Iklan

,

Iklan

.

KASAD dan Gubernur Jabar Resmikan Irigasi Baru, Sawah Tadah Hujan di Sukabumi Siap Panen 3 Kali Setahun

REDAKSI
Selasa, 22 Juli 2025, 19.29.00 WIB Last Updated 2025-07-22T12:29:04Z

 NASIONAL KINI | SUKABUMI – Harapan para petani di ujung selatan Kabupaten Sukabumi akhirnya terjawab. Pada Selasa (22/7/2025), Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, didampingi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, secara resmi membuka program pengairan pertanian di Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap.


Dalam sambutannya, Jenderal Maruli menyampaikan bahwa proyek irigasi ini akan mengaliri 424 hektare lahan yang sebelumnya hanya mengandalkan air hujan. "Selama ini, petani hanya bisa panen sekali setahun. Tapi dengan sistem irigasi baru ini, mereka bisa panen dua hingga tiga kali," ujarnya optimis.


Ia juga menegaskan komitmen TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Tak hanya untuk pertanian, fasilitas pengairan ini juga dirancang untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat sekitar.



“Kami sudah berdiskusi dengan Gubernur Jawa Barat dan BULOG. Langkah ini akan menjadi percontohan untuk wilayah lain yang menghadapi persoalan serupa,” tambah Maruli.


Gubernur Dedi Mulyadi pun menyampaikan apresiasi atas kontribusi TNI AD dalam mempercepat program swasembada pangan di provinsinya. Menurutnya, Jawa Barat masih memiliki banyak lahan sawah tadah hujan yang memerlukan perhatian khusus.


“Dengan dukungan dari TNI, kami menargetkan dalam dua tahun ke depan tak ada lagi sawah yang bergantung hanya pada musim hujan. Tahun ini juga akan dibangun seribu titik penyediaan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga,” tegas KDM.


Program ini menjadi langkah nyata sinergi antara pemerintah daerah dan TNI AD untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.



Penulis: Dani Sanjaya Permas

Iklan