Iklan

,

Iklan

.

Jelang Ramadan, Satpol PP Sukabumi Kawal Bersih Pantai Bersama Bupati dan Tertibkan PKL di Kawasan Gadobangkong

REDAKSI
Rabu, 18 Februari 2026, 23.37.00 WIB Last Updated 2026-02-18T16:37:12Z

 


NASIONAL KINI | SUKABUMI  – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sukabumi menerjunkan 32 personel dalam rangka pengamanan dan pengawalan kegiatan Bupati Sukabumi pada agenda bersih-bersih pantai, Rabu (18/2/2026). Titik kumpul kegiatan dipusatkan di Alun-alun Gadobangkong, Palabuhanratu.


Selain melakukan pengamanan, Satpol PP juga turut terlibat langsung dalam aksi bersih pantai sekaligus melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan tersebut.


Plt Kasatpol PP Kabupaten Sukabumi, Junun Juaeni, mengatakan bahwa pihaknya sebelumnya telah memberikan peringatan kepada para pedagang terkait penataan dan pemindahan lapak di area yang tidak diperbolehkan.


"Kami sudah memberikan peringatan kepada para pedagang. Kami tidak bermaksud menutup rezeki siapa pun, tetapi aturan tetap harus ditegakkan. Gerobak jangan sampai ditinggalkan, dan sampah jangan berserakan di kawasan wisata," ujarnya.


Ia menegaskan, penertiban dilakukan demi menjaga ketertiban, kebersihan, serta kenyamanan kawasan publik, khususnya menjelang bulan Ramadan yang biasanya meningkatkan kunjungan masyarakat ke area wisata.


Sementara itu, Sekretaris Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Arianja Hasbulwafi, menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan pimpinan daerah, termasuk Bupati Sukabumi, untuk menciptakan kawasan pantai yang bersih dan tertata.


"Hari ini kami melakukan penertiban PKL serta memindahkan perahu-perahu yang bersandar di bawah area yang tidak semestinya. Kami sudah memanggil pengelola PKL, dan mereka meminta waktu untuk melakukan penyesuaian," jelasnya.


Menurutnya, sejumlah lapak yang melanggar terpaksa dibongkar, terutama yang dalam kondisi kosong. Sementara pedagang yang berada di lokasi telah diberikan imbauan agar segera membongkar dan memindahkan lapaknya secara mandiri.


Arianja menegaskan, langkah tersebut bukan untuk mematikan roda perekonomian masyarakat, melainkan untuk menata kawasan agar lebih tertib dan nyaman. Ia menyebut sebagian besar pedagang pada prinsipnya bersedia mengikuti aturan, meskipun meminta waktu untuk relokasi.


"Kami berharap para pedagang tetap bisa berjualan, namun harus menjaga ketertiban dan kebersihan serta menempati area yang telah ditentukan. Area publik memiliki aturan yang harus dipatuhi bersama," tegasnya.


Satpol PP berkomitmen terus melakukan pengawasan secara berkala agar ketertiban kawasan wisata Palabuhanratu tetap terjaga, terutama menjelang Ramadan 1447 Hijriah.


Penulis: Ismet 

Iklan