Iklan

,

Iklan

.

Doa Lintas Agama Sambut Tahun 2026, Bupati Sukabumi Tekankan Kebersamaan dan Kerukunan

REDAKSI
Rabu, 31 Desember 2025, 23.54.00 WIB Last Updated 2025-12-31T17:01:17Z

 


NASIONAL KINI | SUKABUMI — Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar doa lintas agama dalam rangka menyambut pergantian Tahun Baru 2026 tingkat Kabupaten Sukabumi. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Rabu (31/12/2025).


Doa bersama yang mengusung tema “Bersambung dalam Doa untuk Kedamaian dan Keberkahan Sukabumi Mubarakah” ini dihadiri langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati H. Andreas, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, unsur Forkopimda dan Forkopimcam, perwakilan DPRD, tokoh lintas agama, serta berbagai elemen masyarakat.


Bupati Sukabumi H. Asep Japar dalam sambutannya menyampaikan bahwa doa lintas agama tidak sekadar menjadi penanda pergantian tahun, namun juga momentum untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki makna strategis dalam memperkuat nilai kebersamaan dan kerukunan di tengah masyarakat Kabupaten Sukabumi yang majemuk. Perbedaan keyakinan, kata dia, justru menjadi kekuatan dalam membangun daerah yang harmonis dan damai.


Melalui doa bersama ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap daerah senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, serta keberkahan. Selain itu, seluruh masyarakat diharapkan memperoleh kesehatan, kelancaran rezeki, dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. Pemerintah daerah juga memohon bimbingan dan kekuatan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.


Menjelang Tahun 2026, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyongsong tahun baru dengan optimisme dan semangat baru, serta menjadikan pergantian tahun sebagai momentum refleksi dan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.


Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan, saling menghormati, serta memelihara toleransi antarumat beragama yang selama ini menjadi kekuatan Kabupaten Sukabumi.


Rangkaian doa lintas agama diawali dengan doa dari perwakilan agama Kristen, dilanjutkan Katolik dan Buddha, serta ditutup dengan doa dari perwakilan agama Islam. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhidmatan.


Penulis: Ismet 

Iklan