Iklan

,

Iklan

.

Kadis Pariwisata Sukabumi Dampingi Kades Sukamaju pada Milangkala Ke-45th : Pesona Budaya dan Wisata Sukamaju Siap Pikat Wisatawan!

REDAKSI
Senin, 26 Oktober 2026, 14.52.00 WIB Last Updated 2026-10-26T07:52:20Z

 


​NASIONAL KINI | SUKABUMI — Kemeriahan dan kehangatan tradisi menyelimuti Lapang Bola Desa Sukamaju, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. Dalam rangka memperingati Milangkala Desa Sukamaju ke-45, suasana desa berubah menjadi panggung pesta rakyat yang sarat akan kearifan lokal, seni budaya, serta semangat kebersamaan warga, liputan khusus hari Minggu, tanggal (26/10/2026) bersama Herlan,  Kepala Desa Sukamaju, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.


​Istimewanya, momen bersejarah ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Dr. Drs. H. Ali Iskandar, M.H., yang hadir mendampingi Kepala Desa Sukamaju, Herlan. Kehadiran Kadis Pariwisata tersebut mempertegas komitmen pemerintah daerah dalam mendorong potensi pariwisata berbasis budaya di kawasan Kadudampit, Sukabumi. 


​Usung Tema 'Ngamumule Budaya, Ngahiji Warga, Ngawangun Desa'


​Perayaan Milangkala ke-45 Desa Sukamaju mengusung tema besar "Ngamumule Budaya, Ngahiji Warga, Ngawangun Desa" dengan sub-tema "Tiwarga Kuwarga Keurwarga". Filosfi mendalam ini mencerminkan semangat gotong royong masyarakat Sunda dalam melestarikan warisan leluhur sekaligus membangun fondasi ekonomi desa yang mandiri. 


​Dalam sambutannya, Kepala Desa Sukamaju, Herlan, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas antusiasme warga dan dukungan berbagai pihak. Ia menekankan bahwa perayaan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan ajang untuk membangkitkan kearifan lokal dan memperkenalkannya kepada khalayak luas. 


​"Melalui kegiatan seperti pasanggiri pencak silat dan pesta seni rakyat ini, kita ingin melestarikan budaya asli Sukamaju sekaligus membuktikan bahwa desa kita memiliki daya tarik wisata yang luar biasa," ujar Herlan. 


​Rangkaian Kegiatan Meriah: Dari Atraksi Silat hingga Puncak Acara


​Peringatan Milangkala yang berlangsung selama lima hari penuh (21–25 Oktober 2026) ini menyajikan beragam agenda menarik yang sukses menyedot perhatian warga setempat hingga pengunjung dari luar daerah: 


• ​21–22 Oktober 2026 (Pelestarian Seni Tradisional): Pembukaan perayaan ditandai dengan ajang Pasanggiri Seni Pencak Silat Tradisi. Gelanggang seni bergemuruh oleh atraksi jawara-jawara muda dan paguron dari seluruh wilayah Kadudampit yang menampilkan keahlian terbaik mereka.

• ​23 Oktober 2026 (Sisi Religius dan Keharmonisan): Suasana syahdu menyelimuti desa melalui perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dan Tabligh Islamiyah sebagai ungkapan rasa syukur warga.

• ​24 Oktober 2026 (Kesehatan dan Hiburan Rakyat): Ribuan peserta memadati jalur jalan santai se-Kecamatan Kadudampit yang memanjakan mata dengan pemandangan alam hijau menyejukkan, dilanjutkan dengan panggung pentas musik hiburan.

• ​25 Oktober 2026 (Momen Puncak nan Spektakuler): Puncak acara diwarnai dengan karnaval budaya, pertunjukan seni tradisional, pasar pangan murah, aksi donor darah, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.


​Selama lima hari berturut-turut, ajang Bazar UMKM juga menjadi magnet ekonomi, memamerkan aneka ragam kuliner khas Sukabumi, kerajinan tangan, dan produk lokal unggulan warga Desa Sukamaju. 


​Daya Tarik Wisata Kadudampit: Destinasi Kunjungan Wajib di Sukabumi


​Kehadiran Dr. Drs. H. Ali Iskandar, M.H. dalam perhelatan ini makin menegaskan posisi Desa Sukamaju di Kecamatan Kadudampit sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Sukabumi. Berada di kaki Gunung Gede Pangrango, Kadudampit dikenal dengan udaranya yang sejuk, pemandangan alam yang asri, serta kekayaan tradisi lokalnya yang masih terjaga murni.


​Bagi wisatawan yang berkunjung, menjelajahi Desa Sukamaju menawarkan pengalaman autentik rural tourism. Pengunjung dapat menikmati hamparan sawah hijau, keramahan warga lokal, pertunjukan budaya tradisional seperti Pencak Silat, serta wisata kuliner olahan olahan khas desa.


​"Event budaya seperti Milangkala ini adalah aset pariwisata yang sangat bernilai. Ketika budaya dilestarikan dan masyarakat bersatu, wisatawan akan dengan sendirinya tertarik untuk datang dan merasakan langsung kehangatan serta keindahan Desa Sukamaju," puji Kadis Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Dr. Drs. H. Ali Iskandar, M.H. 


​Dukungan Berbagai Elemen Masyarakat


​Kemeriahan perayaan ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, antara lain anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Yusuf Ridwan dari Partai P3, anggota DPRD Kabupaten Sukabumi H. Apep dari Partai P3, jajaran Forkopimcam Kadudampit, tokoh masyarakat, hingga pimpinan organisasi kemasyarakatan. Pada kesempatan tersebut, Ketua DPC GRIB Jaya Kabupaten Sukabumi, H. Bram, juga menyerahkan santunan secara simbolis untuk puluhan anak yatim di Desa Sukamaju. 


​Rangkaian acara ditutup secara khidmat dengan doa bersama untuk keberkahan, kemajuan desa, dan kesejahteraan seluruh warga Sukamaju. Suksesnya peringatan Milangkala ke-45 ini menjadi bukti nyata bahwa perpaduan antara kearifan lokal, pariwisata, dan keharmonisan warga mampu menciptakan daya tarik istimewa yang membanggakan Kabupaten Sukabumi.  


Penulis: DSU

Iklan