Iklan

,

Iklan

.

BUDI SETIAWAN RESMI PIMPIN IJTI SUKABUMI RAYA PERIODE 2026–2029

REDAKSI
Sabtu, 26 September 2026, 14.38.00 WIB Last Updated 2026-09-26T07:38:48Z

 


NASIONAL KINI | SUKABUMI - Kepemimpinan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sukabumi Raya resmi berganti. Budi Setiawan terpilih sebagai Ketua IJTI Sukabumi Raya periode 2026–2029 melalui proses pemilihan yang berlangsung di SBH Sukawayana, Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (26/9/2026).


Rangkaian kegiatan pemilihan dimulai dari persiapan hingga rapat pleno dan proses pemungutan suara. Pemilihan berlangsung dalam suasana cukup alot sebelum akhirnya Budi Setiawan memperoleh suara terbanyak.


Ketua Panitia Pemilihan, Panji, mengatakan dari total 19 hak pilih, Budi Setiawan memperoleh 10 suara. Sementara Akhmad Fikri mendapatkan 5 suara dan Riski Gustana memperoleh 4 suara.


"Pemilihannya cukup alot. Dari hasil pencoblosan, Budi Setiawan memperoleh 10 suara, Akhmad Fikri 5 suara dan Riski Gustana 4 suara," ujar Panji.



Menurutnya, dari 19 pemilik hak suara, terdapat satu anggota yang berhalangan hadir. Namun, proses pemilihan tetap dapat dilaksanakan setelah panitia mendapatkan arahan dari pimpinan IJTI Jawa Barat.


Anggota yang berhalangan hadir tersebut kemudian mengikuti proses pemilihan secara daring melalui komunikasi yang telah disepakati, sehingga hak pilihnya tetap dapat disalurkan.


Panji berharap kepemimpinan baru IJTI Sukabumi Raya dapat membawa organisasi semakin maju serta memperkuat profesionalisme para jurnalis televisi di wilayah Sukabumi.


"Harapannya ke depan IJTI semakin maju, transparan dan semakin menjaga integritas jurnalistik," katanya.


Selain pemilihan ketua, kegiatan tersebut juga diisi dengan penandatanganan pakta integritas. Pakta tersebut tidak hanya ditandatangani oleh ketua terpilih, tetapi juga seluruh anggota IJTI Sukabumi Raya sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga integritas organisasi dan profesi jurnalistik.


Dengan terpilihnya Budi Setiawan, kepemimpinan IJTI Sukabumi Raya periode 2026–2029 secara resmi memasuki babak baru. Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat solidaritas organisasi sekaligus meningkatkan kualitas dan profesionalitas jurnalis televisi dalam menjalankan tugas jurnalistik.



Penulis : Dani 

Iklan