NASIONAL KINI | SUKABUMI - Open Turnamen BARETI Buniwangi Cup 2025 resmi memasuki babak 8 besar dengan mempertemukan Buniwangi Raya A menghadapi Semut Hitam. Pertandingan berlangsung di Stadion Labuan Bulan, Buniwangi, pada Sabtu sore, 3 Januari 2026, dan berlangsung sengit serta penuh antusiasme penonton.
Sejak awal laga, kedua tim tampil terbuka dan saling melancarkan serangan. Hingga waktu normal berakhir, skor tetap imbang 2–2, sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam babak tos-tosan, Buniwangi Raya A tampil lebih tenang dan berhasil memenangkan adu penalti dengan skor 3–0. Hasil tersebut memastikan Buniwangi Raya A melaju ke babak semifinal (4 besar) Open Turnamen BARETI Buniwangi Cup 2025.
Meski berlangsung meriah, pertandingan sempat diwarnai ketegangan pada babak kedua, khususnya di menit-menit akhir. Sejumlah pemain Semut Hitam terlihat tidak menerima beberapa keputusan wasit yang dinilai tegas, sehingga terjadi perdebatan di lapangan. Namun berkat kesigapan panitia dan pengamanan, situasi dapat dikendalikan dan laga tetap berjalan kondusif hingga selesai.
Menanggapi insiden tersebut, Ketua Panitia BARETI Buniwangi Cup 2025, Efri Darlin M. Dachi, menegaskan bahwa ketegasan wasit dan panitia semata-mata dilakukan demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran turnamen.
"Ketegasan ini bukan untuk merugikan pihak mana pun. Pemain senior seharusnya bisa menjadi contoh yang baik bagi generasi muda. Wasit memang kami minta bersikap tegas agar pertandingan berjalan tertib dan aman," ujar Efri.
Ia juga menegaskan bahwa panitia tidak berpihak kepada tim mana pun. Menurutnya, jika panitia memihak, maka turnamen tidak akan memiliki nilai sportivitas.
"Turnamen ini adalah hajat kita bersama dan harus dijaga bersama. Kami ingin BARETI Buniwangi Cup dapat terus berlanjut setiap tahun. Jika terjadi pelanggaran atau kericuhan yang memancing emosi penonton ataupun pemain, itu bisa berdampak serius hingga izin turnamen ke depan terancam," tegasnya.
Efri juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan masih terdapat kekurangan. Ia menegaskan bahwa langkah tegas yang diambil panitia bertujuan menjaga kondusivitas lapangan serta masa depan turnamen sepak bola di Buniwangi.
Dengan hasil ini, Buniwangi Raya A resmi melangkah ke babak 4 besar dan semakin dekat dengan perebutan gelar juara BARETI Buniwangi Cup 2025.
Penulis: Ismet
