NASIONAL KINI | SUKABUMI – Wawancara Khusus, hari Rabu, tanggal (07/01/2025)6), mengupas dinamika organisasi kepemudaan di Kabupaten Sukabumi belakangan ini menjadi sorotan publik. Munculnya isu mengenai "KNPI Tandingan" sempat menimbulkan tanda tanya di kalangan akar rumput. Namun, di tengah riuh rendah klaim tersebut, sosok Yandra Utama Santosa, Ketua DPD KNPI Kabupaten Sukabumi, menunjukkan kelasnya sebagai pemimpin yang tidak hanya piawai dalam retorika, tetapi juga kokoh dalam legitimasi dan prestasi nyata.
Yandra menyikapi, "Fenomena dualisme atau tandingan ini bukan dengan kegaduhan, melainkan dengan kerja-kerja organisasi yang terukur. Baginya, marwah KNPI tidak ditentukan oleh siapa yang paling lantang berteriak, melainkan siapa yang paling banyak berbuat untuk pemuda di 47 kecamatan," tegasnya.
Legitimasi Hukum dan Moral: Satu Komando di Bawah Yandra
Salah satu Ketua Partai yang tidak mau disebutkan namanya, mengungkapkan, "Bagi pengamat kebijakan publik dan kepemudaan, isu KNPI tandingan di Kabupaten Sukabumi dinilai sebagai dinamika usang yang tidak memiliki dasar hukum yang kuat. Yandra Utama Santosa berdiri di atas pijakan yang jelas: memiliki SK yang sah, diakui oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi, dan didukung oleh mayoritas Organisasi Kepemudaan (OKP) yang memiliki hak suara sah," jelasnya.
Menanggapi adanya pihak yang mengklaim sebagai pengurus tandingan, Yandra bersikap tenang namun tegas. Ia menekankan bahwa energi pemuda tidak boleh habis hanya untuk mengurusi konflik internal yang tidak produktif.
"Pemuda Sukabumi hari ini butuh solusi, bukan polusi informasi. Kami fokus pada pengabdian. Jika ada yang merasa sebagai tandingan, biarlah masyarakat dan sejarah yang menilai siapa yang benar-benar bekerja di tengah-tengah pemuda," ungkap Yandra dalam sebuah diskusi terbatas.
Rekam Jejak Prestasi: Jawaban Telak Atas Keraguan
Sejak menakhodai KNPI Kabupaten Sukabumi, Yandra telah membawa perubahan paradigma dari organisasi yang bersifat seremonial menjadi organisasi yang fungsional. Berikut adalah sederet pencapaian yang menjadi bukti kinerja nyata Yandra:
1. Advokasi Perbup Kepemudaan: Legacy Bersejarah
Pencapaian paling monumental Yandra adalah keberaniannya mengawal regulasi. Ia sadar bahwa tanpa payung hukum yang kuat, anggaran kepemudaan akan selalu terpinggirkan. Yandra secara intensif melakukan lobi dan audiensi dengan eksekutif maupun legislatif untuk segera merampungkan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai turunan dari Perda Kepemudaan. Ini adalah langkah konkret agar pemuda Sukabumi memiliki jaminan fasilitas dan anggaran secara permanen, siapapun pemimpinnya nanti.
2. Reaktivasi PK KNPI di 47 Kecamatan
Yandra berhasil menghidupkan kembali "sel-sel" perjuangan pemuda di tingkat kecamatan. Melalui pelantikan dan pembinaan intensif di Pengurus Kecamatan (PK), KNPI kini bukan lagi sekadar nama di tingkat kabupaten, melainkan hadir di pelosok desa sebagai mitra strategis camat dalam pembangunan lokal.
3. Pemberdayaan Ekonomi melalui 'Millennial Entrepreneur'
Menyadari tingginya angka pengangguran, Yandra meluncurkan program pelatihan kewirausahaan. Bukan sekadar seminar, KNPI di bawah arahannya melakukan pendampingan pembuatan NIB (Nomor Induk Berusaha), sertifikasi Halal, hingga membuka akses pemasaran bagi produk-produk UMKM garapan anak muda Sukabumi.
4. Sinergi Strategis dengan Pemerintah Daerah
Yandra memposisikan KNPI sebagai strategic partner bagi Bupati Sukabumi. Ia berhasil meyakinkan pemerintah bahwa pemuda adalah aset, bukan beban. Hal ini terbukti dengan dilibatkannya KNPI dalam berbagai program strategis daerah, mulai dari isu penanganan stunting hingga promosi pariwisata Ciletuh Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGG).
5. Aksi Sosial dan Respons Cepat Bencana
Kabupaten Sukabumi yang rawan bencana menjadi ladang pengabdian bagi KNPI. Di bawah instruksi Yandra, Bidang Penanggulangan bencana KNPI selalu hadir di garis depan saat terjadi bencana alam, memberikan bantuan logistik, dan trauma healing bagi korban. Ini memperkuat citra KNPI sebagai organisasi yang humanis.
Strategi Menghadapi 'Tandingan': Mengutamakan Persatuan
Strategi Yandra dalam menyikapi isu tandingan sangat elegan. Alih-alih melakukan konfrontasi fisik atau hukum yang berkepanjangan, ia justru merangkul elemen-elemen yang sempat berseberangan untuk kembali ke rumah besar KNPI.
"Pintu KNPI selalu terbuka. Perbedaan pendapat adalah bumbu demokrasi, tapi perpecahan adalah kerugian bagi masa depan pemuda. Kami tetap merangkul semua pihak yang ingin membangun Sukabumi secara tulus," tambah Yandra.
Sikap inklusif ini membuat dukungan terhadap Yandra justru semakin mengkristal. Banyak OKP yang awalnya ragu, kini merapat karena melihat konsistensi Yandra dalam menjalankan roda organisasi. Ia membuktikan bahwa legitimasi sejati datang dari pengakuan grassroot (akar rumput), bukan sekadar stempel di atas kertas.
Visi Kedepan: Sukabumi Emas di Tangan Pemuda
Menyongsong Indonesia Emas 2045, Yandra memiliki visi besar untuk menjadikan pemuda Sukabumi sebagai pemain utama, bukan penonton. Ia tengah menyiapkan peta jalan (road map) digitalisasi kepemudaan, di mana seluruh potensi pemuda Sukabumi terdata dalam satu basis data yang terintegrasi.
Dengan prestasi yang berderet dan ketegasan dalam menyikapi konflik, Yandra Utama Santosa telah menetapkan standar tinggi bagi kepemimpinan KNPI di masa depan. Isu "tandingan" perlahan sirna dengan sendirinya, tertutup oleh gemuruh prestasi dan aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Kesimpulan
Kepemimpinan Yandra di KNPI Kabupaten Sukabumi adalah potret ketenangan di tengah badai. Dengan fokus pada regulasi (Perbup), penguatan ekonomi (UMKM), dan soliditas organisasi, Yandra tidak hanya berhasil mempertahankan marwah KNPI, tetapi juga mengangkat derajat pemuda Sukabumi ke level yang lebih tinggi.
Bagi Yandra, tantangan sesungguhnya bukanlah "siapa saingan kita", melainkan "sejauh mana kita bisa bermanfaat". Dan sejauh ini, Yandra telah membuktikan bahwa ia adalah nakhoda yang tepat untuk membawa kapal besar pemuda Sukabumi menuju pelabuhan kesuksesan.
Penulis: DSU
