Iklan

,

Iklan

.

Festival Pencak Silat Wali Kota Sukabumi Cup III 2026 Jadi Wadah Pelestarian Budaya

REDAKSI
Jumat, 09 Januari 2026, 20.01.00 WIB Last Updated 2026-01-09T13:01:46Z

 


NASIONAL KINI | SUKABUMI – Festival Pencak Silat Seni dan Budaya Wali Kota Sukabumi Cup III Tahun 2026 resmi digelar di Gedung Djoeng 45 Sukabumi, Jumat (9/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 355 peserta dari 28 perguruan pencak silat yang berasal dari Kota dan Kabupaten Sukabumi.


Ketua penyelenggara, Wina Zulviana, memastikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus penguatan pelestarian seni budaya pencak silat di Sukabumi. Menurutnya, keterlibatan seluruh perguruan, baik dari wilayah kota maupun kabupaten, menunjukkan tingginya semangat persatuan serta kecintaan terhadap budaya bangsa.



Tidak hanya aktif sebagai penyelenggara, Wina Zulviana juga dikenal sebagai pengajar seni dan budaya. Ia secara konsisten membina masyarakat lintas budaya, termasuk mengajarkan seni jaipong kepada warga keturunan Tionghoa berusia lanjut, antara 70 hingga 80 tahun. Hal tersebut menjadi bukti bahwa seni dan budaya mampu menyatukan berbagai latar belakang dan generasi.


Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Sukabumi Boby Maulana menyampaikan apresiasi kepada panitia dan 28 perguruan pencak silat yang konsisten menjaga dan mengembangkan pencak silat sebagai warisan budaya. Ia menegaskan bahwa festival ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter generasi muda melalui nilai sportivitas, disiplin, dan kecintaan terhadap budaya bangsa.



Menurutnya, pencak silat tidak hanya berperan sebagai cabang olahraga, tetapi juga sebagai media pembentukan karakter generasi muda yang berdisiplin, berakhlak, dan menjunjung tinggi sportivitas, sekaligus berkontribusi dalam menjaga kelestarian budaya serta meningkatkan prestasi atlet.


Festival ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 9 hingga 11 Januari 2026, di Gedung Djoeng 45 Sukabumi, dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta maupun masyarakat.


Penulis: Deri

Iklan