Iklan

,

Iklan

.

RSUD Palabuhanratu Koordinasi Matangkan Pembukaan Gedung IGD Baru, Lintas OPD Siap Dukung Operasional

REDAKSI
Rabu, 22 Juli 2026, 22.30.00 WIB Last Updated 2026-07-22T15:32:51Z

 


NASIONAL KINI | SUKABUMI – UOBK RSUD Palabuhanratu menggelar rapat koordinasi persiapan pembukaan Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) baru pada Rabu (22/7/2026). Rapat tersebut menjadi langkah pemantapan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) guna memastikan seluruh kesiapan sarana, prasarana, hingga dukungan infrastruktur menjelang pengoperasian gedung baru.


Rapat dihadiri oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sukabumi, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Camat Palabuhanratu, Kepala Bagian Kerja Sama Setda, Kepala Bagian Hukum Setda, serta Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Sukabumi.


Direktur Utama RSUD Palabuhanratu, dr. Ruli Suyono Saputra, mengatakan rapat koordinasi tersebut membahas pembagian tugas masing-masing OPD dalam rangka mengaktifkan dan membuka pelayanan di gedung IGD baru.


"Alhamdulillah rapat berjalan lancar. Kami mendapat dukungan penuh dari seluruh OPD. Masing-masing sudah memiliki tugas dan tanggung jawab, terutama untuk pekerjaan di bagian eksternal gedung," ujarnya.



Menurutnya, pihak rumah sakit akan fokus menyelesaikan pekerjaan internal gedung, sementara sejumlah OPD menangani berbagai kebutuhan di luar gedung, seperti pembersihan pohon, penertiban, penataan penerangan jalan umum (PJU), hingga penataan kawasan sekitar.


"Semua mendukung penuh pengaktifan gedung IGD baru ini karena tujuan utamanya adalah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," katanya.


Ia berharap dengan dipindahkannya pelayanan dari IGD lama ke gedung baru, kualitas layanan kegawatdaruratan dapat menjadi lebih optimal, nyaman, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.


Untuk jadwal peresmian, dr. Ruli menyampaikan pihaknya menargetkan gedung IGD baru dapat diresmikan pada 10 September 2026, bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi, apabila seluruh persiapan dapat diselesaikan sesuai rencana.



"Insyaallah kalau semua berjalan lancar, peresmian dilaksanakan pada 10 September, Kami berusaha semaksimal mungkin agar seluruh pekerjaan selesai sebelum tanggal tersebut," ungkapnya.


Sementara itu, PIC Pembangunan Gedung IGD RSUD Palabuhanratu, dr. Rizky Tanjil, menjelaskan bahwa progres pembangunan dan penataan gedung telah mencapai sekitar 60 hingga 70 persen.


Menurutnya, pembersihan area luar dan dalam gedung telah selesai dilakukan. Selain itu, pengecatan bangunan, pemasangan instalasi listrik, dan jaringan air juga telah rampung.


"Yang masih menjadi pekerjaan adalah instalasi gas medis. Setelah dilakukan pengecekan, tekanan gas dari instalasi eksisting dinilai tidak mencukupi apabila langsung disambungkan ke gedung baru, sehingga diperlukan jalur instalasi gas medis tersendiri," jelasnya.



Ia menambahkan, setelah instalasi gas medis selesai, tahap berikutnya adalah pemindahan sarana dan prasarana medis maupun nonmedis, termasuk alat kesehatan (alkes) dan mebel.


"Kami terus berkoordinasi dengan seluruh bidang agar seluruh pekerjaan bisa segera rampung. Target kami pelayanan di gedung IGD baru sudah dapat berjalan pada akhir Agustus 2026," katanya.


Dari sisi kapasitas pelayanan, gedung IGD baru dirancang memiliki 28 tempat tidur (bed) yang seluruhnya telah dipasang headboard untuk mendukung sistem gas medis sentral. Namun, berdasarkan kondisi ruang yang tersedia, kapasitas tersebut masih memungkinkan untuk ditingkatkan hingga 32 bed apabila diperlukan.


Dengan hadirnya gedung IGD baru ini, RSUD Palabuhanratu diharapkan mampu meningkatkan mutu pelayanan kegawatdaruratan, mempercepat penanganan pasien, serta memberikan fasilitas kesehatan yang lebih representatif bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.


Penulis: Ismet 

Iklan