NASIONAL KINI | SUKABUMI – Berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat mengemuka dalam kegiatan Reses Kedua Tahun Sidang 2026 yang digelar Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKB, Hamzah Gurnita, SH, di Aula Kantor Desa Caringin, Kecamatan Cisolok, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan yang dihadiri warga, perangkat desa, tokoh masyarakat, kader PKK, serta simpatisan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung kebutuhan dan harapan mereka kepada wakil rakyat.
Salah satu aspirasi yang mencuat datang dari kalangan tenaga pendidik. Reni, guru PPPK paruh waktu di Desa Caringin, meminta adanya perhatian pemerintah terhadap status dan kesejahteraan guru paruh waktu yang hingga kini masih menunggu kepastian.
Menurutnya, tenaga pendidik paruh waktu memiliki peran penting dalam dunia pendidikan, sehingga diperlukan kebijakan yang dapat memberikan kepastian status kepegawaian dan perlindungan kesejahteraan yang lebih baik.
Menanggapi hal tersebut, Hamzah Gurnita menyatakan siap memperjuangkan aspirasi tersebut melalui koordinasi dengan instansi terkait agar persoalan tenaga pendidik paruh waktu mendapat perhatian serius dari pemerintah.
Selain sektor pendidikan, persoalan status perangkat desa juga menjadi perhatian warga. Adang Acem, salah seorang warga Desa Caringin, menyampaikan harapannya agar perangkat desa memperoleh pengakuan yang lebih kuat dari pemerintah daerah.
Ia menilai perangkat desa memiliki peran strategis dalam pelayanan masyarakat, sehingga diperlukan kepastian hukum dan status yang lebih jelas guna menunjang pelaksanaan tugas mereka di lapangan.
Hamzah mengaku menerima masukan tersebut sebagai catatan penting yang akan dibawa dalam pembahasan di tingkat pemerintah daerah. Ia menegaskan akan berupaya mendorong lahirnya kebijakan yang dapat memberikan kepastian bagi perangkat desa.
Tidak hanya membahas persoalan kepegawaian, sejumlah usulan pembangunan juga disampaikan masyarakat. Mulai dari pengembangan pesantren, peningkatan kualitas layanan kesehatan, hingga perbaikan infrastruktur lingkungan menjadi topik yang mendominasi dialog antara warga dan anggota DPRD tersebut.
Hamzah menegaskan seluruh usulan yang masuk akan dihimpun dan dikawal agar dapat menjadi bagian dari program pembangunan daerah. Menurutnya, reses merupakan sarana penting untuk memastikan kebijakan pemerintah benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Pada kesempatan itu, Hamzah juga menunjukkan respons cepat terhadap kebutuhan warga Kampung Cangkalih yang mengusulkan perbaikan jalan lingkungan. Sebagai bentuk dukungan, ia langsung memberikan bantuan semen untuk menunjang pelaksanaan perbaikan jalan yang kondisinya mulai mengalami kerusakan.
Bantuan serupa juga diberikan kepada kelompok PKK Desa Caringin yang tengah mempersiapkan diri mengikuti perlombaan qosidah. Hamzah memberikan dukungan dana untuk pengadaan peralatan yang dibutuhkan kelompok tersebut.
Bantuan yang diberikan secara langsung itu mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga menilai kehadiran wakil rakyat tidak hanya menjadi sarana penyampaian aspirasi, tetapi juga menghadirkan solusi nyata terhadap kebutuhan yang mendesak.
Menutup kegiatan reses, Hamzah Gurnita menegaskan komitmennya untuk terus menjalin komunikasi dengan masyarakat dan menjadi penghubung antara kebutuhan warga dengan kebijakan pemerintah daerah demi mendorong pembangunan yang lebih merata dan tepat sasaran di Kabupaten Sukabumi.
Penulis: Ismet
