Iklan

,

Iklan

.

Baru Selesai Dibangun..!! Jalan Konektivitas Cikeusik-Simpang Cijaku Sudah Banyak Retak Dan Belah, Ketua GRIB JAYA PAC Malingping Angkat Bicara

REDAKSI
Senin, 26 Oktober 2026, 14.43.00 WIB Last Updated 2026-10-26T07:43:40Z

NASIONAL KINI | LEBAK - Program unggulan Gubernur Banten Andra Soni salah satunya Bangun Jalan Bang Andra yang sudah menyebar ke seluruh kabupaten di wilayah Provinsi Banten, namun ternyata program tersebut masih banyak yang belum maksimal dalam pelaksanaannya.


Seperti di ruas jalan Konektivitas Cikeusik - Simpang Cijaku Akses SMK 2 Cijaku tepatnya di jalur jalan Desa Kersaratu Kecamatan Malingping Kabupaten Lebak-Banten baru selesai dibangun sudah banyak yang retak dan belah, hal tersebut dikarenakan perusahaan batching plant diduga asal jadi dalam mengolah ready mix sehingga menghasilkan beton yang kurang berkualitas.


'Otoy Lahar' ketua GRIB JAYA PAC Malingping memberikan kritik tajam terhadap kontraktor yang diduga sengaja dalam melakukan pengerjaan proyek tersebut.


Menurut 'Otoy Lahar'  penyebab retak dan belahnya beton tersebut bukan saja dari kualitas beton yang jelek tetapi juga kurangnya pengawasan dari berbagai pihak sehingga pelaksana proyek atau pun penyuplai ready mix merasa leluasa tanpa adanya pengawasan.


"Pihak konsultan PUPR Provinsi Banten yang berkewajiban mengawasi proyek tersebut seharusnya siap siaga untuk memeriksa setiap datang nya ready mix, cek dulu sebelum di curahkan apakah sudah benar-benar sesuai atau engga. Ini kemungkinan kuat adanya dugaan kerjasama antara konsultan pengawas dan pelaksana proyek untuk memasukan ready mix yang kurang Berkualitas". Kata Otoy Lahar.


Masih kata 'Otoy Lahar' "sebelum PHO... diharuskan beton yang tidak sesuai dengan spesifikasi harus dibongkar dan diganti dengan beton yang baru, seperti yang tertuang dalam Peraturan Menteri PUPR No. 28/PRT/M/2016 + Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2018 Revisi 2 "Beton yang tidak memenuhi persyaratan spesifikasi, baik slump, kuat tekan, maupun waktu pengecoran, harus DIBONGKAR dan DIGANTI dengan beton yang baru atas biaya kontraktor sepenuhnya". Jadi tidak ada istilah perbaiki untuk beton gagal, beton tidak seperti aspal yang bisa ditambal". Ungkap Otoy Lahar.


Ia juga menegaskan kepada pihak PUPR Provinsi Banten agar segera melakukan peninjauan ke lokasi guna melakukan pemeriksaan menyeluruh dan memberikan sanksi tegas terhadap CV.GELORA GUMILANG selaku penyedia jasa dan PT.HAZA MULTI INOVASI selaku konsultan pengawas. Pungkasnya.



Penulis: Asep gunawan

Iklan