NASIONAL KINI | SUKABUMI – Di tengah hiruk pikuk kendaraan yang keluar masuk area parkiran RSUD Palabuhanratu, terselip sebuah pemandangan penuh kehangatan dan kepedulian. Pengelola parkiran RSUD Palabuhanratu kembali menggelar kegiatan santunan anak yatim piatu dalam program Jumatan Berkah, Jumat (9/1/2026).
Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap hari Jumat ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial, sebuah gerakan berbagi untuk sesama yang membutuhkan. Bukan sekadar santunan, namun juga simbol kasih sayang dan harapan bagi anak-anak yatim piatu yang hadir dengan wajah polos penuh doa.
Suasana haru menyelimuti lokasi kegiatan saat santunan diserahkan. Beberapa anak tampak menundukkan kepala, menggenggam erat bingkisan yang diterima, sementara doa-doa lirih mengalir memohon keberkahan bagi para dermawan.
Dalam paparannya di lokasi kegiatan, Kang Abor selaku pengelola parkiran RSUD Palabuhanratu menyampaikan bahwa kegiatan Jumatan Berkah ini lahir dari rasa empati dan keinginan untuk berbagi di tengah keterbatasan.
"Kami mungkin hanya bekerja di area parkiran, tetapi kami percaya bahwa berbagi tidak harus menunggu kaya. Dari rezeki yang ada, kami sisihkan untuk anak-anak yatim piatu dan saudara-saudara kita yang membutuhkan," tutur Kang Abor dengan nada penuh ketulusan.
Ia menambahkan, kegiatan ini rutin dilakukan setiap Jumat sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki yang diberikan serta sebagai pengingat bahwa di sekitar kita masih banyak yang membutuhkan uluran tangan.
Lebih lanjut, Kang Abor berharap kegiatan Jumatan Berkah ini dapat terus berjalan tanpa henti, serta mengetuk hati lebih banyak pihak untuk ikut peduli dan berbagi.
"Semoga apa yang kami lakukan ini menjadi amal kebaikan, membawa keberkahan bagi kita semua, dan menjadi harapan kecil bagi anak-anak yatim piatu agar mereka tetap tersenyum dan merasa tidak sendiri," ujarnya.
Program Jumatan Berkah pengelola parkiran RSUD Palabuhanratu ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Di balik kesederhanaannya, kegiatan ini menjadi bukti bahwa kemanusiaan dan kepedulian bisa tumbuh di mana saja, bahkan dari sebuah parkiran rumah sakit.
Penulis: Ismet
