NASIONAL KINI | SUKABUMI – Yayasan Pondok Pesantren Nurul Husna Daarussalaam di Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, masih membuka pendaftaran santri baru Tahun Ajaran 2026–2027 untuk jenjang SMP dan SMK. Melalui program beasiswa penuh (gratis), yayasan memberikan kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk tetap memperoleh pendidikan formal dan pendidikan agama.
Berlokasi di Jalan Babakan Jampang RT 024/008, Desa Selajambe, Kecamatan Cisaat, Yayasan Pondok Pesantren Nurul Husna Daarussalaam mengusung konsep pendidikan berbasis salafi modern. Di bawah kepemimpinan Ketua Yayasan, BP. Rifki Yasin, S.Pd., lembaga ini berkomitmen menghadirkan akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya anak yatim piatu dan keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Melalui program beasiswa penuh tersebut, para santri memperoleh pendidikan formal tingkat SMP maupun SMK, pendidikan keagamaan, fasilitas pondok pesantren, hingga kebutuhan makan tanpa dipungut biaya. Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban orang tua sekaligus mencetak generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan siap menyongsong Indonesia Emas.
Pada Jumat (10/7/2026), puluhan santri baru telah mulai masuk dan mengikuti kegiatan di lingkungan pondok. Mereka berasal dari berbagai daerah dan diterima melalui jalur beasiswa penuh yang disediakan yayasan.
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Nurul Husna Daarussalaam, BP. Rifki Yasin, S.Pd., mengatakan pendaftaran masih dibuka bagi masyarakat yang ingin menyekolahkan putra-putrinya di pondok pesantren tersebut.
"Kami masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menitipkan putra-putrinya untuk menempuh pendidikan agama dan pendidikan formal di Yayasan Pondok Pesantren Nurul Husna Daarussalaam. Melalui program beasiswa penuh, seluruh biaya pendidikan, pondok, hingga makan ditanggung yayasan, sehingga diharapkan tidak ada lagi anak yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi," ujarnya.
Yayasan berharap program ini dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan berkualitas tanpa terkendala biaya, sekaligus melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi bangsa dan negara.
Penulis: Iman Budiman/Abyie
Editor: Ismet
Foto: Iman Budiman/Abyie
