NASIONAL KINI | SUKABUMI – Suasana khidmat bercampur haru dan bangga menyelimuti seluruh Civitas Akademika Yayasan Darul Muta'allimin yang berlokasi di Desa Sukamekar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Dua lembaga pendidikan formal yang berada di bawah naungan yayasan tersebut, yakni Madrasah Tsanawiyah (MTS) dan Madrasah Aliyah (MA) Darul Muta'allimin, sukses menggelar agenda tahunan berupa acara perpisahan, pelepasan siswa tingkat akhir, sekaligus perayaan kenaikan kelas bagi siswa kelas VII, VIII, X, dan XI, hai Rabu, tanggal (17/06/2026).
Acara yang berlangsung meriah namun tetap sarat akan nilai-nilai religius ini tidak hanya menjadi panggung kebahagiaan bagi para siswa dan orang tua murid, melainkan juga menjadi momentum penting bagi perkembangan dunia pendidikan di wilayah Sukabumi. Sinergi yang kuat antara pihak panitia pelaksana, lembaga madrasah, masyarakat, dan Pemerintah Desa Sukamekar menjadi pemandangan indah yang memancarkan energi positif sepanjang acara berlangsung.
Capaian Prestasi Gemilang: Lulus 100 Persen!
Mewakili kepala sekolah dari kedua lembaga pendidikan tersebut, Bapak Dadan Muhammad Suja'i selaku Ketua Panitia Kegiatan sekaligus bagian dari struktur kepanitiaan yayasan, menyampaikan laporan resmi dengan rona wajah bahagia. Ia mengungkapkan rasa syukur yang tak terhingga atas pencapaian luar biasa akademik yang berhasil diraih oleh anak-anak didiknya pada tahun ajaran ini.
"Alhamdulillah, sebuah nikmat dan berkah yang sangat besar bagi kami semua. Pada tahun ini, seluruh siswa tingkat akhir baik dari jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTS) maupun Madrasah Aliyah (MA) Darul Muta'allimin dinyatakan lulus 100 persen. Ini adalah buah dari kerja keras, doa, dan dedikasi kolektif," ujar Dadan Muhammad Suja'i saat memberikan keterangan resmi di sela-sela kesibukannya memimpin jalannya acara.
Lebih lanjut, Dadan merincikan bahwa khusus untuk jenjang MTS, terdapat kurang lebih 150 siswa yang telah menyelesaikan masa studinya dan siap menanggalkan statusnya sebagai siswa madrasah tsanawiyah untuk melangkah ke almamater yang baru. Kabar yang tidak kalah menggembirakan adalah tingginya kesadaran serta antusiasme pendidikan di wilayah Desa Sukamekar dan sekitarnya. Berdasarkan data panitia, sekitar 95 persen dari total lulusan MTS tersebut dipastikan langsung melanjutkan pendidikan mereka ke tingkat yang lebih tinggi. Fakta ini menjadi indikator kuat bahwa angka putus sekolah di tingkat dasar menuju menengah di wilayah ini dapat ditekan secara optimal.
Siraman Rohani dari Kyai Haji Asal Cicantayan Perkuat Mental Siswa
Demi memberikan bekal spiritual yang kokoh bagi para alumni baru dan seluruh siswa yang naik kelas, pihak panitia Yayasan Darul Muta'allimin secara khusus mengundang seorang ulama kharismatik, yaitu Kiai Haji dari Cicantayan. Kehadiran beliau untuk memberikan tausiah dan siraman rohani menjadi magnet tersendiri yang membuat suasana acara semakin khusyuk dan bermakna bagi seluruh hadirin.
Dalam tausiahnya, sang kiai dari Cicantayan tersebut menekankan pentingnya menjaga akhlakul karimah (akhlak terpuji) di mana pun kaki berpijak, serta menjadikan ilmu agama yang telah didapatkan di madrasah sebagai kompas kehidupan di era modern. Pembekalan mental dan spiritual ini dinilai sangat krusial agar para lulusan tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki ketahanan moral yang kuat dalam menghadapi tantangan zaman yang kian kompleks.
Apresiasi dan Dukungan Penuh (Support) dari Kepala Desa Sukamekar
Keberhasilan luar biasa yang ditorehkan oleh MTS dan MA Darul Muta'allimin ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Desa setempat. Kepala Desa Sukamekar, Bapak Andy Rahmadian, hadir langsung di tengah-tengah acara untuk memberikan dukungan moral dan motivasi kepada warganya. Kehadiran pemimpin muda Sukamekar ini kian menegaskan komitmen pemerintah desa dalam memajukan indeks pembangunan manusia (IPM) melalui sektor pendidikan.
"Kami atas nama Pemerintah Desa Sukamekar sangat bangga dan mengapresiasi setinggi-tingginya kerja keras segenap guru, jajaran panitia, yayasan, serta semangat belajar yang ditunjukkan oleh anak-anak kita di Darul Muta'allimin. Kelulusan 100 persen ini bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata prestasi yang membanggakan dan mengharumkan nama Desa Sukamekar," tutur Andy Rahmadian penuh semangat.
Bapak Andy Rahmadian juga menegaskan bahwa institusi yang dipimpinnya akan terus memberikan support terbaik bagi perkembangan program-program pendidikan yang ada di Desa Sukamekar. Pemerintah desa berkomitmen membangun sinergitas yang berkelanjutan guna mencetak generasi muda Sukamekar yang unggul, berdaya saing tinggi, dan berakhlak mulia sehingga mampu berkontribusi positif bagi kemajuan Kabupaten Sukabumi di masa depan.
Harapan Besar Pihak Sekolah dan Desa untuk Masa Depan Siswa
Senada dengan visi Pemerintah Desa Sukamekar, Dadan Muhammad Suja'i yang mewakili suara dari Kepala Sekolah MTS dan MA Darul Muta'allimin menitipkan pesan mendalam serta harapan besar yang ditujukan kepada dua kategori siswa:
1. Bagi Para Alumni Baru (Lulusan MTS dan MA):
Pihak sekolah dan kepala desa menaruh harapan besar agar lulusan MTS dapat meneruskan pendidikan ke jenjang menengah atas sesuai dengan minat, bakat, serta pilihan terbaik bersama orang tua mereka. Baik itu melanjutkan ke Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Atas (SMA), maupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), baik yang berstatus negeri maupun swasta. Sementara itu, untuk para lulusan MA, mereka diharapkan mampu membawa nama baik almamater serta mengimplementasikan nilai-nilai luhur madrasah ke jenjang yang lebih luas, baik di bangku perkuliahan (perguruan tinggi) maupun di dunia kerja.
2. Bagi Siswa yang Naik Kelas (Kelas 7, 8 MTS & Kelas 10, 11 MA):
Bagi para siswa yang masih menjalani masa studi dan bertahan menuntut ilmu di madrasah, dititipkan pesan emosional agar tidak pernah mengendurkan api semangat dalam belajar. Dadan mengingatkan bahwa proses belajar memerlukan konsistensi dan ketekunan yang tinggi.
"Teruslah belajar dengan giat, kejarlah cita-cita yang kalian impikan dengan penuh rasa optimis. Ingatlah sebuah kalimat bijak bahwa segala pencapaian besar dan kesuksesan hidup di dunia ini, selalu diawali dari sebuah impian yang berani," pungkas Dadan Muhammad Suja'i menutup perbincangan dengan penuh motivasi dan aura positif.
Penulis: DSU
