NASIONAL KINI | SUKABUMI – Kepedulian terhadap kondisi infrastruktur lingkungan kembali ditunjukkan seorang pengusaha benur atau BBL (benih bening lobster) di Kabupaten Sukabumi. Prihatin melihat kondisi jalan lingkungan yang rusak dan tak kunjung mendapatkan perbaikan, pengusaha tersebut akhirnya memilih mengeluarkan dana pribadi untuk mengaspal jalan sepanjang kurang lebih 350 meter serta halaman seluas sekitar 60 meter.
Perbaikan jalan lingkungan tersebut berada di RT 02/RW 07, Kampung Pajagan, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Proses pengaspalan menggunakan aspal hotmix dan selesai dikerjakan pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Sebelum diperbaiki, kondisi jalan tersebut diketahui cukup memprihatinkan. Permukaan jalan bergelombang dan terdapat banyak lubang di sejumlah titik, sehingga mengganggu kenyamanan serta kelancaran warga yang setiap hari menggunakan akses tersebut.
Kini, setelah dilakukan pengaspalan, kondisi jalan tampak jauh lebih rapi dan nyaman dilintasi. Warga pun menyambut baik perbaikan tersebut karena jalan lingkungan menjadi lebih mudah dilalui, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Pengusaha benur yang memilih untuk tidak disebutkan namanya mengatakan, keputusan mengaspal jalan menggunakan biaya pribadi berawal dari keprihatinannya melihat kondisi jalan di lingkungan tempat tinggalnya.
«“Saya awalnya sangat prihatin memperhatikan jalan lingkungan di sekitar kampung kami yang sudah banyak lubangnya. Kami sudah mengajukan permohonan perbaikan kepada pihak Desa Cikahuripan dan instansi pemerintah lainnya,” ungkapnya.»
Menurutnya, permohonan perbaikan tersebut telah disampaikan sejak hampir satu tahun lalu. Namun, hingga waktu yang cukup lama, belum terdapat tanda-tanda perbaikan jalan akan direalisasikan.
Kondisi tersebut akhirnya mendorong dirinya untuk mengambil inisiatif bersama masyarakat setempat.
“Namun sudah hampir satu tahun belum ada tanda-tanda mau ada perbaikan. Akhirnya saya berkomunikasi dengan warga dan Ketua RT 02/07 bahwa biarlah saya yang akan membiayai dengan dana pribadi untuk perbaikan jalan lingkungan ini,” ujarnya.
Keputusan tersebut kemudian direalisasikan dengan melakukan pengaspalan jalan menggunakan hotmix. Setelah pekerjaan selesai, akses jalan yang sebelumnya rusak kini terlihat lebih baik dan dapat kembali digunakan warga dengan lebih nyaman.
Kades Apresiasi Kepedulian Pengusaha Benur
Kepala Desa Cikahuripan, Jaro Midun, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengusaha benur yang telah menunjukkan kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur lingkungan dengan menggunakan dana pribadi.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat, khususnya warga yang selama ini menggunakan jalan tersebut sebagai akses aktivitas sehari-hari.
“Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada pengusaha benur yang telah memperbaiki jalan lingkungan ini dengan dana pribadi,” kata Jaro Midun.
Ia menilai kepedulian tersebut juga menjadi salah satu gambaran bahwa aktivitas masyarakat yang berkaitan dengan usaha benur atau BBL dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat pesisir.
Jaro Midun berharap perhatian terhadap para nelayan penangkap BBL terus diberikan oleh pemerintah, khususnya Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sukabumi.
«“Ini menjadi bukti bahwa nelayan yang menangkap benur bisa lebih sejahtera. Dan saya berharap kepada DKP Kabupaten Sukabumi untuk terus mendukung dan memastikan aspirasi dari nelayan penangkap BBL, agar penangkapan BBL di laut dilegalkan,” tuturnya.
Ia menambahkan, menurutnya aktivitas tersebut telah memberikan peluang ekonomi yang cukup menjanjikan bagi masyarakat pesisir yang menggantungkan kehidupan dari sektor kelautan.
“Karena sudah terbukti bahwa nelayan penangkap BBL lebih menjanjikan dan lebih sejahtera,” sambungnya.»
Warga Sambut Baik Jalan yang Kini Lebih Layak
Perbaikan jalan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar. Warga mengaku bersyukur karena akses yang sebelumnya berlubang dan bergelombang kini telah diperbaiki.
Dengan selesainya pengaspalan pada Jumat, 28 Agustus 2026, masyarakat berharap jalan tersebut dapat memberikan kenyamanan dan memperlancar aktivitas warga sehari-hari.
Masyarakat juga menyampaikan terima kasih kepada pengusaha benur yang telah rela mengeluarkan biaya dari kantong pribadi demi memperbaiki fasilitas umum yang digunakan bersama.
Perbaikan jalan lingkungan secara mandiri tersebut menjadi contoh adanya kepedulian masyarakat dan pelaku usaha terhadap kondisi lingkungan sekitar. Di tengah keterbatasan anggaran pembangunan desa, inisiatif warga maupun pengusaha yang memiliki kepedulian sosial dinilai dapat membantu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
Jalan sepanjang sekitar 350 meter yang kini telah dilapisi aspal hotmix diharapkan dapat bertahan lama serta memberikan manfaat bagi warga Kampung Pajagan, khususnya masyarakat RT 02/RW 07 Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.
Bagi masyarakat setempat, perbaikan tersebut bukan sekadar membuat jalan terlihat lebih rapi, tetapi juga menjadi akses penting yang menunjang mobilitas dan aktivitas ekonomi warga sehari-hari.
Penulis: Endang
