NASIONAL KINI | SUKABUMI – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (DPC AKSI) Kabupaten Sukabumi, Heri Kurniawan, secara resmi menyatakan dukungan penuh sekaligus kesiapannya untuk mengawal program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Program strategis yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ini dinilai sebagai momentum emas jangka panjang untuk membangkitkan dan mewujudkan kedaulatan ekonomi rakyat yang berakar kuat langsung dari tingkat desa.
Pernyataan optimistis tersebut disampaikan oleh Heri Kurniawan, yang juga aktif menjabat sebagai Kepala Desa Kalaparea, Kabupaten Sukabumi, menindaklanjuti hasil krusial dari Seminar Nasional KDKMP yang digelar di Gedung Sasana Kriya, TMII, Jakarta. Agenda besar tersebut dihadiri dan dirumuskan langsung oleh jajaran kementerian serta lembaga tinggi negara, mulai dari Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Desa, Menteri Koperasi, Agrinas, hingga Wakil Panglima TNI.
Heri Kurniawan menegaskan bahwa jajaran DPC AKSI Kabupaten Sukabumi siap bergerak cepat mengeksekusi program ini di lapangan demi kesejahteraan warga.
“Ini bukan sekadar program biasa, melainkan cetak biru (blueprint) nyata bagi kemandirian desa. Kami di jajaran DPC AKSI Kabupaten Sukabumi sangat menyetujui, menyambut baik, dan siap bergerak di garda terdepan untuk menyukseskan KDKMP di wilayah kami,” ujar Heri mantap kepada awak media pada Sabtu (18/07/2026).
Pesan Strategis Sekjen DPP AKSI: Mengawal Ketat 5 Pilar Ekonomi
Dukungan dari tingkat daerah ini sejalan dengan arahan tegas dari Sekretaris Jenderal DPP AKSI, Eko Mulyadi. Dalam pesannya, Sekjen AKSI menekankan bahwa 5 poin utama hasil kemitraan strategis pusat tersebut merupakan fondasi utama dari peradaban baru ekonomi desa yang harus dikawal tanpa kompromi.
Adapun 5 pilar utama KDKMP yang menjadi fokus pengawalan bersama adalah:
• Penyaluran Komoditas Subsidi Tepat Sasaran: Seluruh barang subsidi dari pemerintah—mulai dari pupuk hingga gas melon—akan didistribusikan melalui pintu tunggal KDKMP untuk meminimalisir kelangkaan dan penimbunan.
• Transparansi Bantuan Sosial (Bansos): Program perlindungan sosial seperti PKH dan BPNT akan dikelola langsung lewat koperasi desa agar tepat sasaran, sebab kepala desa adalah pihak yang paling paham kondisi riil warganya.
• Pemberdayaan Karyawan Asli Desa: Seluruh jajaran manajemen dan karyawan KDKMP diwajibkan merekrut anak-anak muda lokal dari desa setempat guna menekan angka pengangguran dan urbanisasi.
• KDKMP Sebagai Offtaker (Penjamin Pasar): Koperasi hadir sebagai pembeli siaga yang menjamin hasil panen petani, peternak, dan pelaku UMKM lokal diserap dengan harga yang adil.
• Pusat Grosir Utama bagi Warung Desa: KDKMP akan bertindak sebagai penyedia grosir utama untuk toko-toko kelontong desa, memotong rantai distribusi yang panjang dan menghemat ongkos transportasi.
Memutus Rantai Tengkulak dan Menghidupkan Pasar Lokal
Sebagai Kepala Desa Kalaparea yang bersentuhan langsung dengan masyarakat bawah, Heri Kurniawan memaparkan bahwa kehadiran KDKMP memegang peranan krusial sebagai motor penggerak ekonomi. Skema ini secara otomatis memutus ketergantungan para petani terhadap jaringan tengkulak yang selama ini kerap memainkan harga pasar secara sepihak.
Ketika koperasi menguasai rantai pasok dari hulu ke hilir, stabilitas harga kebutuhan pokok di tingkat perdesaan akan terjaga dengan sangat kokoh. Perputaran uang pun secara otomatis akan tetap tinggal dan mengalir di dalam desa, bukan justru tersedot keluar ke kota-kota besar.
Sinergi Keamanan Bersama TNI dan Kesiapan Regulasi
Langkah besar ini juga mendapat dukungan penuh di sektor keamanan logistik. Keterlibatan aktif institusi TNI, khususnya melalui pengawalan dari Babinsa di setiap wilayah, dinilai sangat strategis untuk mengamankan jalur distribusi logistik pangan serta barang subsidi agar bersih dari intervensi para spekulan.
Menindaklanjuti pesan dan instruksi dari Sekjen DPP Eko Mulyadi, DPC AKSI Kabupaten Sukabumi akan segera bergerak cepat membangun koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Tujuannya adalah menyelaraskan regulasi daerah agar payung hukum pembentukan koperasi ini semakin kuat.
Di saat yang sama, Heri juga menginstruksikan kepada seluruh Kepala Desa di bawah naungan DPC AKSI Sukabumi untuk mulai bergerak aktif melakukan pendataan menyeluruh terkait potensi produk unggulan serta komoditas pertanian di wilayah masing-masing.
“Koperasi Desa Merah Putih adalah jembatan emas menuju kemandirian ekonomi yang sejati. Kami sangat optimis, dengan kerja keras dan gotong royong seluruh elemen, masyarakat Sukabumi akan segera merasakan dampak nyata dari kedaulatan ekonomi yang dicita-citakan oleh Bapak Presiden,” pungkas Heri Kurniawan menutup pernyataannya dengan penuh semangat.
Salam AKSI! Desa Berdaya, Negara Jaya!
Penulis: SU
