Iklan

,

Iklan

.

Menghitung Hari Menuju Lebaran 1447 H, Teddi Setiadi (DPRD Sukabumi) Ingatkan Keselamatan Mudik dan Keamanan Rumah

REDAKSI
Kamis, 19 Maret 2026, 13.52.00 WIB Last Updated 2026-03-19T06:52:41Z

 


NASIONAL KINI | SUKABUMI  – Gema takbir mulai terasa seiring dengan bulan suci Ramadan yang segera memasuki penghujung hari. Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang tinggal menghitung hari, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Gerindra, Teddi Setiadi, menyampaikan pesan khusus yang menyentuh sisi spiritual sekaligus sisi praktis keselamatan warga, dalam wawancara khusus dikediamannya, hari Kamis, tanggal (19/03/2026).


​Dalam keterangannya, tokoh legislatif yang dikenal vokal menyuarakan aspirasi rakyat Sukabumi ini mengajak seluruh umat Muslim untuk mempersiapkan diri menyambut hari kemenangan dengan hati yang bersih, namun tetap waspada terhadap aspek keamanan selama masa mudik Lebaran 2026.


​Pesan Spiritual: Meraih Kemenangan yang Hakiki di Hari Fitri


​Bagi Teddi Setiadi, Idul Fitri adalah momen puncak setelah satu bulan penuh menahan lapar, dahaga, dan hawa nafsu. Ia menekankan bahwa esensi dari hari raya ini adalah kemenangan melawan diri sendiri dan ego pribadi. Kedewasaan spiritual yang terbentuk selama Ramadan diharapkan tidak luntur begitu saja saat bulan suci berakhir.


​"Minal A’idin wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Di sisa hari menjelang Lebaran ini, mari kita fokus menjaga kualitas ibadah kita hingga garis finis. Semoga kita semua kembali kepada fitrah yang suci dan mampu mempererat tali silaturahmi antar sesama warga Kabupaten Sukabumi," ujar Teddi Setiadi dengan nada penuh kehangatan.


​Ia berharap perayaan tahun ini menjadi jembatan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kerukunan beragama di wilayah Sukabumi. Menurutnya, harmoni di tingkat akar rumput adalah modal dasar yang sangat mahal harganya untuk mendukung percepatan pembangunan daerah ke arah yang lebih maju dan sejahtera.


​Panduan Mudik Aman 2026: Imbauan Penting bagi Para Perantau


​Mengingat arus mudik yang mulai meningkat drastis menjelang Lebaran 1447 H, Teddi Setiadi memberikan perhatian mendalam pada keselamatan para pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman masing-masing. Ia memahami betul bahwa keinginan bertemu orang tua dan sanak saudara sangatlah besar, namun ia mengingatkan agar keselamatan nyawa tetap menjadi prioritas utama di atas segalanya.


​Teddi memberikan penekanan khusus pada etika berkendara dan kesiapan fisik bagi mereka yang melakukan perjalanan jauh. Menurutnya, banyak kecelakaan terjadi karena faktor kelelahan yang dipaksakan. Ia menyarankan agar para pemudik memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan oleh pemerintah maupun pihak swasta di sepanjang jalur mudik.


​"Tetap berhati-hati saat membawa kendaraan untuk mudik pulang ke kampung halamannya masing-masing. Jangan terburu-buru, yang terpenting adalah sampai dengan selamat. Jika dirasa lelah atau mengantuk, jangan dipaksakan untuk terus memacu kendaraan. Istirahatlah di posko-posko yang tersedia agar seluruh badan bugar kembali saat melanjutkan perjalanan nantinya," tegas politisi dari Partai Gerindra tersebut.


​Protokol Keamanan Rumah yang Ditinggalkan Selama Mudik


​Selain keselamatan di jalan raya, Teddi Setiadi juga menyoroti risiko kerawanan yang mungkin terjadi pada rumah-rumah yang ditinggalkan kosong selama masa Lebaran. Risiko kriminalitas seperti pencurian maupun musibah teknis seperti kebakaran menjadi perhatian serius yang harus diantisipasi oleh seluruh warga sebelum berangkat mudik.


​Ia meminta warga untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh atau double check terhadap kondisi rumah. Hal pertama yang diingatkan adalah masalah kelistrikan dan penggunaan gas. Warga diimbau untuk memastikan semua peralatan elektronik yang tidak diperlukan dalam keadaan mati dan kabelnya tercabut dari stopkontak guna menghindari korsleting listrik. Demikian pula dengan regulator gas yang sebaiknya dilepaskan demi keamanan ekstra.


​Selanjutnya, Teddi juga mengingatkan pentingnya memastikan seluruh pintu dan jendela terkunci dengan rapat. Jika memungkinkan, penggunaan kunci ganda sangat disarankan. Selain itu, menjalin komunikasi dengan tetangga yang tidak mudik atau melaporkan keberangkatan kepada ketua RT/RW setempat adalah langkah preventif yang cerdas agar lingkungan tetap dalam pantauan kolektif.


​Membangun Sukabumi Melalui Energi Positif Idul Fitri


​Sebagai wakil rakyat, Teddi Setiadi melihat momentum Idul Fitri bukan sekadar ritual tahunan yang berulang, melainkan sebuah energi besar untuk membangun Kabupaten Sukabumi. Ia mengajak masyarakat untuk membawa semangat kebersamaan dan kegembiraan Lebaran ke dalam kerja-kerja nyata di tengah masyarakat nantinya.


​Ia melihat bahwa kerukunan yang tercipta saat momen silaturahmi Lebaran harus dijaga konsistensinya sepanjang tahun. Jika masyarakat rukun dan kompak, maka program-program pembangunan dari pemerintah daerah maupun aspirasi yang diperjuangkan oleh DPRD akan lebih mudah terealisasi tanpa adanya hambatan sosial yang berarti.


​Teddi percaya bahwa ekonomi lokal juga akan terdorong melalui momentum mudik ini. Namun, hal itu hanya bisa tercapai jika masyarakat merasa aman dan nyaman selama merayakan hari raya. Oleh karena itu, sinergi antara kesadaran masyarakat dengan pengawasan dari tokoh publik sangatlah krusial.


​Harapan dan Doa untuk Masyarakat Kabupaten Sukabumi


​Mengakhiri pernyataannya, Teddi Setiadi menyampaikan doa tulus agar seluruh perjalanan mudik masyarakat diberikan kelancaran dan perlindungan oleh Allah SWT. Ia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petugas di lapangan—baik dari unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, hingga para relawan—yang rela tidak mudik demi menjaga kelancaran dan keamanan masyarakat di jalan raya.


​“Semoga di hari yang suci ini, kita semua diberikan kesehatan, keberkahan, serta dapat terus menjaga ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan bermasyarakat. Selamat berkumpul dengan keluarga tercinta di kampung halaman masing-masing. Mari kita jadikan semangat Idul Fitri 1447 H ini sebagai energi positif untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah yang kita cintai ini,” pungkasnya menutup pesan penuh haru tersebut.


​Dengan adanya imbauan dari tokoh seperti Teddi Setiadi, diharapkan warga Kabupaten Sukabumi dapat merayakan Idul Fitri dengan perasaan tenang, penuh suka cita, dan yang paling utama adalah tetap mengutamakan keselamatan dalam setiap langkah perjalanan menuju hari kemenangan. 


Penulis: DSU

Iklan