Iklan

,

Iklan

.

Jasad Pemuda yang Terseret Ombak Karangnaya Ditemukan, Tangis Sang Ibu Pecah

REDAKSI
Kamis, 20 Agustus 2026, 09.40.00 WIB Last Updated 2026-08-20T02:40:54Z

 


NASIONAL KINI | SUKABUMI - Isak tangis keluarga tak terbendung saat tiba di Instalasi Kamar Jenazah RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (19/8/2026). 


Ratna, ibunda dari Ahmad Nadif Fadilah (21), langsung tertunduk lemas melihat jasad anak laki-laki semata wayangnya itu.

Dengan suara bergetar dan napas tercekat, Ratna berkali-kali menyambut kedatangan sang buah hati.


"Adek, adek pulang, alhamdulillah," ucap Ratna di depan kamar jenazah.

Sang kakak korban, Afrileni, langsung merangkul pundak sang ibu agar tidak ambruk di lokasi.


"Ibu yang tabah, ibu yang tenang, ibu yang sabar. Kalau ibu kenapa-kenapa bagaimana kita mengurus adek," kata Afrileni berbisik menenangkan.


Ratna sempat menepi sejenak untuk menenangkan diri. Sambil mengusap air mata, ia berusaha tersenyum mengingat betapa penurutnya Nadif semasa hidup.


"Adek itu paling nurut, makanya dari kemarin saya panggilin: adek pulang, adek pulang. Makanya alhamdulillah, teman-teman Tim SAR, Basarnas, kepolisian, TNI AL menemukan putra saya. Putra saya itu paling takut sama mamahnya, makanya dia pulang," tuturnya.


Sebelumnya, Ratna terus berada di garis pantai sejak hari pertama pencarian. Ia bahkan sempat menaiki batu karang di Pantai Karangnaya dan berteriak memanggil nama anaknya ke arah ombak laut lepas.


Keluarga korban kini dapat bernapas lega karena kepulangan jenazah Nadif ke rumah duka di Jagakarsa, Jakarta Selatan, difasilitasi penuh oleh pihak kepolisian.


"Alhamdulillah banyak orang baik yang membantu kami. Seluruh biaya pemulasaraan dan ambulans dibantu kepolisian. Malam ini juga adek langsung kami bawa pulang ke Jakarta," ujar Ratna.



Kasat Polairud Polres Sukabumi AKP Dadi menegaskan, seluruh proses pemulasaraan hingga pengantaran jenazah ke rumah duka merupakan instruksi langsung dari pimpinan.


"Betul, saya dikabari Pak Kapolres (AKBP Benny Cahyadi). Seluruh ambulans dan biaya pengurusan jenazah ditanggung oleh kami dari Polres Sukabumi," jelas Dadi saat dikonfirmasi.


Ahmad Nadif Fadilah sebelumnya dilaporkan hilang akibat terseret ombak saat berenang di Pantai Karangnaya pada Senin (17/8/2026) pagi. 


Setelah tiga hari operasi pencarian oleh tim SAR gabungan, jasad pemuda 21 tahun tersebut akhirnya dievakuasi di perairan Palabuhanratu sekitar pukul 17.20 WIB.


Penulis : Dani SP

Iklan