NASIONAL KINI | SUKABUMI – Sebuah pemandangan demokratis yang menyejukkan dan penuh komunikasi positif tersaji di halaman Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi. Di tengah penyampaian aspirasi oleh masyarakat yang tergabung dalam Aksi Bela Rakyat (Akbar) 2626 Jilid II bersama Forum Komunikasi Pengurus RT/RW se-Kota Sukabumi, pucuk pimpinan legislatif menunjukkan sikap kepemimpinan yang sangat responsif, terbuka, dan bersahabat, hari Jumat, tanggal (26/06/2026).
Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, bersama Wakil Ketua DPRD, Rojab Asy'ari, secara resmi dan tanpa ragu turun langsung ke lapangan untuk menemui para perwakilan massa. Langkah proaktif dari kedua pimpinan dewan ini mendapat apresiasi luas karena mencerminkan bahwa fungsi penyerapan aspirasi oleh DPRD Kota Sukabumi berjalan dengan sangat aktif, transparan, dan mengutamakan musyawarah demi kemajuan daerah.
Momen penting saat Ketua Wawan Juanda didampingi Wakil Ketua Rojab Asy'ari berbicara langsung menggunakan pengeras suara di hadapan masyarakat dan aparat pengamanan ini terekam dengan jelas dalam dokumentasi lapangan. Kehadiran langsung dua tokoh sentral legislatif ini menjadi bukti nyata bahwa ruang komunikasi antara rakyat dan wakilnya selalu terbuka lebar di Kota Sukabumi.
Sinergi Positif: Komitmen Dua Pimpinan Dewan Memproses Aspirasi Lewat Jalur Resmi
Dalam pertemuan yang berlangsung dengan tertib dan kondusif tersebut, Ketua DPRD Wawan Juanda didampingi Wakil Ketua Rojab Asy'ari menegaskan bahwa setiap masukan, kritik, maupun tuntutan dari masyarakat adalah energi positif untuk membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Pihak pimpinan memastikan seluruh poin penting yang dibawa oleh para demonstran akan segera ditindaklanjuti secara serius sesuai dengan mekanisme kelembagaan yang berlaku.
"Kami sangat menghargai kehadiran bapak, ibu, dan rekan-rekan sekalian yang datang dengan semangat membangun Kota Sukabumi. Semua aspirasi ini tidak hanya kami dengar, tetapi akan kami kawal dan tindaklanjuti secara konstitusional melalui fungsi dan kewenangan yang melekat pada lembaga DPRD," ujar Wawan Juanda secara optimis di hadapan massa yang hadir.
Membedah Poin Aspirasi untuk Evaluasi Pembangunan Daerah
Ada dua agenda utama yang menjadi pembahasan dalam dialog terbuka tersebut. Pihak pimpinan DPRD memandangnya sebagai momentum berharga untuk melakukan evaluasi performa kerja demi kesejahteraan masyarakat luas:
1. Evaluasi Janji Politik melalui Mekanisme Konstitusional
Massa aksi menyampaikan harapan besar agar janji-janji kampanye yang pernah dicanangkan oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dapat segera terealisasi secara nyata. Terkait tuntutan langkah politik berupa penggunaan hak angket, Ketua dan Wakil Ketua DPRD menyambut hal ini sebagai bentuk fungsi kontrol masyarakat yang sah. Pihak legislatif berkomitmen mengkaji usulan ini secara objektif demi menjaga stabilitas jalannya roda pemerintahan.
2. Mengawal Hak Kesejahteraan ASN Terkait Gaji ke-13
Poin positif lainnya yang diperjuangkan dalam aksi ini adalah perhatian terhadap pemenuhan hak-hak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Sukabumi, khususnya terkait pencairan gaji ke-13. Di bawah arahan Wawan Juanda dan Rojab Asy'ari, DPRD Kota Sukabumi berkomitmen penuh untuk segera melakukan koordinasi intensif dengan pihak eksekutif agar kendala administratif ini bisa diatasi dengan cepat sehingga hak keuangan para pegawai dapat segera tersalurkan.
Langkah Maju Menuju Sukabumi yang Lebih Harmonis
Pertemuan yang diakhiri dengan jabat tangan dan komitmen bersama ini membawa vibes positif bagi stabilitas politik dan sosial di Kota Sukabumi. Sikap proaktif yang ditunjukkan oleh Ketua Wawan Juanda dan Wakil Ketua Rojab Asy'ari membuktikan bahwa penyampaian pendapat di ruang publik tidak harus berujung pada ketegangan, melainkan bisa menjadi jembatan solusi yang harmonis.
Berikut adalah beberapa langkah strategis pasca-pertemuan yang akan digerakkan oleh pimpinan DPRD Kota Sukabumi:
• Rapat Internal Komisi: Membahas poin-poin tuntutan aksi bersama perwakilan fraksi-fraksi di DPRD.
• Audiensi dengan Eksekutif: Mengundang pihak Pemerintah Kota Sukabumi untuk memberikan kejelasan resmi terkait realisasi janji politik dan pencairan gaji ke-13 ASN.
• Transparansi Informasi: Memberikan pembaruan secara berkala kepada masyarakat mengenai progres penanganan aspirasi ini agar kepercayaan publik terus terjaga.
Dengan komitmen yang kuat dan komunikasi yang terus terjalin secara sehat antara rakyat, aparat keamanan, dan pimpinan legislatif, Kota Sukabumi optimis dapat terus bergerak maju menjadi daerah yang semakin sejahtera dan transparan.
Penulis: DSU
