Iklan

,

Iklan

.

Wisata Sukabumi Viral tapi Jalan Rusak : Teddy Setiadi Pastikan Perbaikan di Dapil II Masuk Skala Prioritas 2026

REDAKSI
Kamis, 02 April 2026, 15.13.00 WIB Last Updated 2026-04-02T08:13:12Z

 


NASIONAL KINI | SUKABUMI – Kabupaten Sukabumi kembali menjadi sorotan di jagat maya. Bukan hanya karena keindahan alamnya yang memukau dan destinasi wisatanya yang viral, melainkan juga karena kontrasnya kondisi infrastruktur yang mendukung akses ke lokasi-lokasi tersebut. Menanggapi fenomena "Wisata Indah, Jalan Rusak" ini, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Sukabumi, Teddy Setiadi, angkat bicara dan memberikan jaminan konkret bagi masyarakat, khususnya di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) II, wawancara khusus hari Kamis, tanggal (02/04/2026).


​Sebagai legislator yang dikenal sangat aktif turun ke lapangan, Teddy Setiadi menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di wilayah utara Sukabumi, termasuk Parungkuda dan sekitarnya, kini telah masuk dalam peta jalan perbaikan besar-besaran yang dicanangkan untuk tahun anggaran 2026.


​Ironi Wisata Viral dan Tantangan Infrastruktur


​Belakangan ini, video dan foto yang menunjukkan pesona alam Sukabumi—mulai dari perbukitan di Cikidang hingga kesejukan di Parakansalak—sering kali masuk dalam jajaran trending di media sosial. Namun, popularitas tersebut dibarengi dengan keluhan para pelancong dan warga lokal mengenai akses jalan yang rusak parah. Beberapa ruas jalan bahkan dijuluki sebagai "jalur maut" atau "kubangan kerbau" saat musim hujan tiba.


​Teddy Setiadi memahami betul bahwa citra pariwisata tidak bisa dipisahkan dari aksesibilitas. Menurutnya, mustahil mengharapkan pertumbuhan ekonomi dari sektor wisata jika para pengunjung harus bertaruh nyawa atau mengalami kerusakan kendaraan akibat jalan yang berlubang.


​"Kita punya potensi wisata yang luar biasa di Dapil II. Ada Cikidang dengan arung jeramnya, Parakansalak dengan perkebunannya, hingga Kalapanunggal. Namun, semua itu tidak akan maksimal jika jalannya rusak. Ini yang menjadi fokus perjuangan kami di Fraksi Gerindra," ujar Teddy.


​Hasil Kawal Aspirasi: Perbaikan Masuk Skala Prioritas 2026


​Kabar baik bagi warga masyarakat, rencana perbaikan jalan di Dapil II bukan lagi sekadar wacana. Teddy Setiadi mengungkapkan bahwa rencana perbaikan ini telah melalui proses birokrasi yang panjang dan ketat, mulai dari usulan di tingkat bawah.


​Proses Berjenjang melalui Musrenbang


​Teddy menjelaskan bahwa perbaikan jalan ini merupakan hasil dari pengawalan aspirasi masyarakat dalam Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) yang dilakukan secara berjenjang:


• ​Musrenbang Desa: Menampung keluhan langsung warga di tiap titik kerusakan.

• ​Musrenbang Kecamatan: Menyatukan prioritas wilayah yang paling mendesak.

• ​Musrenbang Kabupaten: Memasukkan usulan tersebut ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).


​"Semua ini sudah dicanangkan untuk tahun 2026. Kami memastikan bahwa perbaikan jalan ini menjadi prioritas utama. Mengapa tahun 2026? Karena kita mengikuti siklus anggaran dan memastikan perencanaan teknisnya matang, sehingga pengerjaan nanti tidak asal-asalan," tambah Ketua Fraksi Gerindra tersebut.


​Pemerataan Pembangunan di Lima Kecamatan Utama


​Dapil II merupakan wilayah yang sangat luas dan memiliki mobilitas ekonomi yang tinggi. Teddy Setiadi berkomitmen agar perbaikan ini tidak hanya terpusat di satu titik, melainkan merata di seluruh wilayah binaannya. Lima kecamatan yang menjadi perhatian utama adalah:


• ​Cicurug: Sebagai pintu masuk utama dan jalur industri yang padat.

• ​Parungkuda: Yang menjadi titik sentral penghubung antar-wilayah.

• ​Parakansalak: Wilayah dengan potensi pertanian dan wisata pegunungan.

• ​Kalapanunggal: Jalur vital transportasi masyarakat pedesaan.

• ​Cikidang: Jalur wisata internasional dan distribusi hasil bumi.


​Teddy berharap dengan diperbaikinya jalan di lima kecamatan tersebut, konektivitas ekonomi akan meningkat pesat, dan tidak ada lagi warga yang merasa dianaktirikan dalam hal pembangunan infrastruktur.


​Teddy Setiadi: "Saya Akan Kawal Terus!"


​Sebagai wakil rakyat, Teddy Setiadi menyadari bahwa janji anggaran saja tidak cukup. Banyak proyek yang sudah dianggarkan namun pelaksanaannya di lapangan tidak maksimal atau kualitasnya buruk. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya fungsi pengawasan (controling) oleh legislatif.


​"Lanjutnya, saya tegaskan akan mengawal terus terkait kebijakan infrastruktur di wilayah ini. Saya tidak ingin perbaikan ini hanya formalitas. Pengerjaannya harus maksimal, aspalnya harus berkualitas, dan drainasenya harus berfungsi dengan baik agar jalan tidak cepat rusak kembali," tegasnya dengan nada optimis.


​Ia juga mengajak masyarakat untuk turut serta mengawasi pengerjaan proyek tersebut nantinya. Sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat dinilai menjadi kunci suksesnya pembangunan di Kabupaten Sukabumi.


​Menuju Sukabumi yang Lebih Maju


​Langkah proaktif Teddy Setiadi ini mendapat apresiasi positif dari berbagai elemen masyarakat. Keberaniannya untuk pasang badan dan memberikan kepastian waktu perbaikan menjadi oase di tengah ketidakpastian yang selama ini dirasakan warga.


​Dengan perbaikan jalan yang direncanakan pada tahun 2026, diharapkan:


• ​Keselamatan Pengendara Meningkat: Menekan angka kecelakaan akibat jalan berlubang.

• ​Efisiensi Logistik: Mempercepat pengiriman barang dan hasil tani dari desa ke kota.

• ​Lonjakan Wisatawan: Meningkatkan kunjungan ke destinasi wisata yang viral karena akses sudah nyaman.

• ​Kesejahteraan Warga: Membuka peluang usaha baru di sepanjang jalur transportasi yang bagus.


​Harapan dan Pungkasnya


​Mengakhiri pernyataannya, Teddy Setiadi kembali menyampaikan pesannya kepada konstituen di Dapil II. Ia meminta warga untuk tetap bersabar dan terus memberikan masukan yang konstruktif bagi pembangunan daerah.


​"Semoga perbaikan ini bisa terlaksana secepatnya sesuai keinginan dari warga masyarakat. Kami di Fraksi Partai Gerindra konsisten berdiri bersama rakyat. Infrastruktur yang mantap adalah harga mati untuk kemajuan Sukabumi," pungkasnya.


​Potret viralnya keindahan alam Sukabumi kini memiliki secercah harapan untuk didampingi oleh infrastruktur yang tak kalah cantiknya. Melalui tangan dingin dan pengawalan ketat Teddy Setiadi, impian warga akan jalan mulus di tahun 2026 perlahan mulai mendekati kenyataan. 


Penulis: DSU

Iklan