Iklan

,

Iklan

.

Gubernur Jabar KDM, Putuskan Relokasi Warga di Kawasan Rawan Longsor Bandung Barat

REDAKSI
Senin, 26 Januari 2026, 14.00.00 WIB Last Updated 2026-01-26T07:00:07Z

 


NASIONAL KINI | BANDUNG BARAT -  Pemerintah Provinsi Jawa Barat menetapkan langkah relokasi bagi warga yang terdampak bencana longsor di Kabupaten Bandung Barat. Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat melakukan peninjauan ke lokasi kejadian pada Sabtu (24/1/2026).


Dalam kunjungannya, Dedi Mulyadi menilai kondisi geografis kawasan terdampak sangat berisiko. Wilayah perbukitan yang dipenuhi tanaman sayuran dinilai rentan mengalami pergerakan tanah, sehingga tidak lagi aman untuk dijadikan permukiman.


“Wilayah ini sebaiknya dikembalikan menjadi kawasan hutan. Risiko longsor terlalu tinggi jika masih dihuni warga,” ujar Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, di Kecamatan Cisarua.


Sebagai langkah penanganan awal, Pemprov Jawa Barat meminta warga yang selamat untuk sementara waktu tinggal di rumah kontrakan selama dua bulan. Setiap kepala keluarga akan menerima bantuan sebesar Rp10 juta yang diperuntukkan bagi biaya sewa tempat tinggal serta kebutuhan hidup sehari-hari.


Selain itu, pemerintah juga menyiapkan santunan bagi keluarga korban meninggal dunia akibat bencana longsor. Santunan yang diberikan sebesar Rp25 juta per kepala keluarga.


KDM menambahkan, saat ini fokus utama pemerintah daerah adalah proses pencarian korban yang masih tertimbun material longsor serta pemulihan kondisi lingkungan di sekitar lokasi kejadian. Upaya pencarian dilakukan secara intensif oleh tim gabungan yang melibatkan BPBD Provinsi Jawa Barat, BPBD Kabupaten Bandung Barat, TNI, Basarnas, serta para relawan.


Sumber: Pemdaprov.go.id

Editor: Ismet 

Iklan