Iklan

,

Iklan

.

Srikandi Kabupaten Sukabumi di Mata Teddy Setiadi : Refleksi Hari Kartini dan Semangat Menuju Indonesia Emas

REDAKSI
Selasa, 21 April 2026, 09.19.00 WIB Last Updated 2026-04-21T02:19:35Z

 


NASIONAL KINI | SUKABUMI – Tanggal 21 April bukan sekadar seremoni kebaya dan perlombaan rutin tahunan. Bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi, momen ini adalah alarm pengingat akan perjuangan kesetaraan yang diwariskan oleh Raden Ajeng Kartini. Di tengah deru pembangunan daerah, sosok perempuan atau para "Srikandi" masa kini memegang peranan krusial dalam menentukan arah masa depan bangsa, wawancara edisi khusus Hari Kartini, bersama Teddy Setiadi, hari Selasa, tanggal (21/04/2026).


​Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Gerindra, Teddy Setiadi, menyampaikan pesan mendalam dan penuh haru dalam memperingati Hari Kartini tahun ini. Baginya, perempuan Sukabumi adalah tulang punggung peradaban yang ketangguhannya melampaui zaman.


​Kartini Modern: Bukan Sekadar Emansipasi, Tapi Kontribusi


​Dalam sebuah kesempatan wawancara eksklusif, Teddy Setiadi menekankan bahwa semangat Kartini di era modern harus diterjemahkan sebagai kemandirian dan kontribusi nyata. Ia melihat bahwa perempuan di Kabupaten Sukabumi, mulai dari pesisir Palabuhanratu hingga pelosok pegunungan, memiliki potensi luar biasa yang perlu terus didukung secara konstitusi dan sosial.


​"Hari Kartini adalah momen refleksi. Kita tidak hanya mengenang sosoknya, tapi menghidupkan kembali mimpinya tentang pendidikan dan hak-hak perempuan. Di Kabupaten Sukabumi, saya melihat banyak 'Kartini Baru'—mereka yang berjuang di pasar-pasar tradisional, guru-guru di sekolah pelosok, hingga para ibu rumah tangga yang cerdas mendidik generasi penerus," ujar Teddy Setiadi.


​Pesan Haru Teddy Setiadi untuk Srikandi Sukabumi


​Sebagai wakil rakyat dari Partai Gerindra, Teddy Setiadi menyampaikan ucapan selamat yang menyentuh hati bagi seluruh perempuan di Sukabumi dan Indonesia. Ia menyadari bahwa beban dan tanggung jawab perempuan saat ini sangat besar, terutama dalam menjaga ketahanan keluarga di tengah dinamika ekonomi global.


​"Selamat Hari Kartini untuk seluruh Srikandi di Kabupaten Sukabumi dan seluruh penjuru Indonesia. Kalian adalah cahaya dalam kegelapan, pendidik pertama bagi pemimpin masa depan, dan pilar kekuatan ekonomi keluarga. Jangan pernah merasa kecil, karena dari rahim dan didikan kalianlah, Indonesia Raya yang maju akan lahir," ucap Teddy dengan nada penuh apresiasi.



​Ia juga menambahkan bahwa Partai Gerindra, di bawah arahan Prabowo Subianto, selalu menempatkan isu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak sebagai prioritas utama dalam platform perjuangan partai.


​Tantangan Perempuan Sukabumi di Era Digital


​Teddy Setiadi juga menyoroti tantangan yang dihadapi perempuan di era digital. Menurutnya, literasi digital dan perlindungan terhadap kekerasan perempuan adalah dua hal yang harus terus diperjuangkan melalui kebijakan di DPRD.


• ​Pendidikan Berkualitas: Mengupayakan akses pendidikan setinggi-tingginya bagi anak perempuan di Sukabumi agar mampu bersaing di kancah nasional.


• ​Pemberdayaan Ekonomi UMKM: Mayoritas pelaku UMKM di Sukabumi adalah perempuan. Teddy berkomitmen untuk terus mendorong program bantuan modal dan pelatihan pemasaran digital bagi ibu-ibu kreatif.


• ​Kesehatan Ibu dan Anak: Menurunkan angka stunting melalui peran aktif perempuan sebagai pengelola gizi keluarga.


​"Perempuan yang cerdas akan melahirkan bangsa yang cerdas. Oleh karena itu, investasi terbaik sebuah daerah adalah dengan memberdayakan perempuannya," tambah legislator yang dikenal dekat dengan masyarakat ini.


​Meneladani Kesabaran dan Keteguhan Kartini


​Lebih lanjut, Teddy mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani sifat habis gelap terbitlah terang. Baginya, kalimat legendaris Kartini tersebut sangat relevan dengan kondisi pasca-pandemi dan tantangan ekonomi saat ini.


​"Kartini mengajarkan kita bahwa rintangan seberat apa pun, jika dihadapi dengan kecerdasan dan kesabaran, akan membuahkan hasil. Saya ingin perempuan Sukabumi bangga dengan jati dirinya. Jadilah sosok yang mandiri secara pemikiran, namun tetap santun dalam budaya Sunda yang kita cintai," tuturnya.


​Harapan untuk Kebijakan Publik yang Pro-Perempuan


​Sebagai anggota DPRD, Teddy Setiadi berjanji akan terus mengawal regulasi yang berpihak pada kaum hawa. Ia ingin memastikan bahwa ruang publik di Kabupaten Sukabumi aman bagi perempuan dan anak-anak.


​"DPRD Kabupaten Sukabumi melalui Fraksi Gerindra akan selalu menjadi garda terdepan dalam menyuarakan hak-hak perempuan. Kami ingin memastikan tidak ada lagi diskriminasi di tempat kerja, serta memastikan fasilitas kesehatan ibu dan anak merata hingga ke desa-desa," tegas Teddy.


​Ucapan Resmi Hari Kartini dari Teddy Setiadi (Gerindra)


​Sebagai penutup, berikut adalah petikan ucapan resmi dari Teddy Setiadi yang dapat dibagikan kepada seluruh masyarakat:


​"Habis Gelap Terbitlah Terang. Perjuangan belum usai, namun semangatmu takkan pernah padam. Saya, Teddy Setiadi, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Partai Gerindra, mengucapkan Selamat Hari Kartini kepada seluruh Srikandi tangguh di Kabupaten Sukabumi dan di seluruh Indonesia. Teruslah bersinar, teruslah berkarya, dan jadilah inspirasi bagi sesama. Perempuan berdaya, Sukabumi jaya, Indonesia Maju!"


​Kesimpulan: Mengukir Prestasi, Menjaga Tradisi


​Peringatan Hari Kartini tahun ini diharapkan tidak hanya berhenti pada simbolisme semata. Dengan dukungan dari para pembuat kebijakan seperti Teddy Setiadi, diharapkan perempuan di Kabupaten Sukabumi semakin memiliki ruang seluas-luasnya untuk berekspresi dan berprestasi.


​Srikandi Sukabumi kini bukan lagi mereka yang hanya menunggu nasib, melainkan mereka yang mampu menciptakan nasibnya sendiri, berbekal semangat literasi dan iman yang kokoh. Sebagaimana pesan Kartini, "Kita harus membuat sejarah, kita harus menentukan masa depan kita yang sesuai dengan keperluan kita sebagai kaum wanita dan harus mendapat pendidikan yang cukup seperti kaum laki-laki."


​Selamat Hari Kartini 2026. Mari kita jaga api semangat Kartini tetap menyala di Bumi Karya Mandiri. 


Penulis: DSU

Iklan