NASIONAL KINI | SUKABUMI - Ketua PKK Kabupaten Sukabumi Hj. Rina Rosmaniar Japar sebagai Ketua PKK Kabupaten Sukabumi, diwakili oleh Wakil Ketua dan Sekretaris PKK Pemkab Sukabumi mengunjungi Kantor Desa Ciambar Kecamatan Ciambar , pada hari Senin, tanggal (24/07/2025).
Kegiatan Bina Wilayah (Binwil) yang dilaksanakan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukabumi di Kecamatan Ciambar, kamis (24/7/2025), menjadi lebih dari sekadar ajang silaturahmi atau kunjungan kerja.
Kegiatan ini menjadi forum penting untuk mengevaluasi kinerja kader PKK sekaligus memperkuat konsolidasi kelembagaan hingga tingkat desa.
Ketua TP PKK Kabupaten Sukabumi, Hj. Rina Rosmaniar Asjap, hadir langsung dalam kegiatan ini bersama tim. Ia disambut oleh Camat Ciambar, Ketua TP PKK Kecamatan, para kepala desa, serta kader dari seluruh desa di wilayah tersebut.
Dalam arahannya, Hj. Rina menyampaikan bahwa kegiatan Bina Wilayah adalah bentuk pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di lapangan.
Sekretaris PKK Kabupaten Sukabumi Drs.Lidya, dalam wawancara bersama awak media mengatakan, “Bina Wilayah bukan hanya seremonial, ini saatnya kita melihat langsung, mendengar langsung, dan menilai sejauh mana kader PKK menjalankan program-program di wilayahnya masing-masing,” tegasnya.
Lanjutnya, "Kegiatan di Desa Ciambar ini merupakan percontohan seluruh PKK yang berada di Kecamatan Ciambar, dan tentunya diharapkan akan menjadi Pilot Project Desa disekitarnya," Ujar Drs. Lidya
Ia menyoroti pentingnya komitmen kader dalam menjalankan peran sebagai penggerak masyarakat. Menurutnya, keberhasilan PKK sangat bergantung pada kemampuan kader dalam menyusun program yang realistis, berbasis kebutuhan lokal, serta mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.
“Kegiatan seperti posyandu, pembinaan lansia, hingga pemanfaatan lahan pekarangan harus benar-benar berjalan dan terukur dampaknya. Di sinilah pentingnya evaluasi dan pembinaan langsung seperti hari ini,” lanjutnya.
Pembina PKK Kecamatan Ciambar, mengakui bahwa kegiatan Bina Wilayah menjadi sarana penting dalam menyinhkronkan program kabupaten dengan pelaksanaan di desa.
“Kami sangat terbantu dengan arahan dan pendampingan langsung dari Ibu Ketua TP PKK Kabupaten. Ini membuat kami lebih siap dalam menjalankan program secara terukur dan efektif,” .
Dengan adanya evaluasi ini, kader PKK di Kecamatan Ciambar diharapkan mampu meningkatkan efektivitas kegiatan serta menyesuaikan program kerja dengan kondisi dan potensi lokal. Bina Wilayah menjadi titik balik dalam memperkuat struktur organisasi dan profesionalitas gerakan PKK di daerah.
Kesehatan adalah kebutuhan dasar manusia. Orang harus belajar bagaimana cara menjaga, memelihara kesehatan diri, keluarga dan lingkungannya. Memelihara kesehatan diri sendiri, keluarga dan lingkungannya sangat erat kaitannya dengan persoalan kemiskinan dan ketidak tahuan, serta pendidikan yang rendah.
Setiap orang mempunyai tugas kewajiban dan bertanggung-jawab untuk memelihara kesehatan diri sendiri, keluarga dan lingkungannya. Orang harus tahu dan mewujudkannya dalam sikap hidup sehari-hari untuk hidup bersih dan sehat, menjaga lingkungan yang sehat, baik di dalam, maupun diluar rumah.
Perhatian khusus ditujukan pada kesehatan ibu dan anak, pasangan usia subur, ibu hamil dan ibu menyusui. Untuk mendekatkan sistem pelayanan kesehatan kepada golongan ini, dibentuk Pos Pelayanan Terpadu (POSYANDU), dengan kader Posyandu yang terlatih.
Ada 5 Pelayanan Dasar di Posyandu, yaitu : Imunisasi, Gizi, Keluarga Berencana, Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), dan Penanggulangan Diare. Secara teratur ibu hamil memeriksakan diri di Posyandu, dan membawa anak balitanya untuk pemeriksaan kesehatan (penimbangan anak dan imunisasi).
