Iklan

,

Iklan

.

Liburan Berujung Duka di Alor Cilangkob Ujung Genteng, Tiga Wisatawan Tenggelam

REDAKSI
Senin, 23 Maret 2026, 21.42.00 WIB Last Updated 2026-03-23T14:42:25Z

 


NASIONAL KINI | SUKABUMI — Peristiwa kecelakaan laut kembali terjadi di kawasan wisata pantai selatan Kabupaten Sukabumi. Tiga orang wisatawan dilaporkan tenggelam saat berenang di perairan Alor Cilangkob, Tenda Biru, Desa Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.


Dari tiga korban tersebut, satu orang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara dua korban lainnya hingga pukul 14.00 WIB masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan bersama warga setempat.


Korban meninggal dunia diketahui bernama Aden (8), seorang pelajar asal Kampung Cikiray, Desa Sukamana, Kecamatan Cimanggu. Sedangkan dua korban yang masih dalam pencarian masing-masing bernama Ujang Abduloh (30), warga Kampung Cikiray, Desa Sukamana, Kecamatan Cimanggu, dan Acep (26), warga Kampung Panyaguan/Cikoneng, Desa Kalibunder, Kecamatan Kalibunder.


Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, peristiwa bermula saat para korban berenang bersama rombongan di sekitar perairan Alor Cilangkob Tenda Biru. Sekitar pukul 13.00 WIB, korban diduga terseret arus laut yang cukup kuat. Salah satu korban sempat ditemukan oleh orang tuanya dalam kondisi tidak selamat. Sementara dua korban lainnya yang berusaha memberikan pertolongan justru ikut terseret arus dan hingga kini masih dalam pencarian.


Sekitar pukul 13.30 WIB, tim SAR gabungan langsung melakukan upaya pencarian dengan menyisir area perairan dan sepanjang garis pantai di sekitar lokasi kejadian. Hingga siang hari, proses pencarian masih terus dilakukan dengan melibatkan unsur gabungan dan masyarakat setempat.


Adapun ciri-ciri dua korban yang masih dalam pencarian di antaranya memiliki tinggi badan sekitar 163 cm dengan mengenakan kolor merah, serta satu korban lainnya memiliki tinggi badan sekitar 167 cm dengan mengenakan baju hijau dan celana hitam.


Petugas bersama tim SAR juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, sekaligus mengimbau masyarakat dan wisatawan agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pantai.


Perairan selatan Kabupaten Sukabumi sendiri dikenal memiliki karakter ombak yang cukup kuat serta kondisi cuaca yang dapat berubah secara cepat. Karena itu, para pengunjung diharapkan selalu mengutamakan keselamatan dan mengikuti arahan petugas saat berada di kawasan wisata pantai.


Penulis: Dani Sanjaya Permas 

Iklan