NASIONAL KINI | SUKABUMI – Suasana demokratis yang sejuk dan penuh kekeluargaan menyelimuti Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi pada Minggu (19/07/2026). Melalui mekanisme Musyawarah Desa (Musdes) Pemilihan Antar Waktu (PAW), Ade Irma resmi terpilih sebagai Kepala Desa Cikujang yang baru. Kemenangan ini tidak hanya menandai regenerasi kepemimpinan, tetapi juga membawa angin segar dan harapan baru bagi seluruh lapisan masyarakat menuju desa yang maju, mandiri, dan agamis.
Pemilihan yang digelar untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa ini berlangsung secara tertib dan transparan. Ade Irma berhasil unggul dari dua kandidat terbaik desa lainnya, yakni Dadang Sasmita dan Uus Somantri. Dalam pemungutan suara yang melibatkan 111 tokoh representatif desa—terdiri dari unsur Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga lembaga kemasyarakatan—Ade Irma sukses mengantongi 52 suara. Angka ini menegaskan besarnya mandat dan kepercayaan yang dititipkan warga di pundak beliau.
Rekam Jejak Pengabdian: Dari Warga untuk Kemajuan Cikujang
Kemenangan Ade Irma bukanlah sebuah kebetulan. Keberhasilan ini dinilai banyak pihak sebagai buah manis dari konsistensi karier dan dedikasi beliau di internal Desa Cikujang selama bertahun-tahun. Sebelum memutuskan maju dalam bursa Pilkades PAW 2026, Ade Irma dikenal sebagai figur pria yang aktif, visioner, dan banyak terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, kepemudaan, serta organisasi kemasyarakatan desa.
Keterlibatannya yang mendalam dalam memahami denyut nadi kehidupan warga Cikujang membuat beliau sangat paham akan potensi sekaligus tantangan yang dihadapi desa ini. Rekam jejaknya yang bersih, komunikatif, dan selalu hadir memberikan solusi di tengah masyarakat menjadi modal sosial yang kuat. Pendekatan humanis inilah yang akhirnya mengetuk hati para pemilik suara dalam Musdes PAW untuk memilih beliau sebagai nakhoda baru Desa Cikujang.
"Kepemimpinan bukan soal pangkat, melainkan tentang seberapa besar kita bisa memberikan manfaat. Karier saya di desa ini didedikasikan sepenuhnya untuk mendengar dan melayani masyarakat," ujar Ade Irma dalam sebuah kesempatan.
Fokus Pemerintahan: Transparansi Anggaran dan Penguatan Infrastruktur
Pasca-pemilihan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi memberikan arahan tegas agar momentum ini dijadikan titik balik pembenahan tata kelola pemerintahan desa. Ade Irma berkomitmen penuh untuk mengimplementasikan manajemen desa yang transparan, akuntabel, dan partisipatif, terutama dalam pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).
Berikut adalah beberapa program strategis yang menjadi fokus utama dalam masa jabatan Ade Irma:
• Transparansi Dana Desa: Mengedepankan digitalisasi informasi dan papan pengumuman publik agar setiap rupiah anggaran desa dapat diawasi langsung oleh masyarakat.
• Peningkatan Infrastruktur: Mempercepat pembangunan jalan lingkungan, sarana air bersih, dan fasilitas publik guna mendukung roda perekonomian warga.
• Optimalisasi Pelayanan Publik: Menerapkan sistem pelayanan yang ramah, cepat, dan bebas pungli dengan memanfaatkan teknologi informasi di kantor desa.
Merajut Kembali Persatuan Pasca-Pilkades
Menyadari bahwa dinamika politik tingkat desa kerap menyisakan sekat di masyarakat, Ade Irma menegaskan bahwa agenda mendesak pertamanya adalah melakukan rekonsiliasi. Beliau merangkul kembali pendukung Dadang Sasmita dan Uus Somantri untuk melebur menjadi satu kekuatan utuh.
"Kontestasi telah usai, kini saatnya kita menghapus perbedaan. Tidak ada lagi kubu nomor satu, dua, atau tiga. Yang ada adalah satu keluarga besar Desa Cikujang. Saya mengharapkan ide-ide cemerlang dari Pak Dadang dan Pak Uus agar kita bisa bersinergi bersama," tegas Ade Irma dengan penuh optimisme.
Harapan Besar Menuju Desa Cikujang yang Mubarokah
Visi besar yang kini diusung di bawah kepemimpinan Ade Irma adalah membawa Cikujang menjadi Desa Mubarokah—sebuah desa yang penuh berkah, maju secara ekonomi, rukun warganya, dan religius tatanan sosialnya. Harapan ini selaras dengan visi Kabupaten Sukabumi yang religius dan mandiri.
Untuk mewujudkannya, pembangunan tidak hanya bertumpu pada fisik atau infrastruktur semata, melainkan juga pada pembangunan mental dan spiritual masyarakat. Penguatan majelis taklim, pemberdayaan pemuda melalui Karang Taruna, serta peningkatan kesejahteraan guru ngaji akan menjadi bagian integral dari program kerjanya ke depan.
Pesan untuk Warga: Mari Bergandengan Tangan Bangun Desa!
Mengakhiri pernyataannya setelah hasil pemungutan suara disahkan, Ade Irma menyampaikan pesan menyentuh kepada seluruh warga Desa Cikujang. Beliau mengingatkan bahwa kepala desa hanyalah seorang konduktor, sedangkan masyarakat adalah pemain musiknya. Harmoni pembangunan hanya akan tercipta jika semua pihak mau bekerja sama.
Pesan Ade Irma untuk Warga Cikujang:
"Pemerintah desa tidak akan bisa berjalan sendirian tanpa dukungan, kritik yang membangun, dan gotong royong dari seluruh warga. Mari kita hilangkan ego, rapatkan barisan, dan langkahkan kaki bersama. Mari kita jadikan Desa Cikujang yang kita cintai ini sebagai Desa Mubarokah yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur. Pintu kantor desa akan selalu terbuka lebar untuk aspirasi panjenengan semua."
Pelantikan resmi Ade Irma nantinya akan menandai babak baru bagi jalannya pemerintahan di Kecamatan Gunungguruh. Bagi Anda yang ingin terus memantau perkembangan program kerja, transparansi anggaran, serta inovasi pelayanan publik di Desa Cikujang, seluruh informasi resmi akan dipublikasikan secara berkala melalui kanal komunikasi publik Pemerintah Kecamatan Gunungguruh dan platform resmi Desa Cikujang.
Selamat bertugas, Pak Kades Ade Irma! Semoga amanah dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Cikujang.
Penulis: DSU
