NASIONAL KINI | SUKABUMI – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Sukabumi Raya resmi memiliki nahkoda baru. Dalam Musyawarah Koordinator Daerah (Muskorda) yang digelar Jumat (26/09/2026), Syahdan terpilih sebagai Ketua IJTI Sukabumi Raya untuk periode mendatang dengan mengusung visi kepemimpinan yang responsif dan berorientasi pada penguatan advokasi.
Syahdan menegaskan, tantangan jurnalis televisi hari ini tidak hanya soal teknis peliputan, tetapi juga soal kerentanan terhadap sengketa pers, intimidasi, hingga tekanan di lapangan. Karena itu, sejak dari meja kesekretariatan, ia langsung memasang kuda-kuda untuk memastikan organisasi tidak gagap saat anggotanya menghadapi masalah hukum.
"Pengalaman di meja persidangan membuktikan bahwa advokasi butuh kesiapan instrumen: mulai dari keterpaduan data, kecepatan koordinasi internal, hingga kepastian pendampingan hukum yang utuh. Karena itu, dari meja kesekretariatan, kami memasang kuda-kuda sejak awal agar saat ada kawan jurnalis yang tersandung sengketa pers atau ditekan di lapangan, IJTI langsung bergerak mendampingi tanpa jeda birokrasi," paparnya.
Untuk mewujudkan visi responsif tersebut, Syahdan melakukan penguatan struktural di bidang advokasi. Bidang Hukum dan Advokasi kini dikoordinatori oleh Panji Apriyanto bersama Suhendi, yang akan menjadi ujung tombak dalam penanganan kasus-kasus yang menimpa jurnalis.
Lebih lanjut, Syahdan menambahkan bahwa bidang tersebut tidak akan berjalan sendiri. Ia akan disinergikan dengan mitra penegak hukum dan lembaga profesi, sejalan dengan misi kemitraan strategis untuk mengawal kebebasan pers di Sukabumi Raya.
"Bidang Hukum dan Advokasi yang kini dikoordinatori oleh Panji Apriyanto bersama Suhendi akan disinergikan dengan mitra penegak hukum dan lembaga profesi, sejalan dengan misi kemitraan strategis pengawal kebebasan pers," jelasnya.
Ia menegaskan, Muskorda yang telah tuntas bukanlah akhir, melainkan awal dari kerja nyata untuk memastikan rasa aman bagi seluruh jurnalis televisi yang bertugas di wilayah Sukabumi.
"Muskorda telah tuntas, sekarang saatnya memastikan setiap jurnalis televisi di Sukabumi Raya merasa aman menjalankan profesinya. Organisasi ini adalah rumahu pelindung, dan kami berkomitmen penuh memastikan tidak ada lagi jurnalis yang merasa berjuang sendirian saat mencari kebenaran untuk publik," pungkas Syahdan.
Penulis: Endang
