NASIONAL KINI | SUKABUMI – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh setiap tanggal 2 Mei menjadi momentum krusial bagi seluruh elemen bangsa untuk merefleksikan kembali arah dan kualitas pendidikan. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Gerindra, Teddy Setiadi, menyampaikan pesan mendalam dan komitmennya dalam mengawal kemajuan dunia pendidikan di wilayah Kabupaten Sukabumi, wawancara khusus, hari Sabtu, tanggal (02/05/2026).
Menurut Teddy Setiadi, pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu pengetahuan di dalam kelas, melainkan fondasi utama dalam membangun peradaban dan mencetak generasi emas Indonesia 2045. Di tengah tantangan zaman yang semakin dinamis, ia menekankan bahwa Kabupaten Sukabumi harus mampu beradaptasi agar tidak tertinggal dari daerah lain.
Menghidupkan Kembali Semangat Ki Hadjar Dewantara
Dalam pernyataannya, Teddy Setiadi mengajak seluruh insan pendidikan—mulai dari guru, orang tua, hingga pemangku kebijakan—untuk kembali meresapi filosofi Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hadjar Dewantara. Semboyan Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani harus menjadi ruh dalam setiap kebijakan pendidikan di Kabupaten Sukabumi.
"Pendidikan adalah kunci pembuka pintu kesejahteraan. Di Hari Pendidikan Nasional ini, kita harus memastikan bahwa semangat kepemimpinan yang memberi teladan, membangun karsa, dan memberi dorongan benar-benar diimplementasikan di setiap sekolah, dari tingkat PAUD hingga menengah," ujar Teddy Setiadi saat memberikan keterangan resminya.
Beliau menambahkan bahwa sebagai wakil rakyat dari Partai Gerindra, dirinya memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan visi besar partai dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh warga Sukabumi.
Harapan Teddy Setiadi: Pemerataan dan Digitalisasi
Kabupaten Sukabumi merupakan wilayah yang sangat luas dengan tantangan geografis yang unik. Teddy Setiadi menyoroti adanya kesenjangan fasilitas pendidikan antara wilayah perkotaan dengan wilayah pelosok atau pedesaan.
1. Mewujudkan Keadilan Infrastruktur Pendidikan
Teddy menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kabupaten Sukabumi, melalui Dinas Pendidikan, lebih progresif dalam membenahi infrastruktur sekolah yang rusak. Ia sering menerima aspirasi dari masyarakat di daerah pemilihan mengenai ruang kelas yang tidak layak huni.
"Harapan saya, tidak ada lagi anak-anak di pelosok Sukabumi yang harus bertaruh nyawa menyeberangi sungai atau belajar di bawah atap yang hampir roboh. Pemerataan anggaran untuk rehabilitasi gedung sekolah harus menjadi prioritas utama dalam APBD," tegas Teddy Setiadi.
2. Akses Teknologi dan Literasi Digital
Di era industri 4.0, Teddy Setiadi mendorong agar seluruh sekolah di Kabupaten Sukabumi mendapatkan akses internet yang stabil dan bantuan perangkat teknologi. Menurutnya, literasi digital bagi siswa dan guru adalah harga mati agar SDM lokal mampu bersaing di kancah global.
"Kita ingin siswa di Jampang, di Cisolok, maupun di Sagaranten memiliki akses informasi yang sama dengan siswa di kota besar. Support teknologi ini sangat penting untuk menunjang kurikulum Merdeka Belajar," imbuhnya.
Dukungan Nyata Terhadap Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kependidikan
Berbicara mengenai pendidikan tidak lepas dari peran ujung tombak, yakni guru. Teddy Setiadi memberikan sorotan khusus terhadap nasib para guru honorer dan Tenaga Kependidikan (Tendik) di Kabupaten Sukabumi yang telah mengabdi puluhan tahun namun kesejahteraannya masih memprihatinkan.
Support untuk Guru Honorer
Teddy menyatakan bahwa Fraksi Gerindra akan terus mengawal proses rekrutmen PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) agar lebih transparan dan berpihak pada masa kerja serta kompetensi guru lokal.
"Dukungan kami di DPRD sangat jelas: kami ingin ada peningkatan insentif bagi guru honorer. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang sesungguhnya. Tanpa kesejahteraan yang layak, sulit bagi kita menuntut kualitas pendidikan yang maksimal," kata Teddy Setiadi dengan penuh empati.
Peningkatan Kompetensi Pendidik
Selain kesejahteraan finansial, Teddy juga mendukung adanya program pelatihan berkala bagi guru-guru di Kabupaten Sukabumi. Ia ingin para guru dibekali dengan metode pembelajaran yang inovatif dan kreatif agar suasana belajar di sekolah menjadi menyenangkan bagi siswa.
Pendidikan Vokasi dan Link and Match dengan Industri
Sebagai anggota legislatif, Teddy Setiadi melihat adanya potensi besar di Kabupaten Sukabumi yang memiliki banyak kawasan industri. Namun, ia menyayangkan jika posisi-posisi strategis di perusahaan justru diisi oleh tenaga kerja dari luar daerah.
Oleh karena itu, Teddy memberikan dukungan penuh terhadap penguatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan pendidikan vokasi. Ia berharap ada sinkronisasi (link and match) antara kurikulum sekolah dengan kebutuhan industri lokal seperti di Cikembar, Cicurug, dan Parungkuda.
"Kita harus mencetak lulusan yang siap kerja dan punya skill spesifik. Saya mendorong pemerintah daerah untuk membangun lebih banyak kemitraan antara sekolah dengan perusahaan-perusahaan besar di Sukabumi. Support ini penting agar angka pengangguran terbuka di daerah kita bisa ditekan melalui jalur pendidikan," jelasnya.
Pesan untuk Orang Tua dan Generasi Muda Sukabumi
Menutup rangkaian ucapan selamat Hari Pendidikan Nasional, Teddy Setiadi memberikan pesan khusus bagi para orang tua dan siswa di Kabupaten Sukabumi. Ia mengingatkan bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang tidak akan pernah merugi.
"Kepada para orang tua, mari kita dampingi putra-putri kita dalam belajar. Pendidikan karakter dimulai dari rumah. Dan untuk anak-anakku, para siswa di Kabupaten Sukabumi, jangan pernah menyerah dengan keadaan. Keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk meraih prestasi setinggi langit," pesan Teddy.
Teddy Setiadi berkomitmen untuk terus membuka pintu kantor dan komunikasinya bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi terkait permasalahan pendidikan. Ia berjanji akan terus menyuarakan hak-hak rakyat dalam setiap rapat kerja di DPRD Kabupaten Sukabumi.
"Selamat Hari Pendidikan Nasional. Mari kita bergerak serentak, mewujudkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkemajuan di Kabupaten Sukabumi. Salam Indonesia Raya, salam pendidikan!" pungkasnya.
Penulis: DSU
