NASIONAL KINI | PAPUA - Aparat gabungan dari Koops TNI Papua bersama pemerintah daerah berhasil mengevakuasi 21 warga dari wilayah Distrik Aifat Timur Jauh, Kabupaten Maybrat, pada Selasa (17/3/2026). Proses evakuasi dilakukan setelah para warga tersebut mengungsi akibat gangguan keamanan di wilayah perbatasan.
Tim patroli bergerak menuju Dusun Topo, Kampung Ainesra, lokasi para pengungsi bertahan selama ini. Mereka diketahui mengungsi di kawasan hutan antara Kabupaten Maybrat dan Kabupaten Teluk Bintuni. Setelah seluruh warga berhasil dikumpulkan di titik penjemputan, evakuasi segera dilakukan menuju Pos Komando Taktis (Kotis).
Setibanya di lokasi, para pengungsi langsung mendapatkan penanganan awal berupa pemeriksaan kesehatan oleh tim medis. Selain itu, dilakukan pendataan identitas untuk memastikan kondisi serta kebutuhan masing-masing warga selama masa penampungan.
Kepala Penerangan Koops TNI Papua, Letkol Inf Wirya, menyampaikan bahwa para pengungsi untuk sementara ditempatkan di Distrik Aifat. Ia menambahkan, pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah lanjutan, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar dan koordinasi lintas wilayah, terutama untuk proses pemulangan warga ke daerah asal seperti Teluk Bintuni.
Seluruh rangkaian evakuasi berlangsung aman dan tertib. Keberhasilan ini dinilai sebagai bentuk sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat dalam menjamin keselamatan warga di wilayah rawan konflik.
Peristiwa ini sekaligus menunjukkan upaya berkelanjutan negara dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat di Papua Barat Daya.
Sumber: Koops TNI Papua
Editor: Ismet
