NASIONAL KINI | KOTA SUKABUMI – Aliansi Mahasiswa Merdeka (AMM) kembali menggelar aksi unjuk rasa di Balai Kota Sukabumi, Rabu (08/04/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyoroti memburuknya tata kelola pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, yang dinilai bersumber dari lemahnya kinerja Sekretaris Daerah (Sekda).
Berbagai persoalan seperti kebijakan yang tidak sinkron, administrasi yang amburadul, serta praktik birokrasi yang tidak profesional dinilai telah memperburuk kualitas pelayanan publik dan menghambat jalannya pembangunan di Kota Sukabumi.
AMM menilai Sekda sebagai aktor kunci yang seharusnya berperan sentral dalam mengoordinasikan seluruh perangkat daerah serta menjaga stabilitas organisasi pemerintahan. Namun, fakta di lapangan justru menunjukkan sebaliknya. Proses pengambilan keputusan dinilai tidak efektif, yang berdampak langsung pada masyarakat, seperti lambatnya pelayanan dasar, menurunnya akuntabilitas, serta ketidaksiapan birokrasi dalam merespons kebutuhan publik.
Selain itu, AMM juga menyoroti kegagalan Sekda dalam menjalankan fungsi manajerial dan tata kelola administratif. Kondisi ini dinilai telah menciptakan iklim pemerintahan yang tidak sehat. Kekacauan dalam perencanaan, lemahnya pengawasan internal, serta banyaknya kebijakan yang tumpang tindih menjadi indikator rendahnya kapasitas kepemimpinan di tingkat Sekda.
“Ketidakprofesionalan ini bukan sekadar persoalan teknis, tetapi menunjukkan adanya kerusakan sistemik dalam tubuh birokrasi Kota Sukabumi. Kami menilai masyarakat sudah terlalu lama menanggung dampak dari buruknya koordinasi birokrasi,” tegas Gilang, Koordinator Aksi.
Ia juga menambahkan bahwa AMM bersama elemen mahasiswa dan masyarakat akan terus mengawal isu ini melalui aksi, diskusi publik, serta advokasi kebijakan.
“Kami berkomitmen mendorong terwujudnya pemerintahan yang bersih dan berpihak pada rakyat. Kami menolak segala bentuk pembiaran terhadap ketidakprofesionalan birokrasi dan akan memastikan suara masyarakat tidak diabaikan,” ujarnya.
Penulis: Idris Andriansyah
