupaten (UMK).


Tak hanya itu, masyarakat juga meminta pemerintah segera memperbaiki sejumlah ruang kelas yang mengalami kerusakan agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.


Aspirasi lainnya berkaitan dengan penyaluran bantuan sosial. Warga menyoroti masih adanya ketidaksesuaian dalam penetapan desil penerima bantuan. Mereka meminta pemerintah melakukan verifikasi dan validasi data secara langsung ke lapangan agar program bantuan sosial benar-benar tepat sasaran.


Hj. Leni Liawati menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan di DPRD Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, reses merupakan sarana penting untuk menjaring kebutuhan masyarakat yang nantinya akan diperjuangkan melalui pembahasan program dan anggaran pembangunan daerah.


"Setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami tampung dan perjuangkan sesuai kewenangan yang ada. Harapannya, berbagai kebutuhan dan persoalan warga dapat menjadi prioritas dalam pembangunan daerah," ujar Hj. Leni Liawati.


Penulis: Dani Sanjaya Permas 

Iklan