Iklan

,

Iklan

.

Wujud Empati untuk Kasepuhan Ciptamulya, Wali Kota Sukabumi Bersama PKK dan Toko Bombay Berikan Bantuan dan Harapan Baru

REDAKSI
Minggu, 02 Agustus 2026, 21.47.00 WIB Last Updated 2026-08-02T14:47:22Z

 


NASIONAL KINI | SUKABUMI  – Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musibah kebakaran di Kampung Adat Kesepuhan Cipta Mulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, terus mengalir dari berbagai pihak. Sebagai bentuk empati dan solidaritas, perwakilan Wali Kota Sukabumi, Ranty Rahmatillah, yang juga merupakan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi sekaligus istri Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, hadir langsung di Posko Kesepuhan Cipta Mulya untuk menyerahkan bantuan kepada warga terdampak.


Dalam kegiatan kemanusiaan tersebut, Ranty Rahmatillah didampingi jajaran Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Sukabumi, serta komunitas sosial Perduli Cinta Kasih Toko Bombay Sukabumi. Mereka menyerahkan sekitar 1.000 lembar kain dan kebaya yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat adat Kesepuhan Cipta Mulya.


Pemilihan jenis bantuan tersebut dilakukan setelah mempertimbangkan budaya dan kebiasaan masyarakat adat yang dalam kehidupan sehari-hari menggunakan kebaya dan sinjang (sarung) sebagai pakaian tradisional. Dengan demikian, bantuan yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Ranty Rahmatillah menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Sukabumi bersama PKK dan seluruh pihak yang turut berpartisipasi.


"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Hari ini saya berada di Posko Kesepuhan Cipta Mulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, yang beberapa waktu lalu ditimpa musibah kebakaran. Kami datang ke sini untuk memberikan bantuan berupa kain dan kebaya. Masyarakat harus tahu bahwa ibu-ibu di Cipta Mulya sehari-hari menggunakan kebaya dan sinjang atau sarung. Jadi, siapa pun yang ingin membantu harus memahami apa yang benar-benar dibutuhkan warga di sini. Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.


Ia menambahkan bahwa kehadiran Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi bersama Gerakan Pramuka merupakan wujud nyata semangat gotong royong dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah.



"Saya bersama ibu-ibu PKK Kota Sukabumi hadir hari ini dengan membawa tim PKK dan Pramuka untuk bersama-sama memberikan bantuan kepada masyarakat di Cipta Mulya," tambahnya.


Selain menyalurkan bantuan berupa pakaian adat, rombongan juga menghadirkan layanan kesehatan bagi warga terdampak. Tim dokter dan tenaga medis melakukan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi fisik masyarakat tetap terjaga serta mengantisipasi gangguan kesehatan yang mungkin muncul pascakebakaran.


"Kami juga membawa dokter dan tim medis untuk memeriksa kesehatan warga. Kami khawatir masih ada trauma maupun gangguan kesehatan seperti sesak napas akibat pascakebakaran. Karena itu, pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting dari bantuan yang kami berikan," jelas Ranty.


Perhatian juga diberikan kepada anak-anak yang berada di lokasi pengungsian. Tim PKK, Pramuka, dan relawan dari Perduli Cinta Kasih Toko Bombay Sukabumi mengadakan berbagai permainan edukatif dan kegiatan interaktif guna menciptakan suasana yang hangat dan penuh keceriaan.


Gelak tawa anak-anak mewarnai kegiatan tersebut. Aktivitas bermain bersama diharapkan mampu membantu mengurangi trauma psikologis akibat musibah yang mereka alami sekaligus mengembalikan semangat dan keceriaan mereka.


Kehadiran Pemerintah Kota Sukabumi bersama Tim Penggerak PKK, Gerakan Pramuka, tenaga medis, serta dukungan dari Perduli Cinta Kasih Toko Bombay Sukabumi menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Bantuan yang diberikan tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga memperhatikan aspek budaya, kesehatan, dan pemulihan psikososial warga terdampak.


Melalui aksi kemanusiaan ini, diharapkan masyarakat Kampung Adat Kesepuhan Cipta Mulya dapat segera bangkit, pulih dari dampak musibah, dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari. Sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan harapan baru bagi para korban bencana.


Penulis: Endang 

Iklan