Iklan

,

Iklan

.

Solidaritas Tak Mengenal Batas, KTH Ciguha River Bogor Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi

REDAKSI
Kamis, 30 Juli 2026, 00.23.00 WIB Last Updated 2026-07-29T17:23:31Z

 


NASIONAL KINI | SUKABUMI - Gelombang kepedulian terhadap warga terdampak kebakaran di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, terus berdatangan. Kali ini, bantuan kemanusiaan datang dari Kelompok Tani Hutan (KTH) Ciguha River, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, yang turun langsung menyalurkan bantuan sosial kepada para korban, Rabu (29/7/2026).


Rombongan KTH Ciguha River tiba di lokasi bencana dengan membawa berbagai kebutuhan pokok berupa paket sembako dan perlengkapan lainnya. Bantuan tersebut diangkut menggunakan tujuh unit mobil L300 dan diserahkan langsung kepada masyarakat yang terdampak kebakaran.


Penyaluran bantuan dipimpin Ketua KTH Ciguha River, H. Willy Suhendi, didampingi Wakil Ketua KTH Ciguha River, Pepeng Supendi, bersama unsur Forkopimcam Nanggung serta sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Nanggung.


Wakil Ketua KTH Ciguha River, Pepeng Supendi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan bakti sosial kepada masyarakat Kasepuhan Ciptamulya yang sedang menghadapi musibah.


"Kami menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan berbagai kebutuhan lainnya. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak," ujar Pepeng.


Ia berharap masyarakat tetap tabah dan kuat menghadapi cobaan tersebut. Menurutnya, dukungan dari berbagai elemen masyarakat sangat dibutuhkan agar para korban dapat melewati masa sulit sekaligus memenuhi kebutuhan selama berada di pengungsian.


"Semoga masyarakat Ciptamulya diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini. Insyaallah akan ada jalan terbaik dan seluruh kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi," tambahnya.


Usai menyerahkan bantuan, Ketua KTH Ciguha River, H. Willy Suhendi, juga meninjau langsung kondisi para pengungsi. Ia melihat tenda-tenda darurat yang ditempati warga serta aktivitas dapur umum yang menjadi pusat penyediaan makanan bagi para korban selama masa tanggap darurat.


Kehadiran KTH Ciguha River menjadi salah satu bentuk nyata solidaritas lintas daerah bagi masyarakat Kasepuhan Ciptamulya. Bantuan dari berbagai elemen masyarakat diharapkan terus mengalir sehingga kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi hingga proses pemulihan selesai.


Diketahui, kebakaran yang melanda Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya pada 25 Juli 2026 mengakibatkan kerusakan cukup parah. Sebanyak 51 rumah dan 49 leuit hangus dilalap api.


Selain rumah dan lumbung penyimpanan hasil pertanian, kebakaran juga menghanguskan tiga fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), satu bangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), satu masjid, dua lisung, serta enam warung milik warga.


Akibat peristiwa tersebut, sebanyak 52 kepala keluarga (KK) atau 163 jiwa terdampak. Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah menetapkan status tanggap darurat bencana hingga 31 Juli 2026 guna mempercepat penanganan dan pemulihan bagi masyarakat yang menjadi korban kebakaran.


Penulis: Dani Sanjaya Permas 

Iklan