NASIONAL KINI | SUKABUMI — Semangat gotong royong dan kesadaran kolektif warga Kampung Ciseureuh RT 48 RW 20, Desa Sukaresmi, memasuki babak baru yang penuh optimisme. Melalui musyawarah warga yang hangat dan penuh rasa kekeluargaan, Forum Masyarakat Ciseureuh Hudang resmi dibentuk. Kehadiran wadah ini ditujukan untuk membawa dampak nyata bagi kesejahteraan, transparansi, dan pemberdayaan lingkungan Kampung Ciseureuh secara berkelanjutan, wawancara edisi khusus, bersama Ade Nasihin, hari Jumat, tanggal (24/07/2026).
Dalam momentum bersejarah tersebut, warga secara bulat mempercayakan kepemimpinan forum kepada Ade Nasihin sebagai Ketua Forum Masyarakat Ciseureuh Hudang. Sosok yang dikenal berintegritas dan memiliki rekam jejak kuat di bidang pengawasan publik serta pendampingan hukum bersama LSM dan LBH BAKKIN ini dinilai sebagai figur yang tepat untuk mengayomi sekaligus menggerakkan potensi warga Kampung Ciseureuh.
Membangun Kesadaran dan Kemandirian Warga Kampung Ciseureuh
Pembentukan Forum Ciseureuh Hudang bukan lahir dari kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, melainkan murni dari dorongan warga Kampung Ciseureuh RT 48 RW 20 Desa Sukaresmi yang menginginkan kemajuan bersama. Kata “Hudang” yang berarti bangkit, menjadi simbol pergerakan masyarakat menuju kehidupan yang lebih berdaya, aman, dan berkeadilan.
Dalam sambutan perdananya, Ade Nasihin menegaskan bahwa fokus utama gerakan ini adalah mengedukasi dan memperkuat kapasitas warga setempat agar paham akan hak serta kewajibannya sebagai warga negara.
"Forum ini lahir dari warga dan untuk warga Kampung Ciseureuh. Tujuan utama kita sederhana namun mendasar: memastikan warga paham akan hak dan kewajibannya, saling merangkul dalam gotong royong, serta mampu menjaga lingkungannya sendiri secara mandiri dan bermartabat," ujar Ade Nasihin di hadapan para tokoh masyarakat dan warga yang hadir.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat Kampung Ciseureuh dan pemerintah desa setempat. Menurutnya, kehadiran forum ini bukan untuk menciptakan keretakan, melainkan hadir sebagai mitra kritis yang konstruktif dan solutif bagi pembangunan di Desa Sukaresmi.
Prinsip Positif: Membangun Tanpa Merusak, Menjaga Hak Dasar Warga
Forum Masyarakat Ciseureuh Hudang mengusung prinsip kerja yang sejuk namun tegas. Kehadiran forum ini berfokus pada dua pilar utama demi kemajuan Kampung Ciseureuh RT 48 RW 20:
• Memastikan Pembangunan Berpihak pada Rakyat Kecil Forum berkomitmen mendukung penuh program-program pembangunan yang berdampak positif bagi masyarakat luas, mulai dari hak atas rumah layak huni, kemudahan akses pendidikan, hingga jaminan layanan kesehatan.
• Menjaga Lingkungan Sosial yang Bersih dan Sehat Menjadi benteng pertahanan sosial bagi generasi muda Kampung Ciseureuh dari ancaman penyakit sosial, peredaran narkoba, kemaksiatan, hingga tindakan yang dapat merusak tatanan nilai moral masyarakat.
Ade Nasihin menambahkan bahwa pengawasan terhadap alokasi program dan anggaran pembangunan merupakan bentuk kepedulian warga agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mereka yang paling membutuhkan di lingkungan Kampung Ciseureuh.
"Setiap rupiah anggaran publik adalah amanah. Jika kita ikut mengawasi dan mengawalnya dengan cara-cara yang tertib, santun, dan sesuai alur hukum, maka hasilnya pasti kembali untuk kesejahteraan warga Ciseureuh sendiri," tambahnya.
Pesan Kebangkitan dan Harapan Masa Depan
Melalui forum ini, Ade Nasihin menyampaikan pesan persatuan yang mendalam kepada seluruh elemen warga Kampung Ciseureuh RT 48 RW 20. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat—mulai dari para pemuda, tokoh agama, hingga kaum ibu—untuk membuang jauh sifat saling curiga dan menggantinya dengan kolaborasi positif.
Pesan Kunci Kebangkitan Ciseureuh:
• Persatuan adalah Kunci utama: Warga Kampung Ciseureuh tidak boleh mudah dipecah belah oleh kepentingan sepihak. Suara warga yang bersatu adalah modal terbesar perubahan.
• Keberanian Berbasis Hukum: Mengemukakan pendapat dan aspirasi merupakan hak konstitusional yang dilindungi UUD 1945 serta UU Keterbukaan Informasi Publik, asalkan disampaikan secara santun, tertib, dan berbasis aturan.
• Pemberdayaan dari Dalam: Jangan menunggu perubahan datang dari luar; perubahan sejati dimulai dari kesadaran dan kemauan dari dalam diri warga Kampung Ciseureuh sendiri.
Target dan Rencana Kerja Strategis Kedepan
Di bawah kepemimpinan Ade Nasihin bersama jajaran pengurus, Forum Masyarakat Ciseureuh Hudang telah merancang sejumlah target jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang yang konkret untuk memajukan wilayah Kampung Ciseureuh:
1. Target Jangka Pendek
Pada tahap awal, forum akan berfokus mengadakan sosialisasi melek hukum dan edukasi hak warga secara berkala. Selain itu, forum juga membuka posko penerimaan aspirasi warga untuk menampung keluhan terkait pelayanan publik dan fasilitas infrastruktur di lingkungan Kampung Ciseureuh RT 48 RW 20.
2. Target Jangka Menengah
Dalam jangka menengah, forum menargetkan pembentukan program kemandirian ekonomi berbasis gotong royong dan UMKM warga setempat. Di saat yang sama, forum akan menggiatkan kegiatan patroli warga serta edukasi pencegahan bahaya narkoba demi membentengi generasi muda Kampung Ciseureuh.
3. Target Jangka Panjang
Untuk target jangka panjang, forum beraspirasi mendorong Kampung Ciseureuh menjadi percontohan (pilot project) lingkungan masyarakat yang mandiri, berdaya, transparan, dan taat hukum di wilayah Desa Sukaresmi.
Dengan landasan hukum yang kuat, seperti UUD 1945 Pasal 28H, UU Pemberantasan Korupsi, serta UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, serta pendampingan dari LBH BAKKIN, Forum Masyarakat Ciseureuh Hudang optimistis mampu menjadi wadah perjuangan aspirasi yang amanah, damai, dan membawa keberkahan bagi seluruh warga Kampung Ciseureuh.
Penulis: DSU
