Iklan

,

Iklan

.

SINERGI GIZI NASIONAL : SPPI Selajambe Cisaat Siap Menjadi Pelopor Standar Layanan Prima di Kabupaten Sukabumi

REDAKSI
Rabu, 06 Mei 2026, 11.46.00 WIB Last Updated 2026-05-06T04:46:05Z

 


NASIONAL KINI | SUKABUMI – Harapan besar untuk masa depan Kabupaten Sukabumi kini tertumpu pada langkah nyata Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPI) Salajambe, Cisaat. Di bawah kepemimpinan Mochamad Azizul Hakim, S.PWK, unit ini tidak hanya sekadar mengolah makanan, tetapi sedang menjalankan misi kemanusiaan untuk memutus mata rantai stunting dan membangun fondasi kuat bagi Generasi Emas Indonesia, wawancara khusus bersama Ketua SPPI SPPG Salajambe, hari Rabu, tanggal (06/05/2026).


Target Besar: 3.000 Penerima Manfaat Setiap Hari


Kepala SPPI Selajambe, Mochamad Azizul Hakim (akrab disapa Pak Izul), memaparkan target ambisius yang sangat menyentuh langsung akar rumput. Dengan kapasitas layanan yang terus ditingkatkan, SPPI Selajambe memproyeksikan jangkauan hingga 3.000 penerima manfaat yang tersebar di berbagai titik strategis di wilayah Salajambe dan sekitarnya.


Sasaran distribusi gizi ini mencakup elemen-elemen penting dalam tumbuh kembang anak, yaitu:


• Sekolah-Sekolah: Menjamin konsentrasi dan energi siswa dalam belajar.

• Posyandu: Mendukung pemenuhan gizi balita pada masa pertumbuhan emas.

• Pondok Pesantren (Ponpes): Memastikan para santri mendapatkan asupan yang sehat dan berimbang untuk aktivitas fisik dan rohani.


“Harapan kami dengan hadirnya dukungan gizi bagi sekitar 3.000 penerima manfaat di sekolah, posyandu, dan ponpes ini, kita bisa memberikan dampak nyata bagi perbaikan gizi masyarakat. Ini adalah upaya konkret kami untuk mengurangi angka stunting di daerah ini dan mencapai target Generasi Emas sesuai amanat pemerintah,” tutur Pak Izul dengan semangat.



Kepemimpinan Terpadu: Profesionalisme Ahli dan Kepedulian Sosial


Visi besar Pak Izul ini didukung penuh oleh tim internal yang solid. Di kantor SPPI Salajambe, tim Ahli Gizi tetap siaga memastikan setiap porsi dari 3.000 paket tersebut memenuhi standar nutrisi tinggi, sementara bagian Akunting memastikan seluruh proses operasional berjalan transparan dan efisien.


Sebagai sosok dengan latar belakang Sarjana Perencanaan Wilayah dan Kota (S.PWK), Pak Izul mengintegrasikan pelayanan gizi ini dengan aksi sosial lainnya. Selain fokus pada gizi, ia juga menegaskan komitmennya untuk membantu perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan bantuan kerusakan ringan pada fasilitas sekolah demi kenyamanan warga dan para siswa.


Satu Napas dengan Instruksi Nanik Sudaryati Deyang


Langkah transformatif di Salajambe ini berjalan selaras dengan garis instruksi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang. Ibu Nanik Sudaryati Deyang senantiasa menekankan bahwa keberhasilan program MBG diukur dari seberapa besar dampak positifnya bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan.


Termasuk dalam visi perbaikan lingkungan, Pak Izul berkomitmen untuk terus menyempurnakan fasilitas sanitasi seperti pembangunan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) yang modern dan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), sehingga operasional SPPI tetap harmonis dengan kelestarian alam Cisaat.


Manfaat Multi-Sektor SPPI Salajambe:


• Akselerasi Penurunan Stunting: Intervensi gizi tepat sasaran bagi ribuan balita dan pelajar.

• Peningkatan Kualitas Pendidikan: Dukungan gizi bagi santri dan siswa serta bantuan infrastruktur sekolah.


• Kesejahteraan Hunian: Kontribusi nyata dalam program Rutilahu bagi desa penerima manfaat.

• Keamanan Lingkungan: Komitmen pada sanitasi hijau untuk menjaga ekosistem sungai tetap bersih.


Menatap Masa Depan yang Lebih Sehat


Kiprah Mochamad Azizul Hakim dan seluruh tim di SPPI Salajambe Cisaat adalah bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, unit pelayanan, dan masyarakat dapat menciptakan perubahan besar. Dengan target 3.000 penerima gizi setiap harinya, SPPI Salajambe bukan sekadar unit pelayanan, melainkan pusat harapan bagi lahirnya generasi yang cerdas, sehat, dan kuat di Kabupaten Sukabumi.


Mari kita kawal bersama perjuangan ini demi mewujudkan pesan mulia pemerintah: Indonesia bebas stunting, menyambut fajar Generasi Emas 2045. 


Penulis: DSU

Iklan