Iklan

,

Iklan

.

Remaja Kadununggal Hilang Misterius : Dua Pekan Riana Belum Pulang, Kades Bako dan Camat Kalapanunggal Siap Kawal Laporan Polisi

REDAKSI
Jumat, 18 September 2026, 16.49.00 WIB Last Updated 2026-09-18T09:49:41Z

​NASIONAL KINI | SUKABUMI — Isak tangis dan rasa cemas mendalam masih menyelimuti keluarga Riana Pratiwi, seorang remaja perempuan berusia 16 tahun asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Hingga Jumat (18/9/2026), keberadaan siswi SMA tersebut masih menjadi teka-teki setelah dilaporkan hilang tanpa jejak selama hampir dua pekan, viral di media sosial, hari Jumat, tanggal (18/09/2026).


​Riana Pratiwi merupakan remaja kelahiran Sukabumi pada 22 Juni 2010. Di usianya yang kini menginjak 16 tahun, ia tercatat aktif sebagai siswi kelas 10 di SMAN 1 Kalapanunggal. Anak perempuan dari pasangan Eeng dan Reni ini berdomisili di Kampung Kadudampit, RT 022/RW 002, Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kabar hilangnya Riana dengan cepat menyebar luas dan menjadi perhatian serius warga sekitar serta jajaran pemerintah setempat.


​Hilangnya Riana secara tiba-tiba menyisakan duka berat bagi kedua orang tuanya. Berbagai upaya mandiri telah dilakukan oleh pihak keluarga untuk menelusuri keberadaan sang buah hati, mulai dari menghubungi teman-teman sekolahnya hingga menyisir lokasi-lokasi yang biasa dikunjungi, namun hasilnya masih nihil.


​Kades Kadununggal 'Bako' Pasang Badan dan Kawal Pelaporan Warganya


​Merespons musibah yang menimpa warganya, Kepala Desa (Kades) Kadununggal, Muhamad Yusuf — yang akrab disapa Kades Bako — memberikan dukungan penuh. Kades Bako menyatakan siap mendampingi dan mengawal proses hukum serta pencarian Riana bersama pihak kepolisian.


​Kades Bako menegaskan bahwa Pemerintah Desa Kadununggal bergerak cepat berkoordinasi dengan keluarga korban untuk melayangkan laporan resmi ke pihak berwajib agar proses penanganan berjalan cepat dan terarah.


​“Kami selaku pihak Pemerintah Desa Kadununggal turut prihatin dan merasakan duka mendalam yang dialami keluarga Pak Eeng dan Bu Reni. Sejak menerima kabar ini, kami langsung memfasilitasi dan mengawal proses pelaporan warganya ke pihak kepolisian,” ujar Kades Bako saat memberikan keterangannya, Jumat (18/9/2026).


​Ia menambahkan bahwa Pemerintah Desa akan terus memantau dan berkoordinasi intensif dengan kepolisian serta instansi terkait demi memastikan laporan ini segera mendapatkan tindak lanjut yang optimal, sebab keselamatan warga adalah prioritas utama.

​Camat Kalapanunggal Turun Tangan dan Ajak Warga Ikut Menyisir


​Peristiwa memilukan ini juga mendapat perhatian khusus dari Camat Kalapanunggal. Saat ditemui di kantornya pada hari yang sama, ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa keluarga Eeng dan Reni.


​“Bukan hanya keluarga dan sanak saudara yang prihatin. Kami juga turut merasakan musibah ini. Semoga ke depan kejadian seperti ini tidak terjadi lagi. Kami berharap Ananda Riana Pratiwi segera pulang ke rumah, karena dia adalah kebanggaan keluarga,” tegas Camat Kalapanunggal.


​Camat juga mengapresiasi langkah cepat Kades Bako dan jajaran Pemerintah Desa Kadununggal yang tanggap mendampingi warganya. Ia berharap sinergi antara kepolisian, pihak desa, dan masyarakat dapat membuka jalan terang bagi ditemukannya Riana.


​Detail Ciri-Ciri dan Informasi Diri Korban


​Untuk mempermudah masyarakat yang mungkin melihat atau memiliki informasi terkait keberadaan korban, warga dapat mengenali Riana Pratiwi dari identitas resminya. Riana adalah seorang siswi perempuan berusia 16 tahun yang lahir di Sukabumi pada 22 Juni 2010. Saat ini ia mengenyam pendidikan di kelas 10 SMAN 1 Kalapanunggal.


​Riana merupakan putri dari Bapa Eeng dan Ibu Reni, serta tinggal bersama keluarganya di Kampung Kadudampit, RT 022/RW 002, Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.


​Imbauan Kepada Masyarakat Luas


​Kasus hilangnya anak di bawah umur memerlukan perhatian dan kepedulian bersama. Pihak keluarga bersama Kades Bako dan jajaran pemerintah Kecamatan Kalapanunggal memohon bantuan kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah Sukabumi dan sekitarnya, untuk ikut menyebarkan informasi ini.


​Bagi masyarakat yang melihat, mengetahui, atau memiliki informasi sekecil apa pun mengenai keberadaan Riana Pratiwi, dimohon untuk segera menghubungi pihak keluarga, Pemerintah Desa Kadununggal, atau melaporkannya ke kantor kepolisian terdekat. Bantuan dan doa dari seluruh masyarakat sangat berharga agar Riana dapat segera kembali berkumpul bersama keluarga tercinta. 


Penulis: DSU 

Iklan