Iklan

,

Iklan

.

Keindahan Curug Ngeulay di Kaki Gunung Halimun Sukabumi, Pengunjung Diajak Lestarikan Alam

REDAKSI
Minggu, 08 November 2026, 18.49.00 WIB Last Updated 2026-11-08T11:49:37Z

 


NASIONAL KINI | SUKABUMI – Kabupaten Sukabumi menyimpan beragam potensi wisata alam yang belum banyak diketahui masyarakat. Salah satunya Curug Ngeulay, sebuah air terjun alami yang berada di wilayah Desa Cirendang, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.


Berada di kawasan kaki Gunung Halimun, Curug Ngeulay menawarkan panorama alam yang masih asri dengan suasana hutan tropis yang begitu kental. Jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, lokasi ini menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang menyukai petualangan dan ingin menikmati keindahan alam secara langsung.


Namun, keindahan Curug Ngeulay tidak bisa didapatkan dengan mudah. Pengunjung harus menyiapkan fisik dan tenaga ekstra karena perjalanan menuju lokasi membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat jam dengan berjalan kaki.


Jalur yang dilalui cukup menantang, mulai dari medan terjal, licin, hingga kawasan hutan dengan kondisi jalan yang belum mudah dilalui. Meski demikian, perjalanan panjang tersebut menyuguhkan pemandangan alam yang memanjakan mata.


Rimbunnya pepohonan berukuran besar, kejernihan aliran sungai, serta suara burung liar yang terdengar di tengah hutan menjadi daya tarik tersendiri. Suasana alami tersebut menghadirkan pengalaman berbeda bagi siapa pun yang berani menjelajahi kawasan ini.


Tim wartawan Nusantaranews.web.id yang berkesempatan mengunjungi lokasi turut merasakan tantangan perjalanan tersebut. Setelah melewati jalur panjang yang cukup menguras tenaga, suara derasnya air mulai terdengar dari kejauhan.


Pemandangan air terjun yang akhirnya terlihat menjadi pengalaman tersendiri. Air jernih yang mengalir dari ketinggian, berpadu dengan hijaunya pepohonan di sekelilingnya, menciptakan panorama yang menyejukkan sekaligus memberikan kesan alami.


Salah seorang warga Desa Cirendang asal Kampung Paniisan, Usep, menjelaskan bahwa Curug Ngeulay memang berada di kawasan kaki Gunung Halimun. Berdasarkan perkiraan yang pernah dilakukannya, air terjun tersebut memiliki ketinggian sekitar 100 meter.


"Curug Ngeulay itu letaknya di kaki Gunung Halimun. Saya sendiri pernah mencoba mengukur perkiraan ketinggiannya, sekitar 100 meter," ungkap Usep.


Ia juga mengingatkan bahwa kawasan Curug Ngeulay termasuk wilayah hutan lindung. Karena itu, setiap pengunjung diharapkan memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak kelestarian alam.


"Ulah poho lamun ka Curug Ngeulay mah ieu kaasup hutan lindung. Jadi saya menyarankan kepada siapa pun yang datang ke sini agar menjaga alam, tidak merusak, tidak membuang sampah sembarangan, dan tetap menghormati lingkungan," pesannya.


Menurutnya, keindahan Curug Ngeulay harus tetap dipertahankan agar kekayaan alam tersebut dapat dinikmati hingga generasi mendatang.


Keberadaan Curug Ngeulay menjadi salah satu bukti bahwa Sukabumi memiliki potensi wisata alam yang luar biasa. Meski akses menuju lokasi membutuhkan perjuangan, keindahan air terjun dan suasana hutan yang masih terjaga menjadi daya tarik yang sulit dilupakan.


Lebih dari sekadar tempat untuk menikmati panorama alam, Curug Ngeulay juga mengingatkan pentingnya menjaga kawasan hutan lindung. Sebab, keindahan alam bukan hanya untuk dikunjungi, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama untuk dilestarikan.


Penulis: Ismet 

Iklan