Iklan

,

Iklan

.

Palabuhanratu Jadi Lokasi Penyuluhan Risiko Bencana MAIPARK Indonesia, Warga Dibekali Mitigasi Gempa dan Tsunami

REDAKSI
Senin, 20 Juli 2026, 23.23.00 WIB Last Updated 2026-07-20T16:23:31Z

 


NASIONAL  KINI | SUKABUMI - PT Reasuransi MAIPARK Indonesia menggelar kegiatan Penyuluhan Risiko Bencana Tahun 2026 di Aula Kantor Kecamatan Palabuhanratu, Senin (20/7/2026). Kegiatan ini diselenggarakan secara khusus untuk memberikan edukasi serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam melakukan mitigasi menghadapi potensi bencana gempa bumi, tsunami, dan bencana pesisir yang menjadi tantangan di wilayah tersebut.


Acara ini dihadiri langsung oleh Camat Palabuhanratu, Sutopo, S.IP., Sekretaris Kecamatan Palabuhanratu, para Kepala Desa dan Lurah atau Sekretaris Desa yang mewakili, unsur Babinsa, perwakilan P2BK, serta pengurus TP PKK setempat.


Dalam kesempatannya, Diki selaku perwakilan dari PT Reasuransi MAIPARK Indonesia menyampaikan bahwa upaya edukasi kebencanaan ini merupakan program berkelanjutan yang dilakukan pihaknya secara menyeluruh.


"Kegiatan sosialisasi dan edukasi ini kami lakukan menyasar dari tingkat akar rumput di desa-desa, bahkan kami perluas jangkauannya hingga ke lingkungan sekolah-sekolah. Hal ini penting agar pemahaman akan keselamatan dan mitigasi bencana tumbuh sejak dini dan menyebar ke seluruh lapisan masyarakat," ungkap Diki. senin (20/7/2026)


Diki menambahkan, pemilihan wilayah pesisir Palabuhanratu sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan, mengingat karakteristik wilayah yang rawan terhadap potensi bencana hidrometeorologi maupun tektonik. Pengetahuan yang tepat diharapkan mampu mengurangi kepanikan dan meminimalkan risiko kerugian saat keadaan darurat terjadi.


Diki pun berharap, melalui kegiatan penyuluhan ini, peserta yang hadir dapat menjadi penggerak dan penyebar informasi yang benar di lingkungannya masing-masing. "Semoga apa yang disampaikan hari ini dapat dipahami dengan baik dan diterapkan. Kami berharap masyarakat Palabuhanratu semakin tangguh, tenang, dan sigap dalam menghadapi segala kemungkinan risiko bencana, sehingga keselamatan dan harta benda dapat lebih terjaga," pungkasnya.


Kegiatan berlangsung dengan interaktif, di mana para peserta tampak antusias menyimak materi serta berdiskusi terkait langkah-langkah antisipasi yang harus disiapkan di lingkungan masing-masing.


Penulis: Ismet 

Iklan