NASIONAL KINI | SUKABUMI – Pemerintah Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, kembali menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat penerima manfaat. Namun, pada penyaluran kali ini terdapat pengurangan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Lurah Palabuhanratu, Odang Sasmita, saat ditemui di Kantor Kelurahan Palabuhanratu, Selasa (31/8/2026), mengatakan jumlah penerima bantuan beras sebelumnya mencapai 4.191 KPM. Pada penyaluran kali ini, jumlah tersebut berkurang sebanyak 112 KPM.
"Untuk penyaluran beras hari ini memang ada pengurangan. Dari sebelumnya 4.191 KPM, sekarang ada pengurangan sebanyak 112 KPM," ujar Odang.
Menurutnya, setiap kali terdapat perubahan atau pengurangan penerima bantuan, pihak kelurahan terlebih dahulu melakukan pengecekan berdasarkan data dan desil penerima manfaat.
"Kami dari pemerintah kelurahan, ketika ada pengurangan, tentu kami cek terlebih dahulu desilnya berapa. Terkait siapa saja yang mendapat atau tidak mendapatkan, kami tidak mengetahui secara detail karena data tersebut berasal dari pihak terkait," jelasnya.
Odang menambahkan, pihak Kelurahan Palabuhanratu juga tidak mengetahui secara pasti alasan sejumlah warga yang sebelumnya menerima bantuan kemudian tidak lagi masuk dalam daftar penerima.
"Permasalahannya seperti apa, kami juga belum mengetahui secara pasti. Namun, tentunya ini akan kami pertanyakan kepada pihak terkait agar masyarakat mendapatkan penjelasan," katanya.
Lebih lanjut, Odang menjelaskan mekanisme penyaluran bantuan beras pada periode kali ini pada dasarnya tidak mengalami perubahan. Penyaluran dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, meskipun waktu tersebut dapat bertambah menyesuaikan kondisi di lapangan.
"Untuk mekanismenya tidak berubah dari sebelumnya. Penyaluran kali ini diagendakan selama tiga hari, tetapi bisa saja bertambah karena sementara ini kami juga harus pindah tempat ke aula," ungkapnya.
Perpindahan lokasi tersebut dilakukan karena Kantor Kelurahan Palabuhanratu sedang mengalami perubahan dan pembangunan pada bagian atap, sehingga pelayanan dan kegiatan penyaluran untuk sementara disesuaikan dengan kondisi gedung.
Sementara itu, terdapat perbedaan pada jumlah bantuan beras yang diterima masyarakat pada penyaluran kali ini. Setiap KPM mendapatkan sebanyak tiga karung beras, dengan berat masing-masing 10 kilogram.
"Untuk penyaluran kali ini memang ada perbedaan. Setiap KPM mendapatkan tiga karung beras, jadi totalnya 30 kilogram untuk periode Agustus sampai September," jelas Odang.
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat penerima, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
"Kami berharap bantuan beras ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Kami juga berharap proses penyalurannya dapat berjalan dengan lancar dan masyarakat yang memang berhak menerima bisa mendapatkan bantuan sesuai dengan ketentuan," pungkasnya.
Penulis: Ismet

