Iklan

,

Iklan

.

Sinergi Membangun Desa : Yudha Sukmagara dan Teddy Setiadi Inisiasi Forum TJSPKBL Cicurug Demi Kesejahteraan Rakyat

REDAKSI
Rabu, 13 Mei 2026, 18.43.00 WIB Last Updated 2026-05-13T11:43:57Z

NASIONAL KINI | SUKABUMI – Sebuah langkah progresif kembali lahir dari rahim legislatif Kabupaten Sukabumi. Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi secara resmi menginisiasi pembentukan Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, Kemitraan, dan Bina Lingkungan (TJSPKBL) tingkat Kecamatan Cicurug. Langkah besar ini ditandai dengan Rapat Kerja yang digelar di Gedung Islamic Center Cicurug pada Rabu (13/5/2026).


​Langkah ini bukan sekadar urusan administratif belaka, melainkan sebuah manifestasi dari komitmen nyata para wakil rakyat untuk memastikan bahwa kehadiran industri di wilayah Cicurug memberikan dampak linear terhadap kesejahteraan masyarakat lokal.


​Duo Tokoh Gerindra: Yudha Sukmagara dan Teddy Setiadi Kawal Aspirasi Rakyat


​Kehadiran dua tokoh sentral dari Partai Gerindra, yakni Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, BBA, SH. dan Ketua Fraksi Partai Gerindra yang juga anggota Komisi II, Teddy Setiadi, menjadi magnet utama dalam pertemuan tersebut. Kehadiran keduanya memberikan sinyal kuat bahwa isu kemitraan strategis antara perusahaan dan desa adalah prioritas utama dalam agenda pembangunan daerah.


​Yudha Sukmagara, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Gerindra Kabupaten Sukabumi, dalam sambutannya menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana CSR (Corporate Social Responsibility). Menurutnya, perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di wilayah Cicurug memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk turut serta membenahi infrastruktur, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi warga sekitar.


​"Kita ingin memastikan bahwa tidak ada lagi masyarakat yang merasa menjadi penonton di rumah sendiri. Melalui Forum TJSPKBL ini, kita ciptakan jembatan yang kokoh antara dunia usaha dan kepentingan masyarakat desa. CSR bukan sekadar bantuan sukarela, tapi kewajiban yang harus tepat sasaran," tegas Yudha Sukmagara di hadapan para peserta rapat.


​Senada dengan Yudha, Teddy Setiadi sebagai motor penggerak di Komisi II DPRD, menyampaikan bahwa pembentukan forum di tingkat kecamatan adalah jawaban atas kegelisahan masyarakat selama ini terkait distribusi program CSR yang dianggap belum merata. Teddy dikenal sebagai figur yang vokal dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat bawah, terutama di wilayah daerah pemilihan (dapil) yang ia kawal.


​Visi Besar Forum TJSPKBL: Sinkronisasi dan Harmonisasi


​Selama ini, tantangan terbesar dalam penyaluran dana CSR adalah adanya tumpang tindih program antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya, atau ketidaksesuaian antara bantuan yang diberikan dengan apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh desa.


​Dengan terbentuknya Forum TJSPKBL Kecamatan Cicurug, yang kini dinakhodai oleh Jaya Wirata, diharapkan terjadi sinkronisasi data. Forum ini akan berfungsi sebagai tabulasi kebutuhan pembangunan desa yang kemudian disodorkan kepada perusahaan-perusahaan di wilayah tersebut sebagai panduan penyaluran bantuan.


​Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, S.IP, melalui keterangannya menyatakan bahwa forum ini merupakan tindak lanjut konkret dari hasil keputusan Badan Musyawarah (Bamus) DPRD. Tujuannya jelas: menciptakan harmonisasi agar pembangunan di Sukabumi tidak hanya bergantung pada APBD, tetapi juga didukung secara masif oleh sektor swasta.


​Poin Strategis Forum TJSPKBL Cicurug:


• ​Transparansi Program: Setiap perusahaan wajib melaporkan rencana dan realisasi CSR agar bisa dipantau bersama oleh pemerintah dan masyarakat.

• ​Efektivitas Pembangunan: Menghindari penumpukan bantuan di satu titik (desa tertentu) sementara desa lain yang membutuhkan justru terabaikan.

• ​Pemberdayaan Lokal: Mendorong perusahaan untuk lebih banyak menyerap tenaga kerja lokal dan bekerja sama dengan UMKM desa sebagai bagian dari rantai pasok mereka.

• ​Pengawasan Ketat: Komisi II DPRD melalui forum ini akan melakukan monitoring berkala untuk memastikan kewajiban perusahaan dijalankan sesuai regulasi yang berlaku.


​Antusiasme Kepala Desa dan Masyarakat


​Rapat yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini juga dihadiri oleh Muspika Cicurug, jajaran Setda yang diwakili Kabag Kerjasama, Khusaerin, serta seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Cicurug. Aura positif sangat terasa dalam ruangan, di mana para kepala desa merasa mendapatkan angin segar.


​Selama ini, banyak kepala desa mengeluhkan sulitnya menembus birokrasi perusahaan untuk mengajukan proposal pembangunan. Dengan adanya forum ini, komunikasi diharapkan menjadi lebih satu pintu dan terorganisir.


​"Kehadiran Pak Yudha dan Pak Teddy memberikan kami kepercayaan diri. Kami merasa memiliki pelindung di legislatif yang benar-benar peduli pada nasib desa-desa di perbatasan industri," ujar salah satu perwakilan tokoh masyarakat yang hadir.


​Menuju Sukabumi yang Mandiri dan Sejahtera


​Langkah Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi dalam menginisiasi forum tingkat kecamatan ini diproyeksikan akan menjadi pilot project bagi kecamatan-kecamatan industri lainnya di Kabupaten Sukabumi. Keberhasilan di Cicurug akan menjadi tolok ukur bagaimana sinergi antara DPRD, Pemerintah Daerah, dan Swasta dapat diakselerasi.


​Teddy Setiadi menambahkan bahwa penguatan ekonomi pasca-pandemi dan di tengah tantangan ekonomi global menuntut semua pihak untuk kreatif. "Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Forum ini adalah bentuk gotong royong modern. Perusahaan untung, masyarakat senang, pembangunan lancar," pungkasnya dengan nada optimis.


​Kesimpulan: Jejak Nyata Legislasi yang Berpihak pada Rakyat

​Inisiatif pembentukan Forum TJSPKBL ini membuktikan bahwa fungsi pengawasan dan legislasi DPRD Kabupaten Sukabumi berjalan dengan sangat baik. Di bawah kepemimpinan yang progresif seperti Yudha Sukmagara dan pengawalan teknis yang detail dari Teddy Setiadi, harapan masyarakat untuk melihat Sukabumi yang lebih maju dan berkeadilan bukan lagi sekadar impian.


​Warga Cicurug kini menanti aksi nyata dari forum yang dipimpin oleh Jaya Wirata ini. Dengan semangat transparansi dan kebersamaan, sinergi antara cerobong pabrik dan lahan pertanian di Cicurug diharapkan dapat melahirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat. 


Penulis: DSU

Iklan