Iklan

,

Iklan

.

Memaknai Hari Lahir Pancasila 2026, Teddy Setiadi Ajak Warga Sukabumi Jaga Persatuan dan Rawat Kearifan Lokal

REDAKSI
Senin, 01 Juni 2026, 19.14.00 WIB Last Updated 2026-06-01T12:14:02Z

 


NASIONAL KINI | SUKABUMI – Setiap tanggal 1 Juni, bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila sebagai momentum bersejarah untuk merefleksikan kembali dasar negara dan falsafah hidup bangsa. Di tahun 2026 ini, peringatan tersebut kembali digelar dengan penuh khidmat di berbagai penjuru tanah air, tidak terkecuali di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dalam wawancara edisi khusus pada hari Senin, (01/06/2026).


​Menyikapi hari bersejarah ini, Anggota Komisi II sekaligus Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Sukabumi, Teddy Setiadi, S.E., memberikan pandangan mendalam mengenai arti penting merawat ideologi bangsa di era modern. Menurut politisi senior Partai Gerindra ini, Pancasila bukan sekadar teks mati yang dibacakan saat upacara, melainkan energi hidup yang menjadi penopang keselamatan bangsa.


​Makna Hari Lahir Pancasila di Era Disrupsi Digital


​Dalam wawancara eksklusif, Teddy Setiadi, S.E. menekankan bahwa makna peringatan Hari Lahir Pancasila pada era digital saat ini telah bergeser menjadi perjuangan melawan polarisasi, penyebaran berita bohong (hoax), dan degradasi moral. Beliau menyebut bahwa tantangan terhadap ideologi negara saat ini jauh lebih samar namun sangat berbahaya jika tidak diantisipasi.


​"Pancasila terbukti menjadi pemersatu karena nilai-nilainya digali langsung dari akar budaya dan spiritualitas asli bangsa Indonesia oleh para founding fathers kita. Di tengah gempuran arus informasi dan globalisasi tahun 2026 ini, Pancasila adalah jangkar kita. Tanpa jangkar itu, masyarakat kita, terutama generasi muda, akan mudah terombang-ambing oleh ideologi asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa," ujar Teddy Setiadi.


​Sebagai legislator yang membidangi sektor ekonomi dan kemitraan di Komisi II, Teddy juga mengaitkan sila-sila Pancasila dengan ketahanan ekonomi masyarakat. Menurutnya, Sila Kelima, yaitu "Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia", harus menjadi kompas utama dalam merumuskan kebijakan daerah demi mengentaskan kemiskinan dan ketimpangan ekonomi di Sukabumi.


​Harapan Besar untuk Generasi Muda Kabupaten Sukabumi


​Kabupaten Sukabumi memiliki wilayah geografis yang sangat luas dengan potensi pemuda yang luar biasa. Oleh karena itu, Teddy Setiadi menaruh harapan besar agar nilai-nilai luhur Pancasila dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari oleh generasi milenial dan Gen Z di Sukabumi.


​Beliau berharap pemuda Sukabumi tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan, tetapi menjadi aktor utama yang mengedepankan etika kebangsaan. Penguatan karakter berbasis Pancasila di sekolah-sekolah dan komunitas kepemudaan dinilai menjadi kunci utama.


​"Harapan saya, momentum Hari Lahir Pancasila ini menjadi pemantik bagi anak-anak muda di Sukabumi untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong, saling menghormati perbedaan, dan kreatif dalam hal positif. Kita ingin mencetak generasi yang cerdas secara digital, namun tetap membumi dengan etika Pancasila," tambahnya.


​Lebih lanjut, Teddy mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemuka agama, tokoh masyarakat, dan pelaku pendidikan untuk menciptakan ekosistem yang mendukung penguatan nilai ideologi secara kreatif dan tidak kaku.


​Ucapan Resmi Hari Lahir Pancasila dari Teddy Setiadi, S.E.


​Sebagai representasi rakyat dan pimpinan Fraksi Partai Gerindra di parlemen Sukabumi, Teddy Setiadi, S.E. menyampaikan ucapan resmi yang penuh semangat dan optimisme untuk memotivasi warga:


​"Saya, Teddy Setiadi, S.E., Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Sukabumi, mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila. Mari kita jadikan momentum ini sebagai tonggak tekad untuk memperkokoh persatuan, menjaga kebersamaan, dan merawat toleransi di tengah keberagaman masyarakat kita. Pancasila adalah kita, dan dengan mengamalkan nilainya, kita wujudkan Kabupaten Sukabumi yang maju, adil, sejahtera, dan diberkahi Allah SWT. Bersama Gerindra, kita jaga keutuhan NKRI!"


​Gotong Royong Sebagai Solusi Masalah Daerah


​Di akhir penyampaiannya, legislator asal daerah pemilihan (dapil) Sukabumi ini menggarisbawahi bahwa kekuatan sejati Pancasila terletak pada satu kata kunci, yaitu gotong royong. Menghadapi tantangan pembangunan daerah, mulai dari infrastruktur hingga pemulihan ekonomi pasca-pandemi global beberapa tahun lalu, tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja.


​Teddy mengajak pihak eksekutif (Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi) dan seluruh elemen masyarakat untuk terus duduk bersama, bermusyawarah mufakat (sesuai amanat Sila Keempat) dalam menyelesaikan setiap dinamika sosial yang muncul.


​"Tidak ada masalah yang terlalu besar jika kita menghadapinya bersama-sama dengan semangat gotong royong. Pancasila sebagai dasar negara sudah teruji oleh sejarah. Tugas kita sekarang adalah memastikan nilai-nilai tersebut bekerja dalam program-program kerja nyata yang langsung menyentuh dan menyejahterakan masyarakat kecil (wong cilik)," tutup Teddy Setiadi dengan tegas dan penuh keyakinan.


​Dengan rilisnya pesan kebangsaan ini, diharapkan semangat Hari Lahir Pancasila dapat terus bergelora di hati setiap warga Kabupaten Sukabumi, menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan penuh dengan toleransi demi kemajuan daerah di masa depan. 


Penulis: DSU

Iklan