Iklan

,

Iklan

.

Transformasi Pelabuhanratu : Langkah Tegas Kadis Pariwisata Sukabumi Wujudkan Wisata Belanja Ikan yang Jujur dan Nyaman

REDAKSI
Senin, 06 April 2026, 17.53.00 WIB Last Updated 2026-04-06T10:53:24Z

 


NASIONAL KINI | SUKABUMI – Kabupaten Sukabumi terus berbenah demi menjaga predikatnya sebagai salah satu destinasi wisata bahari unggulan di Jawa Barat. Menanggapi dinamika yang terjadi di tengah masyarakat terkait dugaan ketidaksesuaian timbangan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhanratu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengambil langkah cepat dan strategis, wawancara hari  Senin, tanggal (06/04/2026).


​Langkah ini dipandang sebagai momentum emas untuk melakukan standardisasi layanan dan memperkuat integritas pelaku usaha demi memberikan pengalaman terbaik bagi para pelancong yang berkunjung ke kawasan Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp).


​Komitmen Menjaga Senyum Wisatawan


​Pariwisata bukan sekadar tentang keindahan alam, melainkan tentang kenangan manis yang dibawa pulang oleh pengunjung. Ali Iskandar menegaskan bahwa kenyamanan wisatawan adalah prioritas utama. Menanggapi keluhan yang sempat viral di media sosial, beliau memandangnya sebagai masukan konstruktif untuk meningkatkan kualitas layanan publik di sektor pariwisata.


​"Memang, kejadian ini tidak baik dan sangat memprihatinkan. Kita ingin setiap orang yang datang ke Pelabuhanratu pulang dengan senyuman dan cerita indah. Kejujuran dalam bertransaksi adalah wajah sesungguhnya dari keramahan warga Sukabumi," ujar Ali Iskandar pada Senin (6/4/2026).


​Langkah responsif ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah sangat peduli terhadap detail yang memengaruhi kepuasan wisatawan. Dengan penanganan yang tepat, isu ini diharapkan menjadi titik balik bagi TPI Pelabuhanratu untuk bertransformasi menjadi pusat oleh-oleh hasil laut yang lebih transparan dan terpercaya.


​Koordinasi Lintas Sektoral dan Laporan ke Sekda


​Tidak tinggal diam, Dinas Pariwisata segera menggalang kekuatan dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan pengawasan di lapangan berjalan maksimal. Ali Iskandar mengungkapkan bahwa dirinya telah melaporkan perkembangan situasi ini kepada tingkat pimpinan daerah guna memastikan solusi yang diambil bersifat menyeluruh.


​"Kami sedang berkoordinasi untuk menentukan waktu pertemuan, sekaligus memastikan langkah pembinaan bagi para pedagang. Saya juga sudah melaporkan hal ini kepada Pak Sekretaris Daerah (Sekda), mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat segera terlaksana," tegasnya.


​Sinergi lintas sektoral ini melibatkan berbagai pihak kunci, di antaranya:


• ​Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) & PPNP: Untuk edukasi operasional di kawasan pelelangan.

• ​Dinas Perdagangan: Terkait pengawasan alat timbang (tera ulang) secara berkala.

• ​Pemerintah Lokal: Melibatkan pihak Kelurahan hingga Plt Camat Pelabuhanratu untuk pendekatan persuasif kepada masyarakat.


​Membangun Ekosistem Wisata Berbasis Kejujuran


​Pelabuhanratu memiliki potensi ekonomi yang luar biasa dari sektor perikanan. Ribuan wisatawan datang setiap pekannya untuk berburu ikan segar seperti tuna, cakalang, hingga lobster. Oleh karena itu, menjaga integritas timbangan bukan hanya soal hukum, tetapi soal menjaga keberlanjutan ekonomi ribuan nelayan dan pedagang lokal.


​Ali mengingatkan bahwa kepercayaan pengunjung adalah kunci utama. Satu tindakan tidak terpuji dari oknum dapat berdampak pada citra ribuan pedagang lainnya. Namun, ia meyakini bahwa mayoritas pedagang di Pelabuhanratu adalah warga yang menjunjung tinggi nilai kejujuran.


​Tips Belanja Nyaman di TPI Pelabuhanratu


​Sebagai bentuk dukungan bagi wisatawan, pemerintah mengimbau para pelancong untuk tetap beraktivitas dengan cerdas:


• ​Manfaatkan Timbangan Pos Pantau: Gunakan fasilitas timbangan mandiri yang disediakan pengelola sebagai pembanding.

• ​Edukasi Mandiri: Jangan ragu untuk memastikan timbangan pedagang dimulai dari angka nol.

• ​Bangun Komunikasi Positif: Interaksi yang ramah dengan pedagang lokal seringkali memberikan pengalaman belanja yang lebih hangat dan transparan.


​Menuju Masa Depan Pariwisata Sukabumi yang Hebat


​Visi besar dari Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi adalah menjadikan setiap jengkal destinasi wisatanya aman dari praktik yang merugikan. Dengan adanya pengawasan yang lebih ketat dan rencana pembinaan rutin bagi pedagang, tingkat kepercayaan publik diharapkan akan kembali meningkat tajam.


​"Kita harus optimis. Masalah ini memberikan kita pelajaran untuk memperketat standar operasional di lapangan. Kedepan, kita ingin Pelabuhanratu dikenal bukan hanya karena ombaknya yang indah, tapi juga karena integritas niaganya," tutur Ali Iskandar menutup pembicaraan.


​Dengan adanya jaminan keamanan dan langkah nyata dari pemerintah daerah, wisatawan tidak perlu ragu untuk kembali berkunjung dan menikmati kelezatan kuliner bahari di Sukabumi. Segala bentuk aduan kini ditanggapi dengan serius, membuktikan bahwa Sukabumi siap menyambut masa depan pariwisata yang lebih profesional, berintegritas, dan penuh kesan positif. 


Penulis: DSU

Iklan