Iklan

,

Iklan

.

Lutfhi Yahya Ketua DPD JWI Siap Jaga Marwah Pers di Kabupaten Sukabumi

REDAKSI
Selasa, 13 Januari 2026, 16.36.00 WIB Last Updated 2026-01-13T09:36:15Z

NASIONAL KINI | SUKABUMI – Dinamika dunia pers di Kabupaten Sukabumi terus mengalami perkembangan pesat. Di tengah hiruk-pikuk arus informasi digital, Dewan Pimpinan Daerah Jajaran Wartawan Indonesia (DPD JWI) Kabupaten Sukabumi tampil sebagai organisasi yang konsisten dalam mengawal profesionalisme wartawan. 


Di bawah nakhoda Lutfhi Yahya, DPD JWI tidak hanya menjadi wadah berkumpul, melainkan motor penggerak transformasi pers yang sehat dan bermartabat, saat wawancara di Kantornya, hari Senin, tanggal (12/01/2026), bertempat di Jalur Lingkar Selatan, Babakan Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. 


​Kabupaten Sukabumi yang merupakan salah satu wilayah terluas di Jawa Barat memerlukan kontrol sosial yang kuat dari insan pers. Lutfhi Yahya, sebagai Ketua DPD JWI, memahami betul bahwa kualitas sebuah daerah seringkali tercermin dari kualitas informasinya.


​Visi Besar Lutfhi Yahya: Membangun Marwah dan Kesejahteraan


​Sejak diamanahi memimpin DPD JWI Kabupaten Sukabumi, Lutfhi Yahya membawa visi yang sangat jelas: "Menjadikan JWI sebagai organisasi profesi yang mandiri, profesional, dan diakui secara nasional dengan mengedepankan kode etik jurnalistik."


​Visi ini bukan sekadar slogan. Lutfhi menerjemahkannya ke dalam beberapa misi strategis yang menjadi panduan kerja organisasi:


• ​Standardisasi Kompetensi: Memastikan setiap anggota JWI memiliki pemahaman mendalam tentang UU Pers No. 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

• ​Perlindungan Hukum dan Profesi: Memberikan rasa aman bagi anggota dalam menjalankan tugas di lapangan melalui advokasi yang tangguh.

• ​Kemandirian Ekonomi: Menggagas program-program yang menunjang kesejahteraan anggota tanpa mencederai independensi sebagai jurnalis.

• ​Kemitraan Kritis-Konstruktif: Menjalin hubungan baik dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, dan swasta namun tetap menjaga fungsi kontrol sosial secara objektif.


​Rekam Jejak Kegiatan: Transformasi Nyata di Lapangan


​Di bawah kepemimpinan Lutfhi Yahya, DPD JWI Kabupaten Sukabumi sangat aktif dalam berbagai kegiatan yang menyentuh internal organisasi maupun masyarakat luas.


​1. Pendidikan dan Pelatihan Jurnalistik Berkala


​Lutfhi meyakini bahwa musuh utama wartawan adalah "kemandegan intelektual". Oleh karena itu, DPD JWI rutin mengadakan diklat (pendidikan dan pelatihan) bagi para anggota. Materi yang diberikan mulai dari teknik penulisan berita investigasi, teknik wawancara mendalam, hingga penguasaan platform digital dan multimedia.


​2. Penguatan Solidaritas dan Aksi Sosial


​JWI bukan sekadar organisasi profesi, tapi juga sebuah keluarga. Di bawah arahan Lutfhi Yahya, JWI sering terlibat dalam aksi kemanusiaan. Saat terjadi bencana alam di wilayah Sukabumi, anggota JWI tidak hanya hadir untuk meliput, tetapi juga turun tangan mendirikan posko bantuan dan menyalurkan logistik bagi warga terdampak.


​3. Sinergitas dengan Forkopimda


​Lutfhi Yahya dikenal sebagai sosok yang piawai dalam membangun komunikasi. Ia aktif melakukan audiensi dengan Bupati Sukabumi, Kapolres, Dandim, hingga jajaran Kejaksaan. Sinergi ini dibangun untuk memastikan arus informasi dari pemerintah sampai ke masyarakat secara akurat, sekaligus memastikan wartawan mendapatkan akses informasi yang terbuka.


​4. Uji Kompetensi Wartawan (UKW)


​Salah satu prioritas utama Lutfhi adalah mendorong seluruh anggota DPD JWI untuk mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW). "Wartawan JWI harus bersertifikat kompeten. Ini bukan soal gagah-gagahan, tapi soal pertanggungjawaban moral kita kepada publik," ungkap Lutfhi dalam satu kesempatan rapat pleno.


​Kekuatan Anggota: Soliditas 70+ Jurnalis Lintas Media


​Saat ini, DPD JWI Kabupaten Sukabumi diperkuat oleh lebih dari 70 anggota aktif. Keunikan dari JWI di bawah kepemimpinan Lutfhi Yahya adalah keberagaman latar belakang medianya. Anggota JWI terdiri dari jurnalis media cetak nasional dan lokal, portal berita online (siber), hingga jurnalis televisi.


​Lutfhi menerapkan sistem rekrutmen yang selektif. Setiap jurnalis yang ingin bergabung harus menunjukkan bukti karya jurnalistik yang nyata dan melewati masa orientasi. Hal ini dilakukan untuk menjaga agar organisasi tidak disusupi oleh oknum-oknum yang hanya ingin memanfaatkan kartu pers untuk kepentingan negatif.


​Harapan Masa Depan dan Target Strategis


​Menatap masa depan, Lutfhi Yahya telah menyiapkan peta jalan (roadmap) bagi DPD JWI Kabupaten Sukabumi agar semakin relevan dengan zaman:


​Mewujudkan Sekretariat sebagai 'Media Center'


​Lutfhi berharap DPD JWI memiliki gedung sekretariat yang berfungsi sebagai pusat informasi bagi masyarakat. Tempat di mana diskusi publik bisa digelar dan menjadi laboratorium literasi bagi generasi muda Sukabumi yang berminat pada dunia jurnalistik.


​Pemberdayaan Ekonomi Melalui Koperasi


​Salah satu terobosan yang sedang digarap adalah pembentukan koperasi anggota. Lutfhi ingin para jurnalis di bawah naungan JWI memiliki sokongan ekonomi yang kuat, sehingga mereka tidak mudah tergiur oleh praktik gratifikasi yang merusak integritas berita.


​Digitalisasi Informasi JWI


​Di era 4.0, Lutfhi mendorong JWI memiliki platform digital terintegrasi yang mampu menampilkan seluruh karya anggota. Hal ini diharapkan bisa menjadi referensi utama bagi warga Sukabumi dalam mencari berita yang sudah terverifikasi kebenarannya.


​Pesan Lutfhi Yahya untuk Insan Pers Sukabumi


​Sebagai penutup, Lutfhi Yahya selalu mengingatkan bahwa profesi jurnalis adalah profesi yang mulia.


​"Jurnalis adalah penyambung lidah rakyat. Jangan pernah tukar idealisme dengan kepentingan sesaat. Di DPD JWI, kami bertekad untuk terus belajar, terus bergerak, dan tetap kritis demi kemajuan Kabupaten Sukabumi yang kita cintai," pungkas Lutfhi Yahya.


​Eksistensi DPD JWI Kabupaten Sukabumi kini menjadi bukti bahwa dengan manajemen yang baik dan kepemimpinan yang bervisi kuat, organisasi kewartawanan mampu menjadi pilar demokrasi yang sehat di daerah. 


Penulis: DSU

Iklan