NASIONAL KINI | SUKABUMI – Dewan Pimpinan Cabang Jajaran Wartawan Indonesia (DPC JWI) Sukabumi Raya bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi menunjukkan komitmen bersama yang luar biasa dalam memajukan dunia pendidikan. Melalui ruang diskusi yang hangat dan terbuka, kedua belah pihak saling memberikan masukan berharga terkait penguatan transparansi anggaran, percepatan rehabilitasi sekolah, serta peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik di wilayah Kabupaten Sukabumi, audiensi hari Kamis, tanggal (16/07/2026), bertempat di ruang meeting Disdik Kabupaten Sukabumi.
Guna mewujudkan visi besar tersebut, sebuah forum audiensi resmi yang penuh kehangatan digelar di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. Pertemuan penting ini dihadiri langsung oleh Ketua DPC JWI Sukabumi Raya, Luthfi Yahya, bersama jajaran pengurusnya. Kehadiran mereka disambut langsung oleh jajaran manajemen top Dinas Pendidikan, antara lain Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Deden Sumpena, S.Pd.I., S.IP., KP., M.Si., Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdis) Herdiawan Waryadi, S.Pd., M.M., serta Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan SMP Zemi, S.Pd., M.M.
Dalam audiensi tersebut, DPC JWI Sukabumi Raya di bawah arahan Luthfi Yahya hadir membawa sejumlah catatan dan data lapangan sebagai bentuk kepedulian profesi pers terhadap mutu fasilitas sekolah. JWI mendorong agar akselerasi informasi dan perbaikan infrastruktur di pelosok dapat semakin ditingkatkan. Langkah aktif ini disambut dengan tangan terbuka oleh pihak dinas sebagai energi positif dalam proses evaluasi berkala.
Dinamika forum ini mendapatkan apresiasi luas dari berbagai kalangan publik yang melihatnya sebagai contoh komunikasi yang sehat antara pilar media dan jajaran birokrasi daerah.
Sisi Pro: Langkah Kritis Luthfi Yahya sebagai Mitra Strategis Pendorong Keterbukaan
Pihak-pihak yang mendukung penuh langkah DPC JWI Sukabumi Raya melihat aksi ini sebagai wujud nyata dari fungsi pers yang sehat dan bertanggung jawab. Kehadiran wartawan bukan sebagai pengkritik yang menjatuhkan, melainkan sebagai mata dan telinga masyarakat untuk ikut mengawal masa depan anak bangsa.
• Mendukung Keterbukaan Informasi Publik: Perwakilan masyarakat menilai bahwa dorongan yang dipimpin oleh Luthfi Yahya merupakan langkah positif untuk memastikan implementasi UU No. 14 Tahun 2008 tentang KIP berjalan semakin baik di sektor pendidikan.
• Menjadi Jembatan Aspirasi Sekolah di Pelosok: Melalui data lapangan yang dipaparkan oleh JWI, organisasi ini dinilai sukses menjadi penyambung lidah bagi sekolah-sekolah yang membutuhkan atensi pembangunan lebih cepat.
• Optimalisasi Mutu Pembangunan: Pengawasan yang suportif dari rekan-rekan media diyakini akan semakin memotivasi para penyedia jasa dan pelaksana proyek pengadaan fasilitas sekolah untuk selalu memberikan kualitas terbaik.
"Langkah Ketua JWI Luthfi Yahya bersama anggotanya ini didasari atas rasa cinta terhadap kemajuan daerah. Ketika media ikut peduli dan mengawal jalannya dana pendidikan secara konstruktif, itu adalah tanda bahwa ekosistem demokrasi kita berjalan dengan sangat sehat," ujar salah seorang tokoh pemuda setempat.
Sisi Responsif: Langkah Cepat, Komitmen, dan Kerja Keras Dinas Pendidikan
Di sisi lain, publik juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi yang bersikap akomodatif, profesional, dan sangat terbuka dalam menerima setiap masukan.
Tanggapan resmi yang disampaikan dalam audiensi mencerminkan optimisme yang besar:
• Apresiasi dari Kadisdik Deden Sumpena: Dalam pemaparannya, Kadisdik menyatakan terima kasih yang mendalam atas perhatian dan data yang disampaikan oleh Luthfi Yahya beserta rekan-rekan JWI. Beliau menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk menyelesaikan seluruh perbaikan sarana pendidikan secara bertahap dan terukur berdasarkan skala prioritas di seluruh wilayah Sukabumi yang luas.
• Penjelasan Sekdis Herdiawan Waryadi & Kabid Pendidikan SMP Zemi: Dari aspek manajerial dan teknis, Sekdis Herdiawan Waryadi bersama Kabid Pendidikan SMP Zemi menjelaskan bahwa seluruh proses perencanaan anggaran dan rehabilitasi ruang kelas selama ini telah dijalankan sesuai prosedur yang akuntabel di bawah pengawasan Inspektorat. Penjelasan terstruktur ini memberikan rasa tenang dan kejelasan bagi publik bahwa dinas bekerja dengan koridor hukum yang ketat.
• Menjaga Kenyamanan Lingkungan Belajar: Perwakilan dari unsur sekolah menilai transparansi yang dipaparkan pihak dinas berhasil menjaga suasana kerja para kepala sekolah dan guru tetap kondusif, sehingga konsentrasi mengajar siswa sama sekali tidak terganggu.
"Kami sangat bangga memiliki jajaran Dinas Pendidikan yang responsif. Penjelasan dari Pak Kadis, Pak Sekdis, dan Pak Kabid Zemi membuktikan bahwa pemerintah selalu hadir dan bekerja maksimal untuk memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan kita," tutur salah seorang perwakilan komite sekolah.
Menatap ke Depan: Kolaborasi Harmonis demi Sukabumi Pintar
Pertemuan antara DPC JWI Sukabumi Raya dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi ini berakhir dengan senyuman dan jabat tangan erat yang melambangkan lahirnya komitmen baru. Kedua belah pihak bersepakat untuk mempererat sinergitas di masa mendatang.
Kadisdik Deden Sumpena menegaskan akan menjadikan masukan JWI sebagai bahan evaluasi internal yang konstruktif untuk mempercepat penanganan fasilitas pendidikan. Sementara itu, Luthfi Yahya beserta jajaran DPC JWI sepakat untuk terus mengawal pembangunan dengan pemberitaan yang edukatif, berimbang, dan berorientasi pada solusi. Kerja sama yang harmonis ini menjadi bukti nyata bahwa jika pers dan birokrasi saling mendukung, cita-cita mencerdaskan kehidupan masyarakat di Kabupaten Sukabumi akan melaju lebih cepat.
Penulis: DSU
