NASIONAL KINI | SUKABUMI - Di tengah dinamika pembangunan daerah yang semakin pesat, kolaborasi antara pemerintah dan media massa menjadi pilar penting yang tidak dapat dipisahkan. Hal inilah yang mendasari langkah proaktif Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Sukabumi Raya dalam melaksanakan kunjungan silaturahmi ke kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi baru-baru ini, hari Senin, tanggal (12/01/2026).
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kepala Dinas tersebut bukan sekadar seremoni formal. Suasana hangat, akrab, dan terbuka menyelimuti diskusi yang berlangsung, mencerminkan adanya semangat kebersamaan yang tulus antara para pemburu berita dan pemangku kebijakan.
Sambutan Hangat dari Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi
Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Bapak Sigit Widarmadi, menyambut langsung kehadiran jajaran pengurus JWI. Sikap ramah dan terbuka yang ditunjukkan oleh beliau menjadi sinyal positif bagi penguatan hubungan kelembagaan. Dalam keterangannya, Sigit menegaskan bahwa pintu dinasnya selalu terbuka bagi insan pers yang ingin melakukan konfirmasi, koordinasi, maupun kolaborasi.
"Kami memandang rekan-rekan wartawan bukan sebagai pihak luar, melainkan mitra strategis. Informasi mengenai program ketenagakerjaan, pelatihan kerja, hingga perlindungan tenaga kerja tidak akan tersampaikan secara maksimal kepada masyarakat tanpa bantuan media," ujar Sigit Widarmadi.
Peran Pers sebagai Pilar Edukasi Ketenagakerjaan
Dalam dialog tersebut, dibahas mengenai betapa pentingnya peran pers dalam memberikan edukasi kepada publik. Kabupaten Sukabumi, sebagai salah satu basis industri besar di Jawa Barat, memiliki tantangan ketenagakerjaan yang kompleks, mulai dari isu pengangguran, kebutuhan skill pekerja, hingga harmonisasi hubungan industrial.
1. Penyebaran Informasi Program Pemerintah
Banyak program Disnakertrans, seperti bursa kerja (job fair), pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK), hingga program transmigrasi, yang membutuhkan jangkauan publikasi luas. JWI Sukabumi Raya berkomitmen untuk menjadi garda terdepan dalam mendiseminasikan informasi ini agar tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
2. Literasi Hukum Ketenagakerjaan
Pers juga berperan dalam mengedukasi buruh dan pengusaha mengenai regulasi terbaru, seperti aturan upah minimum, hak-hak pekerja, serta prosedur keselamatan kerja (K3). Dengan pemberitaan yang akurat, potensi konflik industrial dapat diminimalisir.
Visi JWI Sukabumi Raya: Profesionalisme dan Integritas
Ketua Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Sukabumi Raya, Lutfi Yahya, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari program kerja organisasi untuk memperkuat jejaring komunikasi dengan berbagai instansi di Sukabumi.
“Tujuan utama kami adalah mempererat hubungan emosional dan membangun kepercayaan (trust). Kami ingin membuka ruang komunikasi yang positif dan berkelanjutan. Pers harus hadir sebagai penyambung lidah rakyat sekaligus mitra kritis bagi pemerintah,” tegas Lutfi.
Lutfi juga menambahkan bahwa profesionalisme jurnalis adalah harga mati. Melalui silaturahmi ini, JWI ingin memastikan bahwa setiap informasi yang keluar dari Disnakertrans dapat dikelola menjadi berita yang berimbang, objektif, dan bertanggung jawab.
Mendorong Pelayanan Publik yang Prima
JWI berharap melalui kedekatan ini, Disnakertrans dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publiknya. Pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan di wilayah Sukabumi juga diharapkan semakin ketat, guna memastikan tidak ada pelanggaran terhadap hak-hak normatif pekerja.
Sinergi untuk Sukabumi yang MUBAROKAH
Kabupaten Sukabumi memiliki visi untuk menjadi daerah yang lebih maju dan berdaya saing, menuju Sukabumi Mubarokah (Maju, Unggul, Berbudaya dan Berkah). Faktor tenaga kerja adalah kunci utamanya. Ketika dinas terkait mampu menjalankan fungsinya dengan baik dan didukung oleh kontrol sosial dari pers yang sehat, maka stabilitas ekonomi daerah akan terjaga.
Sigit Widarmadi mengapresiasi semangat kritis namun konstruktif yang dibawa oleh JWI. Menurutnya, kritik dari media adalah "vitamin" bagi pemerintah agar tidak lengah dan terus berbenah. Sebaliknya, JWI berkomitmen untuk tetap menjaga independensi sambil terus mendukung program pembangunan yang pro-rakyat.
Kesimpulan: Langkah Awal Kolaborasi Tanpa Batas
Silaturahmi antara Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Sukabumi Raya dengan Disnakertrans Kabupaten Sukabumi ini diharapkan menjadi momentum titik balik penguatan sinergi di Sukabumi. Bukan hanya sekadar pertemuan di atas meja, namun diimplementasikan dalam bentuk kerja nyata di lapangan.
Dengan semangat kekeluargaan, kedua belah pihak sepakat bahwa kemajuan Kabupaten Sukabumi adalah tanggung jawab bersama. Wartawan yang profesional dan birokrasi yang transparan adalah kombinasi sempurna untuk menciptakan masyarakat yang informatif dan sejahtera.
Penulis: DSU
