NASIONAL KINI | SUKABUMI – Menjelang musim hujan, Dinas Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Jawa Barat meninjau bantaran Sungai Cigangsa atau Cibelang yang berada di wilayah RW 08 dan RW 09, Kelurahan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Senin (12/10/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk menindaklanjuti kekhawatiran warga penerima manfaat program rumah panggung yang berada di sekitar bantaran sungai.
Warga khawatir meningkatnya debit air saat musim hujan dapat menggerus bantaran sungai dan berpotensi mengancam keamanan rumah panggung yang merupakan bagian dari program Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM.
Dalam peninjauan tersebut, tim dari PSDA Provinsi Jawa Barat bersama unsur pelaksana turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi bantaran sungai serta mengidentifikasi langkah penanganan yang diperlukan. Tim pelaksana diketahui melibatkan tenaga ahli khusus dari tingkat provinsi dan sejumlah unsur lokal.
Lurah Palabuhanratu, Odang Sasmita, yang akrab disapa Kang Sas, mengatakan monitoring tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut atas kondisi bantaran sungai yang menjadi perhatian masyarakat. Menurutnya, peninjauan itu juga berkaitan dengan rencana pengiriman material bronjong untuk penanganan di lokasi.
"Monitoring tadi dilakukan oleh PSDA Provinsi Jawa Barat. Rencananya, besok juga ada pengiriman bronjong untuk penanganan di bantaran sungai," Lurah Odang.
Ia berharap penanganan tersebut dapat segera direalisasikan, mengingat musim hujan mulai mendekat dan warga membutuhkan kepastian terkait keamanan lingkungan tempat tinggal mereka.
Selain itu, Lurah Odang meminta agar pengawasan pekerjaan tidak hanya melibatkan pihak provinsi, tetapi juga unsur pengawas dari tingkat lokal. Menurutnya, keterlibatan tenaga lokal diperlukan karena mereka lebih memahami kondisi geografis, karakteristik aliran sungai, serta situasi lingkungan di sekitar lokasi.
"Saya berharap keterlibatan pengawas bukan hanya dari provinsi, tetapi juga dari unsur lokal. Setidaknya, pihak lokal memahami kondisi dan karakteristik wilayah di sini sehingga pelaksanaan pekerjaan bisa lebih sesuai dengan kebutuhan lapangan," ungkapnya.
Ia menambahkan, pihak kelurahan juga telah melibatkan unsur terkait untuk mengikuti peninjauan langsung. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu memastikan kondisi di lapangan menjadi perhatian dalam perencanaan maupun pelaksanaan penanganan bantaran sungai.
Lurah Odang berharap usulan keterlibatan pengawas lokal dapat dipenuhi agar koordinasi antara pemerintah provinsi dan pihak setempat berjalan dengan baik.
Menurutnya, penanganan bantaran Sungai Cigangsa atau Cibelang menjadi hal penting untuk diperhatikan karena berkaitan langsung dengan keamanan rumah panggung dan kekhawatiran warga yang tinggal di sekitar aliran sungai.
Melalui peninjauan tersebut, diharapkan langkah penanganan yang direncanakan dapat segera ditindaklanjuti, sehingga potensi penggerusan bantaran sungai saat musim hujan dapat diantisipasi dan keamanan warga penerima manfaat program rumah panggung di Kelurahan Palabuhanratu lebih terjaga.
Penulis: Ismet