Penyuluhan tentang kesehatan, gizi dan keluarga berencana diadakan di Posyandu, bahkan diadakan pula pemberian maknan tambahan serta demonstrasi tentang makanan bergizi.
Kader Posyandu mendapat pelatihan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang kesehatan yang menjadi program Posyandu. Untuk menjaga semangat kerja Kader Posyandu, PKK menyelenggarakan Jambore Nasional Kader Posyandu yang diadakan sekali dalam lima tahun.
Pengalaman menyatakan bahwa hal ini sangat membantu dalam upaya memotivasi semangat kerja kader bahkan juga Tim Penggerak PKK setempat.
Untuk meningkatkan kepedulian kepada para lanjut usia (Lansia), diadakan juga Posyandu Lansia.
10 Program Pokok Pkk
1. Penghayatan dan Pengamalan Pancasila
Pancasila adalah landasan ideologi negara Indonesia, dan terdiri dari 5 prinsip yang tidak terpisahkan, meliputi : Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan Yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Pancasila digali dari nilai budaya Indonesia, yang mencakup kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, menghargai dan menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, lebih mementingkan kepentingan nasional dari pada kepentingan diri sendiri atau keluarga. Mengembangkan rasa kebersamaan, taat pada peraturan dan hukum yang berlaku, berbudi pekerti luhur serta berwatak mulia.
2. Gotong Royong
Ini adalah sikap kebersamaan, saling membantu. Sikap gotong royong sudah ada dalam tradisi, budaya hidup masyarakat
3. Pangan
Dalam hal pangan, PKK menggalakkan penyuluhan untuk pemanfaatan pekarangan, antara lain dengan menanam tanaman yang bermanfaat, seperti sayuran, ubi-ubian, buah-buahan dan bumbu-bumbuan. Bahkan juga dianjurkan memelihara unggas dan ikan serta cara pemeliharaannya di lahan pekarangan mereka sendiri. Hasilnya dimanfaatkan untuk kepentingan keluarga, dan selebihnya dapat dijual untuk menambah pendapatan keluarga dan meningkatkan penganekaragaman pangan lokal. Pembinaan teknis diadakan dalam kerjasama dengan dinas pertanian setempat.
4. Sandang
Sebagai salah satu kebutuhan dasar, pakaian sangat berpengaruh terhadap pembentukan kepribadian, sikap, perilaku dan kesehatan. Di berbagai daerah, PKK menggalakkan upaya untuk dapat memanfaatkan produk bahan dan corak pakaian setempat, dengan mencintai produksi dalam negeri.
5. Perumahan dan Tatalaksana Rumah Tangga
Rumah bukan sekedar tempat untuk berteduh saja. Rumah adalah tempat dimana keluarga dapat hidup bersama dan meningkatkan kualitas hidupnya, dalam lingkungan yang nyaman, damai, bersih dan apik.
Orang perlu mengetahui bagaimana menata rumah sehat, menarik dan nyaman. Selain itu, perlu pula mengetahui bagaimana menjaga kebersihan rumah dan memanfaatkan pekarangan.
memberikan penyuluhan sederhana agar lingkungan tidak dirusak dan mencegah pencemaran sumber air, antara lain tidak membuang sampah di sungai atau selokan, serta melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk dan penyuluhan – penyuluhan kesehatan lingkungan.
10.Perencanaan Sehat
Perencanaan sehat mencakup antara lain upaya meningkatkan kemampuan keluarga untuk mengelola keuangan keluarga secara efektif, efisien dengan memperhatikan kepentingan masa depan.
Anjuran untuk meyimpan uang di Bank, melaksanakan Keluarga Berencana, adalah anjuran kongkrit yang digalakkan dalam program ini. Dalam hal keuangan dianjurkan agar hidup keluarga tidak “besar pasak dari tiang”.
Mampu untuk membagi waktu dengan baik, yaitu waktu untuk mengelola rumahtangga, untuk bekerja, beristirahat, santai bersama keluarga, membagi pekerjaan dikalangan anggota keluarga yang didasarkan kemampuan masing-masing. Semua ini dapat membantu dalam upaya membangun kehidupan keluarga yang lebih teratur, terarah, efektif, efisien dan membawa bahagia bagi setiap anggota.
Pada dasarnya 10 Program Pokok PKK sudah mencakup upaya memenuhi kebutuhan dasar manusia, yaitu kebutuhan fisik, mental dan sosial.
Penulis: DSU