NASIONAL KINI | SUKABUMI – Sebuah prestasi membanggakan dan penuh keharuan kembali diukir oleh Kabupaten Sukabumi di panggung nasional. Dalam ajang bergengsi Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026 yang berlangsung pada 13–15 Oktober 2026 di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, BAZNAS Kabupaten Sukabumi resmi dinobatkan sebagai BAZNAS Kabupaten Terbaik di Indonesia.
Penghargaan tertinggi BAZNAS Awards 2026 ini menjadi bukti nyata atas dedikasi, kerja keras, serta komitmen tanpa henti dalam menghadirkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bagi kemaslahatan masyarakat.
Buah Kepercayaan Muzaki dan Dedikasi Amilin
Trofi penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung dan diterima penuh rasa syukur oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Dr. Unang Sudarma. Tepuk tangan riuh dari seluruh peserta Rakornas se-Indonesia turut mengiringi momen bersejarah yang membawa nama harum Sukabumi ke tingkat nasional.
Dalam nada penuh kehangatan dan rasa syukur, Dr. Unang Sudarma menyampaikan bahwa capaian luar biasa ini bukanlah milik pimpinan semata, melainkan buah dari sinergi indah seluruh elemen masyarakat.
"Terima kasih yang mendalam kami haturkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi, seluruh jajaran pimpinan, para amilin yang tak kenal lelah, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta seluruh muzaki dan mustahik. Kepercayaan dan gotong royong inilah yang mengantarkan BAZNAS Kabupaten Sukabumi meraih penghargaan terbaik nasional," tutur Dr. Unang penuh haru.
Dinilai Ketat oleh Tim Juri Independen Lintas Sektor
Penghargaan BAZNAS Awards 2026 terasa semakin istimewa karena proses penilaiannya dilakukan secara independen, ketat, dan objektif. Tim juri yang menilai kinerja BAZNAS se-Indonesia terdiri dari lima tokoh nasional terkemuka dari berbagai latar belakang, yaitu:
• Gubernur Lemhannas RI – Menilai dari sudut pandang ketahanan nasional dan penguatan sosial.
• Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) – Menilai dari aspek inovasi program dan dampak berbasis data.
• Prof. Dr. Hamdan Zulfa (Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi) – Menilai tata kelola, transparansi, dan kepatuhan hukum.
• Arzety Bilbina (Tokoh Publik/Anggota DPR RI) – Menilai keterjangkauan dan komunikasi publik.
• Indra Sjafri (Pelatih Sepak Bola Nasional) – Menilai kepemimpinan, kerja sama tim, dan konsistensi kinerja.
Kehadiran juri lintas disiplin ini menegaskan bahwa BAZNAS Kabupaten Sukabumi unggul tidak hanya dalam jumlah perolehan ZIS, tetapi juga dalam efektivitas penyaluran, inovasi program pemberdayaan ekonomi, serta tata kelola keuangan yang sangat teruji.
Menghadirkan Senyum dan Harapan Baru Bagi Umat
Pencapaian ini menjadi sinyal positif bahwa pengelolaan zakat di Kabupaten Sukabumi telah mentransformasi dana keumatan menjadi jalan keluar atas berbagai persoalan sosial. Berbagai program unggulan BAZNAS Sukabumi—mulai dari bantuan modal usaha mikro, beasiswa pendidikan, penanganan kesehatan, hingga program Sukabumi Peduli—telah terbukti mampu mengubah mustahik (penerima zakat) menjadi sosok yang mandiri, bahkan berpotensi menjadi muzaki (pemberi zakat) di masa depan.
Vibes positif dari penghargaan ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi masyarakat Sukabumi untuk terus membudayakan gerakan berzakat, berinfak, dan bersedekah melalui lembaga resmi.
Memperkuat Komitmen Menuju Sukabumi yang Sejahtera dan Berkah
Dengan raihan gelar BAZNAS Kabupaten Terbaik 2026, BAZNAS Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk tidak cepat berpuas diri. Kemenangan ini justru menjadi bahan bakar baru untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas jangkauan manfaat zakat hingga ke pelosok desa, serta menjaga amanah umat dengan penuh integritas.
Mari kita wujudkan Kabupaten Sukabumi yang makin sejahtera, mandiri, dan berkah dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Sukabumi—lembaga resmi, terpercaya, dan terbukti terbaik di Indonesia!
Penulis: DSU
