Iklan

,

Iklan

.

Kobong dan Madrasah di Tegalbuleud Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta

REDAKSI
Minggu, 17 Mei 2026, 20.30.00 WIB Last Updated 2026-05-17T13:30:14Z

NASIONAL KINI | SUKABUMI — Kebakaran melanda sebuah kobong sekaligus madrasah milik warga di Kampung Cilame RT 22 RW 06, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.


Bangunan milik Ustadz Kusnadi (42) tersebut dilaporkan mengalami kerusakan berat setelah api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan dua lantai berukuran sekitar 13 x 15 meter.


Berdasarkan keterangan saksi, Suherli (42), api pertama kali diketahui saat dirinya sedang mencuci motor di sekitar lokasi kejadian. Saat itu, kobaran api sudah terlihat membakar bagian bangunan kobong dan madrasah.


Melihat kejadian tersebut, saksi segera meminta pertolongan warga sekitar untuk membantu memadamkan api.

Warga kemudian bergotong royong melakukan upaya pemadaman sambil menunggu bantuan petugas datang ke lokasi.


Api baru berhasil dipadamkan sekitar satu setengah jam kemudian setelah dilakukan penanganan bersama oleh masyarakat dan unsur terkait.



Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, pemilik kobong, Ustadz Kusnadi, mengalami luka ringan saat berupaya memadamkan api.


Selain bangunan, sejumlah barang turut hangus terbakar, di antaranya 10 meja, 30 kursi, alat tulis santri, tempat tidur santri, kaca dan jendela bangunan, serta padi sebanyak kurang lebih 1,5 ton.


Kerugian materi akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta.


Berdasarkan hasil sementara di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting arus pendek listrik.


Setelah menerima laporan, petugas dari unsur Kecamatan Tegalbuleud, pemerintah desa, Damkar Jampang Surade, Babinsa, P2BK, Satpol PP, serta Tagana langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan membantu korban terdampak kebakaran.

Saat ini, warga bersama petugas masih melakukan pembersihan puing-puing sisa kebakaran di lokasi kejadian.


Penulis: Dani Sanjaya Permas 

Iklan