Iklan

,

Iklan

.

Sosialisasi Program BKKBN, Anggota DPR RI Zainul Munasichin Ingatkan Masyarakat Waspadai Produk Tanpa Izin BPOM

REDAKSI
Sabtu, 14 Maret 2026, 18.50.00 WIB Last Updated 2026-03-14T11:50:23Z

 


NASIONAL KINI | SUKABUMI – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang kini bertransformasi menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga menggelar kegiatan sosialisasi program prioritas pembangunan keluarga. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, organisasi, serta para pemangku kepentingan.


Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai berbagai program strategis yang digagas BKKBN dalam rangka meningkatkan kualitas keluarga serta mencegah berbagai permasalahan sosial, khususnya yang berkaitan dengan perempuan, anak, dan kesejahteraan keluarga.


Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan sejumlah program prioritas, di antaranya Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) yang merupakan layanan pengasuhan anak bagi para pekerja, sehingga anak tetap mendapatkan pengasuhan yang aman dan berkualitas.


Selain itu, terdapat program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang mengajak masyarakat untuk bersama-sama berperan dalam upaya pencegahan stunting pada anak melalui kepedulian serta dukungan kepada keluarga yang membutuhkan.


Program lainnya adalah Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang bertujuan meningkatkan peran ayah dalam pengasuhan anak sekaligus membangun keharmonisan dalam keluarga.


Tidak hanya itu, diperkenalkan pula AI Super Apps tentang perempuan dan anak, yang menjadi layanan digital untuk memberikan informasi, konsultasi, hingga pengaduan terkait perlindungan perempuan dan anak.


Sementara itu, program Lansia Berdaya juga menjadi perhatian dalam sosialisasi tersebut. Program ini bertujuan memberdayakan para lanjut usia agar tetap aktif, sehat, dan produktif di tengah masyarakat.


Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, menekankan bahwa masyarakat harus lebih berhati-hati dalam menggunakan berbagai produk yang beredar di pasaran. Ia menegaskan bahwa setiap makanan, obat-obatan, maupun produk kosmetik yang digunakan harus memiliki izin dari BPOM agar terjamin keamanan dan kualitasnya.


Menurutnya, masih banyak produk yang beredar di masyarakat, khususnya kosmetik, yang belum tentu memiliki izin resmi. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa label serta izin edar sebelum menggunakan produk tersebut.


Ia juga menambahkan bahwa pengawasan terhadap makanan, obat-obatan, dan kosmetik sangat penting untuk melindungi kesehatan masyarakat serta mencegah peredaran produk yang berbahaya.


Penulis: Deri Permana 

Iklan